Satu Langkah Menuju Damai atau Perang? Babak Baru Iran-AS di Islamabad

Ketegangan di Selat Hormuz dan Pengerahan Kapal Perang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif (kanan) bertemu dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026). (ANTARA/Xinhua/aa).

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif (kanan) bertemu dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026). (ANTARA/Xinhua/aa).

Britainaja – Harapan publik dunia untuk melihat perdamaian di Timur Tengah masih menggantung. Tim delegasi Iran dan Amerika Serikat sepakat memperpanjang pembicaraan mereka satu hari lagi di Islamabad, Pakistan, pada Minggu (12/4/2026). Meski suasana penuh tekanan, kedua pihak memilih tetap bertahan di meja perundingan.

Tawaran Terakhir dari JD Vance

Wakil Presiden AS, JD Vance, mengambil langkah tegas dalam pertemuan di sebuah hotel mewah di Islamabad tersebut. Sebelum meninggalkan lokasi, ia melontarkan “tawaran terakhir dan terbaik” bagi Teheran. Vance menegaskan bahwa fokus utama Washington adalah memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.

“Kami butuh komitmen tegas. Iran tidak boleh mengembangkan senjata nuklir atau alat pendukungnya,” ujar Vance. Walaupun belum melihat tanda-tanda kesepakatan, Vance masih memberikan ruang bagi Iran untuk mempertimbangkan poin-poin dari Amerika.

Baca Juga :  Shutdown Pemerintah AS 2025, Penyebab dan Dampak yang Terjadi

Trump: “Menang atau Tidak, Saya Tak Peduli”

Di sisi lain, Presiden Donald Trump menunjukkan sikap dingin terhadap proses diplomasi ini. Dengan gaya bicaranya yang lugas, Trump menyatakan bahwa hasil akhir negosiasi tidak akan memengaruhi posisi Amerika Serikat.

“Kami sudah menang. Jadi, ada kesepakatan atau tidak, itu bukan masalah besar bagi saya,” tegas Trump.

Sikap keras ini berbarengan dengan langkah militer nyata. Pada Sabtu kemarin, AS mengirim kapal perang Angkatan Laut ke Selat Hormuz dengan alasan membersihkan ranjau laut, sebuah tindakan yang langsung memicu reaksi keras dari militer Iran.

Baca Juga :  Kunci Gelar Juara Dunia! Klasemen Akhir MotoGP 2025 Setelah Seri Valencia

Jalan Terjal Menuju Gencatan Senjata

Pihak Iran melalui media pemerintah, IRIB, menilai tuntutan Amerika Serikat sangat tidak masuk akal. Perbedaan pandangan yang tajam ini membuat negosiasi untuk mengakhiri konflik kembali menemui jalan buntu.

Pemerintah Iran mengakui adanya jurang perbedaan yang lebar, namun mereka tetap memilih melanjutkan dialog melalui pengumuman resmi di kanal Telegram mereka. Hingga saat ini, poin krusial seperti pembukaan kembali Selat Hormuz bahkan belum mendapat titik terang dalam pembicaraan singkat tersebut.

Dunia kini menanti hasil putaran hari Minggu. Apakah diplomasi mampu meredam dentuman meriam, atau justru memperlebar jarak antara kedua negara? (Tim)

Berita Terkait

Trump Pilih Damai: 5 Alasan Besar di Balik Gencatan Senjata AS-Iran
Netanyahu Dukung Gencatan Senjata Trump: Iran Wajib Buka Selat Hormuz
Kapal Perancis Kribi Lewati Selat Hormuz, Sinyal Diplomasi Berhasil
Iran Tembak Jatuh Jet A-10 AS Setelah F-15, Konflik Memanas dalam Sehari
Serangan IRGC ke Target AS di Teluk Persia, Ketegangan Meningkat
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Generasi Baru Kalah Mental
Boneka “Rise” Karya Bocah 8 Tahun Terbang ke Luar Angkasa Bersama Misi Artemis II
Prabowo Didesak Turun Tangan, Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:00 WIB

Satu Langkah Menuju Damai atau Perang? Babak Baru Iran-AS di Islamabad

Rabu, 8 April 2026 - 16:00 WIB

Trump Pilih Damai: 5 Alasan Besar di Balik Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 8 April 2026 - 14:00 WIB

Netanyahu Dukung Gencatan Senjata Trump: Iran Wajib Buka Selat Hormuz

Sabtu, 4 April 2026 - 23:00 WIB

Kapal Perancis Kribi Lewati Selat Hormuz, Sinyal Diplomasi Berhasil

Sabtu, 4 April 2026 - 22:00 WIB

Iran Tembak Jatuh Jet A-10 AS Setelah F-15, Konflik Memanas dalam Sehari

Berita Terbaru

GTA 6. Foto: Rockstar

Tech & Game

Artemis II vs GTA 6: Mana yang Lebih Worth It?

Minggu, 12 Apr 2026 - 19:00 WIB

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif (kanan) bertemu dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026). (ANTARA/Xinhua/aa).

Internasional

Satu Langkah Menuju Damai atau Perang? Babak Baru Iran-AS di Islamabad

Minggu, 12 Apr 2026 - 17:00 WIB