Netanyahu Dukung Gencatan Senjata Trump: Iran Wajib Buka Selat Hormuz

Israel Beri Lampu Hijau, Iran Wajib Buka Selat Hormuz

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PM Israel Benjamin Netanyahu (dok. REUTERS/Jeenah Moon)

PM Israel Benjamin Netanyahu (dok. REUTERS/Jeenah Moon)

Britainaja – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, akhirnya merespons langkah mengejutkan Presiden AS Donald Trump yang menyepakati gencatan senjata dengan Iran selama dua pekan, Rabu (8/4). Meski sempat beredar kabar bahwa Israel terkejut, kini kantor Netanyahu menyatakan dukungan resmi terhadap keputusan sekutu utamanya tersebut.

Syarat Ketat untuk Teheran

Israel memberikan lampu hijau dengan catatan penting. Netanyahu mendesak Iran segera melakukan hal berikut:

  • Membuka kembali Selat Hormuz tanpa penundaan.

  • Menghentikan seluruh serangan terhadap AS, Israel, dan negara-negara tetangga di kawasan.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Landa Kawasan Hutan Dekat Yerusalem

Pemerintah Israel menegaskan bahwa tujuan utama mereka tetap sama: memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman nuklir, rudal, maupun terorisme global. AS pun menjamin komitmen tersebut akan menjadi prioritas dalam perundingan mendatang.

Lebanon Tetap di Luar Kesepakatan

Meski suhu di Iran mendingin, Israel memastikan bahwa gencatan senjata ini tidak berlaku untuk Lebanon. Tel Aviv akan terus melanjutkan operasi militer terhadap milisi Hizbullah yang merupakan sekutu dekat Teheran.

Baca Juga :  Jurassic World Experience Bangkok: Wisata Imersif Baru Thailand

Drama di Balik Layar

Keputusan Trump menyetujui 10 poin tuntutan Iran sempat memicu spekulasi ketegangan antara Washington dan Tel Aviv. Trump mengeklaim kemenangan ini sebagai langkah menuju perdamaian jangka panjang karena militer AS telah melampaui target mereka.

Di sisi lain, pejabat Israel mengakui bahwa pengumuman ini datang secara tiba-tiba. Namun, untuk saat ini, Israel memilih untuk memantau situasi sambil terus memastikan kepentingan keamanan nasional mereka tetap terlindungi di tengah diplomasi kilat ini. (Tim)

Berita Terkait

Maskapai Wajib Ganti Rugi Rp2,6 Juta Jika Pesawat Telat atau Batal di Vietnam
Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun
Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos
5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan
Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia
Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta
Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk
Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:05 WIB

Maskapai Wajib Ganti Rugi Rp2,6 Juta Jika Pesawat Telat atau Batal di Vietnam

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00 WIB

5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia

Berita Terbaru

ASN Pemkot Surabaya di Balai Kota, Kamis (9/4/2026).(DOKUMEN/PEMKOT SURABAYA)

Nasional

Sentilan Keras DPR: ASN Jangan Cuma Datang, Absen, dan Ngopi

Sabtu, 18 Jul 2026 - 06:05 WIB