Kapal Perancis Kribi Lewati Selat Hormuz, Sinyal Diplomasi Berhasil

Presiden Perancis menekankan bahwa hanya upaya diplomatik yang realistis untuk membuka selat.

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kapal kontainer. Kapal Perancis berhasil melewati Selat Hormuz.(Freepik/Slon.Pics)

Ilustrasi kapal kontainer. Kapal Perancis berhasil melewati Selat Hormuz.(Freepik/Slon.Pics)

Britainaja – Kapal kontainer Perancis, Kribi, milik perusahaan pengiriman CMA CGM, berhasil menyeberangi Selat Hormuz pada 2 April 2026, menurut data pelacakan MarineTraffic. Selat Hormuz sempat dibatasi aksesnya oleh Iran setelah serangan AS-Israel pada 28 Februari, yang mengganggu arus perdagangan di wilayah Teluk.

Hari itu, Presiden Perancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa operasi militer untuk membuka selat tidak realistis. Menurutnya, hanya diplomasi yang bisa menyelesaikan masalah ini. “Selat ini harus di buka kembali karena strategis untuk aliran energi, pupuk, dan perdagangan internasional, tetapi hal itu hanya dapat di lakukan dengan berkonsultasi dengan Iran,” ujar Macron.

Baca Juga :  Satu Langkah Menuju Damai atau Perang? Babak Baru Iran-AS di Islamabad

Kapal Kribi, berbendera Malta, meninggalkan kawasan Teluk dan berlayar di lepas pantai Muscat, Oman, pada Jumat (3/4/2026). Ini menjadi kapal Perancis pertama yang berhasil melewati Selat Hormuz sejak konflik dengan Iran pada akhir Februari, menandakan bahwa Paris tidak di anggap sebagai musuh oleh Teheran.

Data dari LSEG menunjukkan bahwa sebelum memasuki perairan teritorial Iran, sistem identifikasi otomatis kapal di ubah menjadi “Owner France (Pemilik Perancis)”—memberi sinyal kewarganegaraan pemilik kapal kepada otoritas Iran. Awalnya, kapal ini menuju Pointe-Noire di Republik Kongo.

Baca Juga :  Kapal Latih AL Meksiko Tabrak Jembatan Brooklyn, 22 Orang Terluka

Di lansir AFP, kapal Kribi melintasi selat melalui rute baru yang di setujui, di kenal sebagai “Tehran Toll Booth” oleh jurnal pelayaran Lloyd’s List. Setidaknya dua kapal membayar untuk menggunakan koridor di sekitar Pulau Larak, lepas pantai Iran. Rute ini menjadi jalur utama kapal yang melintas sejak awal perang, khususnya yang terkait dengan Uni Emirat Arab, India, China, dan Arab Saudi.

Keberhasilan Kribi melewati selat menegaskan bahwa jalur diplomasi dan strategi netralitas tetap menjadi kunci keamanan maritim di wilayah yang sangat strategis ini. (Tim)

Berita Terkait

5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan
Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia
Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta
Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk
Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook
Israel Siapkan ‘Pride Land’, Festival LGBTQ+ Terbesar di Kawasan Laut Mati
Skandal Staf Muda Memanas, Menaker AS Lori Chavez-DeRemer Resmi Mundur
AS Perketat Penjagaan Selat Malaka, Incar Penyelundup Minyak Ilegal
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00 WIB

5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia

Rabu, 29 April 2026 - 21:00 WIB

Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta

Rabu, 22 April 2026 - 19:00 WIB

Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk

Rabu, 22 April 2026 - 16:00 WIB

Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook

Berita Terbaru