Profil Amsal Sitepu: Videografer Karo yang Terseret Kasus Dugaan Korupsi

Kronologi Videografer Karo yang Jadi Sorotan Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsal Christy Sitepu. (visi.news/ist)

Amsal Christy Sitepu. (visi.news/ist)

Britainaja – Nama Amsal Christy Sitepu menjadi perhatian publik setelah kasus dugaan korupsi proyek video desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara mencuat. Sosok yang dikenal sebagai videografer ini kini menghadapi proses hukum yang serius dan memicu perbincangan luas, terutama di kalangan pelaku industri kreatif.

Kasus ini menarik perhatian karena melibatkan jasa kreatif, bukan sektor konstruksi atau birokrasi. Banyak pihak mulai mempertanyakan bagaimana proyek produksi video bisa berujung pada dugaan korupsi. Situasi ini sekaligus membuka diskusi soal regulasi jasa kreatif dalam proyek pemerintah.

Karier dan Latar Belakang

Amsal dikenal sebagai videografer asal Sumatera Utara yang aktif mengerjakan berbagai produksi visual. Ia menangani dokumentasi acara hingga video profil untuk kebutuhan promosi.

Seiring meningkatnya kebutuhan konten digital, kariernya berkembang pesat. Ia melihat peluang besar dalam pembuatan video profil desa yang digunakan untuk memperkenalkan potensi daerah.

Baca Juga :  Peluang Beasiswa Anagata untuk Mahasiswa Aktif, Kuliah Gratis dan Biaya Hidup Ditanggung

Proyek Video Desa di Karo

Amsal terlibat dalam proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo sekitar tahun 2020 hingga 2022. Ia menawarkan jasa produksi dengan nilai sekitar Rp30 juta per desa.

Ia bersama tim mengerjakan seluruh proses, mulai dari pengambilan gambar hingga editing. Menurut keterangannya, proyek berjalan lancar dan pembayaran di lakukan setelah pekerjaan selesai serta melalui revisi.

Status Tersangka dan Dugaan Korupsi

Pada November 2025, aparat menetapkan Amsal sebagai tersangka setelah audit menemukan potensi kerugian negara sekitar Rp202 juta.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penggelembungan anggaran. Jaksa menilai terdapat ketidaksesuaian antara RAB dan pelaksanaan proyek. Beberapa komponen biaya di duga mengalami mark up.

Kasus ini juga menjadi bagian dari dugaan penyalahgunaan dana desa yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Pembelaan Amsal dan Respons Publik

Amsal menolak tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya bekerja sesuai kontrak dan menerima pembayaran resmi yang sudah di potong pajak.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina 1 November 2025: Dexlite dan Pertamina Dex Naik, Lainnya Tetap

Kasus ini bahkan di bahas dalam rapat DPR RI. Sejumlah anggota dewan menyoroti perlunya standar khusus dalam menilai proyek kreatif karena berbeda dengan proyek fisik.

Di sisi lain, pelaku industri kreatif mulai khawatir kasus ini bisa berdampak pada iklim kerja mereka. Aparat hukum tetap menegaskan bahwa proses berjalan berdasarkan bukti.

Pelajaran bagi Industri Kreatif

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi pelaku kreatif untuk menjaga transparansi dan dokumentasi proyek. Pemahaman terhadap aspek hukum juga perlu di perkuat.

Industri kreatif membutuhkan regulasi yang jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pelaku usaha dan pemerintah.

Perjalanan Amsal Sitepu dari videografer hingga terseret kasus hukum menunjukkan kompleksitas hubungan antara industri kreatif dan regulasi. Proses hukum masih berjalan, dan publik menantikan hasil yang adil serta transparan. (Tim)

Berita Terkait

Pembelian Pertalite & Solar Dibatasi Mulai 1 April 2026
Arti Nama Anak Kedua AHY, Terinspirasi Arjuna dan Sultan Agung
Putra Kedua AHY Lahir, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo
Harga BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik Mulai 1 April 2026
Tarif Listrik April–Juni 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Jelang Lebaran
Profil Soenarko dan Gugatan 9 Jenderal ke Polda Metro soal Ijazah Jokowi
Amsal Sitepu Ngaku Dizalimi, DPR Minta Penangguhan Penahanan
Dokter Muda Meninggal Diduga Campak, Kemenkes Siagakan Faskes Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:00 WIB

Pembelian Pertalite & Solar Dibatasi Mulai 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Arti Nama Anak Kedua AHY, Terinspirasi Arjuna dan Sultan Agung

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00 WIB

Putra Kedua AHY Lahir, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

Profil Amsal Sitepu: Videografer Karo yang Terseret Kasus Dugaan Korupsi

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik Mulai 1 April 2026

Berita Terbaru

Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan roda dua pada salah satu SPBU di Jakarta, Senin (18/11/2024). (Foto: Iqbal Firdaus)

Nasional

Pembelian Pertalite & Solar Dibatasi Mulai 1 April 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 16:00 WIB

Istri AHY, Annisa Pohan melahirkan anak keduanya di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, pada Minggu (29/3/2026) pukul 19.28 WIB. ist

Nasional

Arti Nama Anak Kedua AHY, Terinspirasi Arjuna dan Sultan Agung

Selasa, 31 Mar 2026 - 15:00 WIB

Istri AHY, Annisa Pohan melahirkan anak keduanya di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, pada Minggu (29/3/2026) pukul 19.28 WIB. ist

Nasional

Putra Kedua AHY Lahir, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo

Selasa, 31 Mar 2026 - 14:00 WIB

Safety Car MotoGP Mandalika mengisi Pertamax Turbo di SPBU Modular Pertamina, Jumat (3/10/2025). (DOK. PERTAMINA)

Nasional

Harga BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik Mulai 1 April 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 12:00 WIB