Britainaja – Kabar baik menyapa para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Pemerintah daerah memastikan bahwa ketersediaan anggaran untuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berada dalam posisi yang sangat aman.
Pemerintah Provinsi Jambi bahkan telah mengalokasikan dana fantastis mencapai Rp130 miliar khusus untuk membayar TPP hingga periode April 2026.
Dana Tersedia, Hanya Menunggu Satu Langkah Lagi
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, memberikan kepastian ini secara langsung pada Kamis (7/5/2026) pagi. Ia menegaskan bahwa kendala saat ini bukan pada ketersediaan uang, melainkan proses administrasi di tingkat pusat.
“Anggarannya cukup. Kami mengalokasikan sekitar Rp130 miliar untuk TPP sampai bulan April. Intinya, dana sudah siap,” ujar Sudirman dengan nada optimis.
Lalu, mengapa dana tersebut belum cair? Sudirman menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah menunggu persetujuan resmi dari pemerintah pusat. Proses pencairan hanya tinggal menunggu tanda tangan dari Direktur Jenderal Keuangan Daerah (Dirjen Keuda) Kementerian Dalam Negeri.
Patuh Aturan Demi Keamanan Bersama
Menurut informasi terbaru, Dirjen Keuda saat ini sedang berada dalam perjalanan dinas di Kalimantan. Pemerintah Provinsi Jambi berharap proses penandatanganan berkas tersebut rampung dalam pekan ini.
Langkah hati-hati ini diambil bukan tanpa alasan. Sudirman menekankan bahwa Pemprov Jambi sangat menjaga tata kelola keuangan agar tetap sesuai jalur hukum. Ia menghindari risiko pencairan prematur tanpa restu pemerintah pusat.
“Jika kami mencairkan tanpa persetujuan resmi, ada risiko besar di akhir tahun. Dana tersebut berpotensi harus kembali ke kas negara. Kami ingin memastikan semuanya aman bagi semua pihak,” tambahnya.
Komitmen untuk Kesejahteraan Pegawai
Saat ini, jajaran Pemprov Jambi terus mengawal proses administrasi ini agar segera tuntas. Dengan dana yang sudah “parkir” dan siap salur, para ASN Jambi hanya perlu sedikit bersabar hingga lampu hijau dari Kemendagri menyala.
Langkah transparan ini menunjukkan komitmen Pemprov Jambi dalam menjaga kesejahteraan pegawainya sekaligus tetap disiplin dalam mematuhi regulasi keuangan negara. (Tim)






