Menu Membosankan, Siswa SMAN 7 Kerinci Tolak 500 Paket MBG

Bukan Pilih-Pilih Makanan, Siswa SMAN 7 Kerinci Harapkan Variasi Menu Makan Gratis

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Siswa SMAN 7 Kerinci Tolak 500 Paket MBG.

Ilustrasi Siswa SMAN 7 Kerinci Tolak 500 Paket MBG.

Britainaja – Niat mulia untuk meningkatkan gizi anak Indonesia melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghadapi tantangan nyata di lapangan. Dimana pada Senin (14/4/2026), suasana di SMAN 7 Kerinci, Jambi, mendadak jadi sorotan setelah sekitar 500 paket makanan tampak menumpuk tanpa peminat.

Para siswa memilih untuk tidak mengambil jatah makan mereka. Alasan mereka sederhana namun mendalam: mereka merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja.

Kritik ini bukan tanpa alasan. Melalui unggahan di akun TikTok Info Kito Kincay, terungkap bahwa menu yang terlalu sering muncul membuat nafsu makan siswa menurun.

“Kami bukannya tidak menghargai program ini, tapi menunya membosankan. Rasanya kurang cocok dengan lidah kami sehari-hari,” ungkap salah satu siswa yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menu berbahan dasar telur yang terlalu sering muncul diduga menjadi pemicu utama kejenuhan tersebut. Bagi para siswa, rasa dan variasi adalah kunci agar makanan sehat tidak berakhir di tempat sampah.

Baca Juga :  BGN: Pengelola MBG Dinonaktifkan 14 Hari Jika Ada Kasus Keracunan

Paket makanan ini berasal dari Dapur SPPG yang berlokasi di Desa Mekar Jaya, Kayu Aro. Unit penyedia ini sebelumnya sempat menjadi buah bibir masyarakat saat masih bernama Dapur SPPG Tika Seno. Meskipun kini telah berganti manajemen atau nama, kualitas distribusi mereka kembali mendapat catatan merah dari para penerima manfaat.

Pihak sekolah mengonfirmasi kejadian ini. Meski guru telah mengimbau siswa untuk menghargai pemberian tersebut, pihak sekolah tidak bisa memaksakan kehendak siswa.

Kejadian di SMAN 7 Kerinci ini menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah dan pengelola program. Program MBG punya tujuan hebat: memastikan generasi muda mendapat asupan gizi optimal untuk mendukung konsentrasi belajar.

Namun, efektivitas program ini tidak hanya di ukur dari jumlah paket yang tersebar, tapi dari seberapa banyak makanan yang benar-benar masuk ke tubuh siswa.

Baca Juga :  Prabowo Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran & Tak Paksa Orang Kaya

Beberapa poin penting untuk perbaikan ke depan:

  • Variasi Menu: Pengelola perlu merancang rotasi menu yang lebih kreatif agar siswa tidak merasa jenuh.
  • Survei Selera: Melibatkan siswa dalam penilaian rasa bisa menjadi solusi agar makanan lebih berterima.
  • Edukasi Gizi: Menanamkan kesadaran bahwa makanan sehat tidak selalu harus sesuai selera pribadi, namun penyedia juga wajib menjaga kualitas rasa.

Hingga saat ini, pihak pengelola Dapur MBG di Mekar Jaya belum memberikan pernyataan resmi. Masyarakat dan orang tua siswa berharap ada evaluasi menyeluruh agar anggaran negara tidak terbuang sia-sia menjadi pemborosan (mubazir).

Keberhasilan program Makan Bergizi Gratis terletak pada komunikasi yang baik antara penyedia, sekolah, dan siswa. Mari kita kawal agar program ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi kesehatan anak bangsa. (Tim)

Berita Terkait

Dinas Kesehatan Kerinci Raih Penghargaan Zakat Terbanyak Semester I 2026
Pemkab Kerinci dan BAZNAS Salurkan Beasiswa Rp180 Juta untuk 180 Siswa
Sedia Payung! Kerinci dan Sungai Penuh Berpotensi Hujan Petir Sore Ini
Wabup Murison Buka Workshop KRB 2026: Langkah Nyata Wujudkan Kerinci Tangguh Bencana
Bupati Monadi Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Tutung Bungkuk
Inilah Sosok Tiga Pelaku Perampokan Emas Rp75 Juta di Sungai Penuh
Tinjau RSUD Bukit Kerman, Bupati Monadi Siap Tingkatkan Layanan BPJS
Ny. Novra Wenti Monadi Lantik Pengurus PKK dan Bunda PAUD Kerinci, Siapkan Generasi Emas 2025–2030
Berita ini 570 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Dinas Kesehatan Kerinci Raih Penghargaan Zakat Terbanyak Semester I 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Pemkab Kerinci dan BAZNAS Salurkan Beasiswa Rp180 Juta untuk 180 Siswa

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:03 WIB

Sedia Payung! Kerinci dan Sungai Penuh Berpotensi Hujan Petir Sore Ini

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:06 WIB

Wabup Murison Buka Workshop KRB 2026: Langkah Nyata Wujudkan Kerinci Tangguh Bencana

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:03 WIB

Bupati Monadi Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Tutung Bungkuk

Berita Terbaru