Britainaja – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan Polda Sumbar, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
Komitmen ini dibuktikan saat melakukan penyambutan resmi Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (5/7/2026).
Penyambutan tersebut tentunya menjadi momentum awal dimulainya pengabdian Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy sebagai orang nomor satu di Polda Sumbar setelah resmi menjalani serah terima jabatan sehari sebelumnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus harapan agar sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan Polda Sumbar semakin erat dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.
“Selamat datang di Sumatera Barat. Semoga amanah dalam mengemban tugas sebagai Kapolda Sumbar dan sinergi yang telah terbangun selama ini semakin kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, serta seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy resmi menjabat sebagai Kapolda Sumbar usai mengikuti prosesi serah terima jabatan pada Sabtu (4/7/2026), menggantikan Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta yang mendapatkan penugasan baru di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.
Sebagai Kapolda Sumbar, Irjen Djati memiliki tanggung jawab memimpin pelaksanaan tugas Kepolisian di wilayah Sumatera Barat, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, hingga memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap kehadiran Kapolda yang baru dapat semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk menjaga iklim investasi, meningkatkan pelayanan publik, serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan dunia usaha.
Mahyeldi menilai hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan aparat keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Barat.
“Dengan sinergi yang semakin solid antara Pemprov Sumbar, Polda Sumbar, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis stabilitas daerah akan terus terjaga sehingga pembangunan dapat berlangsung lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Mahyeldi. (Tim)






