Review They Are Billions: Sensasi Brutal Tahan Serbuan Ribuan Zombie

Siap-Siap Frustrasi Tanpa Fitur Save Manual

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

They Are Billions. ist

They Are Billions. ist

Britainaja – Industri game Real-Time Strategy (RTS) klasik mungkin sudah jarang menjadi sorotan utama. Namun, Numantian Games berhasil membawa angin segar sekaligus mimpi buruk yang seru melalui game garapan mereka, They Are Billions.

Game ini meleburkan elemen pembangunan kota (city builder) dan tower defense ke dalam arena bertahan hidup pasca-apokaliptik bertema steampunk yang sangat adiktif.

Gaya visual isometrik 2.5D game ini menyuguhkan detail steampunk yang memukau. Meskipun meluncur sejak beberapa tahun lalu, game survival RTS ini tetap menyajikan pengalaman bermain yang sangat intens dan layak Anda coba, terutama saat berburu diskon di Steam Summer Sale.

Misi Membangun Kembali Kekaisaran Manusia

Infeksi patogen zombie telah melumpuhkan seluruh bumi dan hanya menyisakan sebagian kecil umat manusia. Mereka bertahan hidup di dalam Imperial City, sebuah kota metropolis raksasa yang terlindung aman di dalam kawah besar yang kokoh.

Dalam game ini, Kaisar Quintus Crane mengutus Anda sebagai jenderal militer untuk memimpin kampanye ekspansi luar bertajuk The New Empire. Anda mengemban tugas berat: mendirikan koloni baru di sepanjang jalur kereta kuno dan merebut kembali wilayah bumi dari cengkeraman miliaran makhluk terinfeksi.

Catatan Alur Cerita: Pengembang menyajikan narasi game ini secara minimalis melalui lembaran koran usang, teks pengantar misi, dan video monolog sang Kaisar. Tanpa dialog interaktif antar-karakter, cerita dalam game ini murni berfungsi sebagai pelengkap untuk membangun atmosfer dunia yang sunyi dan mencekam.

Manajemen Markas dan Teror Infeksi Domino

Permainan berfokus pada manajemen ruang dan efisiensi ekonomi yang sangat ketat. Anda akan memulai pertempuran dengan satu Command Center dan segelintir pasukan patroli awal. Untuk menyokong koloni, Anda harus mengelola delapan jenis sumber daya secara seimbang:

  • Emas dan Energi
  • Pekerja dan Makanan
  • Kayu, Batu, Besi, dan Minyak

Pembangunan rumah warga menjadi kunci utama untuk merekrut pekerja baru dan memungut pajak emas secara berkala. Namun, pertambahan populasi akan meningkatkan konsumsi makanan secara otomatis. Kondisi ini menuntut Anda untuk segera membangun pondok nelayan, pondok berburu, atau ladang pertanian.

Baca Juga :  Tiga Kepala Daerah Eksplorasi Wisata Alam Kerinci dengan Trail

Anda wajib merencanakan tata ruang kota secara matang. Pemukiman warga harus berdiri padat mengelilingi bangunan pendukung seperti Market (pasar) untuk menghemat makanan, serta Bank untuk mendongkrak pendapatan emas. Perencanaan yang buruk akan membuat wilayah koloni menjadi terlalu sempit dan rapuh saat invasi zombie tiba.

Efek Suara Taktis dan Rantai Infeksi yang Mematikan

Game ini menyuntikkan detail mekanik yang sangat spesial, yaitu sistem kebisingan dan infeksi domino:

  1. Sistem Kebisingan (Noise Mechanic)

Setiap tindakan militer, terutama letusan senjata api, menghasilkan nilai kebisingan spesifik yang menyebar secara dinamis. Suara tembakan yang terus-menerus akan memancing perhatian zombie liar dari area yang sangat jauh. Hal ini menciptakan kontras taktis yang menarik antara unit Ranger yang memanah secara senyap dengan unit Soldier atau artileri Thanatos yang bising.

  1. Sistem Infeksi Domino

Ini adalah fitur yang paling menakutkan bagi para pemain. Jika satu zombie saja berhasil menembus barikade dan merusak rumah warga, seluruh pekerja di dalam bangunan tersebut akan langsung berubah menjadi zombie baru dalam hitungan detik. Wabah ini menyebar cepat dari satu bangunan ke bangunan lain, menciptakan reaksi berantai yang mampu melenyapkan koloni raksasa dalam sekejap mata.

Benteng Pertahanan dan Pasukan Khusus

Untuk menahan gelombang monster, Anda bisa membangun pertahanan berlapis, mulai dari dinding ganda kayu hingga batu, pintu gerbang, serta berbagai menara otomatis.

  • Fase Awal: Menara Great Ballista menjadi andalan utama yang sangat tangguh.
  • Fase Pertengahan: Shocking Towers dengan daya listrik masif siap menyapu ribuan zombie sekaligus.
  • Fase Akhir: Menara Executor yang mematikan menjadi benteng pamungkas, meski membutuhkan biaya pemeliharaan yang mahal.

Setiap unit militer memiliki peran yang sangat spesifik. Anda bisa menggerakkan Sniper yang lambat namun efektif melumpuhkan zombie berbahaya dari jarak jauh. Ada juga Lucifer sang penyembur api untuk menahan koridor sempit, Thanatos dengan roket penghancur kerumunan, hingga Titan—robot steampunk raksasa dengan mobilitas tinggi yang mampu membersihkan peta dengan sangat cepat.

Baca Juga :  Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 25 Maret 2026, Klaim Hadiah Gratis Hari Ini

Tantangan Brutal Tanpa Ampun

Game ini terkenal memiliki tingkat kesulitan yang brutal bagi pemula. Pengembang menerapkan sistem permadeath tanpa adanya fitur manual save dan load. Anda bisa saja menghabiskan waktu empat jam membangun koloni yang megah, lalu melihat semuanya hancur berantakan hanya karena kelalaian kecil mendeteksi satu zombie yang menyelinap lewat celah sempit di sudut peta.

Mekanik ini memang memicu ketegangan psikologis yang sangat adiktif, namun sekaligus menghadirkan tingkat frustrasi yang tinggi. Selain itu, bagan teknologi (technology tree) pada mode kampanye kurang ramah bagi pemain baru. Ketiadaan informasi mengenai jenis ancaman di misi berikutnya sering kali menjebak pemain ke dalam kondisi soft-lock, sehingga Anda terpaksa mengulang kampanye dari awal akibat salah memilih riset teknologi.

Performa Visual yang Menakjubkan

Mesin kustom (custom engine) milik game ini mampu merender hingga 20.000 unit zombie secara real-time di layar tanpa penurunan performa (lag) yang berarti. Ketika gelombang akhir tiba, kerumunan ribuan zombie tersebut mengalir menyerupai simulasi cairan yang menghantam tembok pertahanan Anda secara masif.

Kelemahan visualnya hanya terletak pada kamera isometrik yang tidak dapat Anda putar, sehingga terkadang menyembunyikan zombie di balik bukit atau hutan.

They Are Billions merupakan karya RTS survival yang luar biasa menarik. Game ini sangat cocok bagi para veteran game strategi yang menyukai tantangan ekstrem, perencanaan taktis yang presisi, serta simulasi pertahanan berlapis.

Informasi Game & Penilaian

Atribut Detail Game
Developer / Publisher Numantian Games
Platform PC, Xbox One, PS4
Genre Real-Time Strategy (RTS) / Survival
Skor Akhir 8.5 / 10
  • Kelebihan: Gameplay sangat adiktif, detail visual steampunk yang unik, serta pilihan misi yang menantang.
  • Kekurangan: Tidak menyediakan fitur manual save/load dan penyampaian cerita terasa terlalu minimalis. (Tim)

Berita Terkait

Kode Redeem FF 8 Juli 2026: Klaim Bundle Elite & Skin Senjata Gratis
Kode Redeem Drag Drive Simulator Roblox Terbaru Juli 2026
Kode Redeem Roblox Juli 2026: Serbu Aksesori & Cash Gratisan
Kode Redeem PUBG Mobile Terbaru Juli 2026, Dapat Skin dan UC Gratis
Serbu Primogem Gratis! Ini Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Juli 2026
Buruan Klaim! Kode Redeem ML Terbaru 7 Juli 2026, Ada Diamond dan Skin Gratis
Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Juli 2026: Klaim Gems dan Pemain OVR Tinggi
Klaim Bundle BR Elite Gratis Sekarang, Ini Kode Redeem FF 7 Juli 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:01 WIB

Kode Redeem FF 8 Juli 2026: Klaim Bundle Elite & Skin Senjata Gratis

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:00 WIB

Review They Are Billions: Sensasi Brutal Tahan Serbuan Ribuan Zombie

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:05 WIB

Kode Redeem Drag Drive Simulator Roblox Terbaru Juli 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:00 WIB

Kode Redeem Roblox Juli 2026: Serbu Aksesori & Cash Gratisan

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:00 WIB

Kode Redeem PUBG Mobile Terbaru Juli 2026, Dapat Skin dan UC Gratis

Berita Terbaru

Drag Drive Simulator.

Tech & Game

Kode Redeem Drag Drive Simulator Roblox Terbaru Juli 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 14:05 WIB