Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook

Tim Cook Berikan Tongkat Estafet kepada John Ternus

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

John Ternus, Senior vice president of Hardware Engineering di Apple dinilai sebagai kandidat yang paling mungkin untuk menggantikan Tim Cook. (Apple)

John Ternus, Senior vice president of Hardware Engineering di Apple dinilai sebagai kandidat yang paling mungkin untuk menggantikan Tim Cook. (Apple)

Britainaja – Dunia teknologi bersiap menyambut babak baru. Setelah 15 tahun memimpin Apple menuju puncak kejayaan, Tim Cook resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi CEO.

Sosok yang akan meneruskan visi besar ini adalah John Ternus, figur kepercayaan di balik inovasi perangkat keras Apple, yang akan mulai menjabat pada 1 September 2026.

Meski melepaskan jabatan puncak, Cook tidak benar-benar pergi. Pria berusia 65 tahun ini akan mengemban peran baru sebagai Executive Chairman. Ia berkomitmen mendampingi Ternus untuk memastikan transisi kepemimpinan berjalan mulus, menjaga stabilitas perusahaan bernilai 4 triliun dollar AS tersebut.

Warisan Emas Tim Cook

Cook mengambil alih kemudi dari Steve Jobs pada 2011 dengan segudang keraguan dari publik. Namun, ia menjawabnya dengan prestasi yang mencengangkan:

  • Valuasi Melejit: Meningkatkan nilai pasar Apple lebih dari 1.000%, dari 350 miliar dollar AS menjadi lebih dari 4 triliun dollar AS.

  • Pendapatan Raksasa: Membawa pendapatan tahunan melompat dari 108 miliar dollar AS (2011) menjadi 416 miliar dollar AS di tahun 2025.

Baca Juga :  PBB Terhambat Salurkan Bantuan ke Gaza, Akses Utara Masih Tertutup

“Memimpin Apple adalah keistimewaan terbesar dalam hidup saya,” ungkap Cook dalam pernyataan resminya yang penuh haru.

Mengenal John Ternus: Sang Insinyur yang “Merakyat”

Nama John Ternus mungkin belum sepopuler pendahulunya di telinga publik, namun di internal Apple, ia adalah legenda. Lulusan Teknik Mesin dari University of Pennsylvania ini telah mendedikasikan 25 tahun kariernya untuk membangun ekosistem Apple.

Ternus dikenal sebagai pemimpin yang rendah hati. Saat menjabat sebagai manajer, ia menolak ruang kantor pribadi dan memilih bekerja di meja terbuka bersama timnya demi menjaga motivasi dan komunikasi.

Jejak Inovasi Ternus:

  1. Pelopor Hardware: Terlibat dalam desain monitor Apple Cinema Display hingga memimpin transisi bersejarah Mac ke Apple Silicon (Chip M-Series).

  2. Visi Tablet: Sosok yang mendorong terciptanya iPadOS agar iPad memiliki identitas kuat, bukan sekadar iPhone berlayar besar.

  3. Karya Terbaru: Ia menjadi aktor utama di balik lahirnya iPhone 17 dan laptop terjangkau MacBook Neo.

Baca Juga :  CBD Ternyata Bisa Ditemukan di Tanaman Selain Ganja, Dunia Medis Melihat Harapan Baru

Meski punya rekam jejak gemilang, Ternus tetap manusia yang belajar dari kesalahan. Ia pernah mendukung fitur Touch Bar dan Butterfly Keyboard yang sempat menuai kritik. Namun, kegagalan tersebut justru membentuknya menjadi pemimpin yang lebih responsif terhadap masukan pengguna.

Tantangan Besar di Era Kecerdasan Buatan

Tugas Ternus tidaklah ringan. Ia mewarisi ekspektasi tinggi untuk menjaga kualitas Apple sembari menghadapi badai tren Artificial Intelligence (AI) global.

Analis pasar melihat penunjukan Ternus sebagai sinyal bahwa Apple akan tetap fokus pada keunggulan perangkat fisik. Di saat kompetitor fokus pada perangkat lunak AI, Apple di bawah Ternus diprediksi akan mengintegrasikan kecerdasan buatan tersebut ke dalam perangkat keras yang semakin canggih dan tak tertandingi.

Dunia kini menanti, kejutan apa yang akan dihadirkan sang “Raja Hardware” ini saat ia resmi memegang kemudi Apple nanti. Apakah Apple akan semakin melesat, atau justru melahirkan revolusi baru yang belum pernah kita bayangkan? Mari kita simak perjalanannya. (Tim)

Berita Terkait

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos
5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan
Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia
Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta
Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk
Israel Siapkan ‘Pride Land’, Festival LGBTQ+ Terbesar di Kawasan Laut Mati
Skandal Staf Muda Memanas, Menaker AS Lori Chavez-DeRemer Resmi Mundur
AS Perketat Penjagaan Selat Malaka, Incar Penyelundup Minyak Ilegal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00 WIB

5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia

Rabu, 29 April 2026 - 21:00 WIB

Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta

Rabu, 22 April 2026 - 19:00 WIB

Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk

Berita Terbaru

Vertu AlphaFold tersedia dalam berbagai pilihan material premium, mulai dari kulit anak sapi (calf skin), kulit buaya (alligator skin), hingga varian eksklusif yang dipadukan dengan emas 18 karat dan berlian. (GSM Arena)

Tech & Game

Vertu AlphaFold: HP Lipat Mewah Rp600 Juta Berteknologi AI

Sabtu, 6 Jun 2026 - 22:30 WIB

Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) bersaing dengan Alex Marquez (Gresini Racing) dalam balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez di Jerez de la Frontera, pada 26 April 2025. (Foto oleh JORGE GUERRERO / AFP)

Otomotif

Hasil Sprint MotoGP Hongaria 2026: Marquez Menang Dominan

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:30 WIB

Ilustrasi - Kode Redeem ML Terbaru 6 Juni 2026.

Uncategorized

Serbu Hadiahnya! Kode Redeem ML Terbaru 6 Juni 2026 Siap Kamu Klaim

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:00 WIB