Profil Destry Damayanti: Dari Ekonom UI Hingga Isi Posisi PJS Gubernur BI

Alasan Pengangkatan PjS Gubernur BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Destry Damayanti diangkat sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo. (Tangkapan Layar YouTube)

Destry Damayanti diangkat sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo. (Tangkapan Layar YouTube)

Britainaja – Tajuk kepemimpinan di Bank Indonesia (BI) resmi berganti untuk sementara waktu. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, mengemban amanah baru sebagai Pejabat Sementara (PjS) Gubernur BI usai Perry Warjiyo mengajukan surat pengunduran diri.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa langkah ini berjalan secara otomatis. Sesuai aturan Undang-Undang Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior langsung mengambil alih tugas kepemimpinan sementara.

Presiden pun menerima pengunduran diri Perry Warjiyo dengan penuh rasa hormat serta mengapresiasi dedikasi luar biasa yang ia berikan selama kurang lebih tujuh tahun memimpin Bank Indonesia.

Di tengah transisi ini, Destry Damayanti memastikan operasional BI tetap berjalan solid. Fokus utamanya mencakup menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengawal sistem pembayaran, dan memperkuat stabilitas sektor keuangan nasional.

Profil dan Rekam Jejak Karier Destry Damayanti

Destry Damayanti bukanlah sosok baru di dunia perbankan dan kebijakan ekonomi nasional. Lahir pada 16 Desember 1963, ia membangun fondasi akademisnya dengan merengkuh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI). Ia kemudian melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Master of Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.

Baca Juga :  Daftar Game Baru Xbox Game Pass November, Termasuk COD Black Ops 7

Karier profesionalnya membentang luas di berbagai institusi penting:

  • 1989: Mengawali langkah sebagai asisten peneliti di Harvard Institute for International Development (HIID).

  • 1989–1990: Menjadi peneliti di Institut Manajemen Fakultas Ekonomi UI.

  • 1992–1997: Mengabdi di Badan Analisa Keuangan dan Moneter (BAKM) Kementerian Keuangan.

  • 1997–2000: Menjajaki karier perbankan sebagai ekonom di Citibank Indonesia.

  • 2000–2003: Memperkuat pengalaman internasional sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia.

  • 2005–2011: Memimpin tim riset sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas.

  • 2011–2015: Dipercaya menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri.

  • 2014–2015: Menjabat Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN.

Pengalaman panjang tersebut mengantarkan Destry menduduki posisi Deputi Gubernur Senior BI sejak Juli 2019. Presiden bahkan mempercayakan kembali posisi tersebut kepadanya untuk periode kedua (2024–2029) sebelum kini menjabat PjS Gubernur BI.

Rincian Harta Kekayaan Destry Damayanti

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode pelaporan 2025, Destry Damayanti mencatatkan total kekayaan senilai Rp57,1 miliar.

Sebagian besar asetnya berupa properti tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Pandeglang, Tangerang, hingga Kota Serang. Nilai aset properti tersebut mencapai sekitar 56,97 persen dari total harta kekayaannya.

Baca Juga :  Timnas Indonesia vs China, Skuad Tamu Siapkan Kejutan di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berikut rincian aset properti utama yang tercatat:

  • Tanah seluas 1.438 m² di Jakarta Selatan (Rp20.000.000.000)

  • Tanah seluas 291 m² di Jakarta Selatan (Rp13.500.000.000)

  • Tanah dan bangunan seluas 75/172 m² di Jakarta Selatan (Rp6.100.000.000)

  • Tanah dan bangunan seluas 247/247 m² di Jakarta Selatan (Rp6.000.000.000)

  • Tanah dan bangunan seluas 114/187 m² di Jakarta Selatan (Rp3.500.000.000)

  • Tanah dan bangunan seluas 45/102 m² di Jakarta Selatan (Rp3.500.000.000)

  • Bangunan seluas 2.500 m² di Kota Serang (Rp3.000.000.000)

  • Bangunan seluas 34 m² di Tangerang (Rp500.000.000)

  • Dua unit bangunan seluas 38 m² di Jakarta Utara (masing-masing Rp350.000.000)

  • Bangunan seluas 105 m² di Pandeglang (Rp300.000.000)

Selain aset tanah dan bangunan, Destry mengalokasikan hartanya pada sektor transportasi dan mesin bernilai total Rp1,07 miliar. Koleksinya mencakup kendaraan ramah lingkungan seperti Hyundai Ioniq 5 dan BYD Seal, motor Vespa Sprint S 150 White 2024, serta beberapa sepeda balap dan sepeda lipat listrik. sisa harta kekayaannya terbagi dalam bentuk surat berharga, kas, dan setara kas. (Tim)

Berita Terkait

1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN
Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1
Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026
Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan
KIP Kuliah 2026 Masih Buka! Ini Cara Daftar dan Cek Kampus Penerima
Daftar Lengkap Mutasi 90 Kajari Oleh Kejagung Terbaru 2026
40 Ide Tema 17 Agustus 2026 Unik dan Menarik untuk Perayaan HUT RI
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:46 WIB

1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan

Berita Terbaru

Tarian saat Kenduri SKO Belui. (Foto: FB @Milenial Monadi)

Kerinci

Kerinci 2026: Merawat Tradisi di Lembah Para Leluhur

Sabtu, 15 Agu 2026 - 09:02 WIB

PPPK menerima SK. ist

Nasional

1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:46 WIB