Oknum Pegawai Bank di Sungai Penuh Dilaporkan Terkait Dugaan Pelecehan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britainaja, Sungai Penuh – Seorang pegawai dari salah satu bank milik negara yang bertugas di Kota Sungai Penuh, berinisial C, dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan tindakan tidak senonoh terhadap seorang warga berinisial B. Peristiwa tersebut diduga terjadi di kediaman C yang berada di Desa Gedang, dan saat ini tengah diselidiki oleh aparat dari Polres Kerinci.

Berdasarkan informasi yang dihimpun britainaja.com, pegawai yang diketahui bekerja di Bank BNI cabang Sungai Penuh ini disebut-sebut menjanjikan bantuan terkait lamaran kerja kepada korban. Atas dasar itu, korban bersedia menginap di rumah terlapor.

Namun, menurut keterangan sumber terpercaya, korban justru mengalami insiden yang membuatnya terguncang secara psikis. Ketika terbangun keesokan harinya, korban mendapati dirinya dalam kondisi tidak wajar yang mengindikasikan adanya dugaan pelecehan.

Baca Juga :  BPJPH Didorong Tuntaskan Investigasi Produk Halal yang Diduga Mengandung Babi

“Korban awalnya hanya meminta bantuan untuk mendapatkan pekerjaan. Namun saat bangun pagi, dia syok karena kondisinya tidak seperti biasanya,” ujar narasumber dekat korban saat diwawancarai.

Diketahui, korban dan terlapor sudah saling mengenal sejak adanya kegiatan sosialisasi dari pihak bank di sekolah tempat korban menempuh pendidikan. Kedekatan ini diduga menjadi celah bagi terlapor untuk melakukan tindakannya.

Tak terima atas kejadian itu, pihak keluarga korban segera melaporkannya ke polisi. Kini laporan tersebut telah resmi diterima dan ditangani oleh Unit Reskrim Polres Kerinci.

Baca Juga :  Kecelakaan Kapal di Parit 9 Tanjung Jabung Barat, Satu Nelayan Dilaporkan Hilang

“Laporan kami terima pada hari Senin, dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” terang Kasat Reskrim Polres Kerinci.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terlapor berinisial C belum memberikan tanggapan resmi ataupun klarifikasi atas tuduhan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat luas karena melibatkan pegawai dari sektor keuangan yang semestinya menjunjung tinggi etika dan profesionalisme. Warga berharap aparat dapat menindaklanjuti kasus ini secara terbuka dan memberi keadilan bagi korban jika terbukti terjadi pelanggaran hukum. (Tim)

Berita Terkait

Festival Budaya Kerinci 2025 Resmi Ditutup, Monadi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal
Pemkot Segera Serahkan SK PPPK Sungai Penuh Gelombang II
Wako Alfin Puji Progres Revitalisasi Sekolah di Sungai Penuh: Tingkatkan Mutu Pendidikan
Longsor Puncak KM 13 Sungai Penuh: Satu Bangunan Ambruk, Akses Jalan Rawan
Hari Guru Nasional Penuh Haru: SMA 1 Sungai Penuh Kenang Dua Pendidik Teladan yang Berpulang
Anggaran Belanja Modal Anjlok, TPP ASN Kota Sungai Penuh Terancam Dipangkas
Ingat! Batas Akhir Pemutihan Pajak Kendaraan Kerinci-Sungai Penuh Semakin Dekat
Walikota Alfin Dianugerahi Lencana Pramuka Perintis Utama dari Gubernur Jambi

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:04 WIB

Festival Budaya Kerinci 2025 Resmi Ditutup, Monadi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Minggu, 30 November 2025 - 17:58 WIB

Pemkot Segera Serahkan SK PPPK Sungai Penuh Gelombang II

Jumat, 28 November 2025 - 10:14 WIB

Wako Alfin Puji Progres Revitalisasi Sekolah di Sungai Penuh: Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kamis, 27 November 2025 - 11:00 WIB

Longsor Puncak KM 13 Sungai Penuh: Satu Bangunan Ambruk, Akses Jalan Rawan

Selasa, 25 November 2025 - 08:15 WIB

Hari Guru Nasional Penuh Haru: SMA 1 Sungai Penuh Kenang Dua Pendidik Teladan yang Berpulang

Berita Terbaru

Tautan Viral DANA Gratis Rp492 Ribu 'Anti Zonk'

Finansial

Tautan Viral DANA Gratis Rp492 Ribu ‘Anti Zonk’

Senin, 8 Des 2025 - 12:35 WIB