Menari, Menyatukan Gerak Tubuh dan Jiwa yang Tangguh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menari, Menyatukan Gerak Tubuh dan Jiwa yang Tangguh. (Ilustrasi: Pixabay)

Menari, Menyatukan Gerak Tubuh dan Jiwa yang Tangguh. (Ilustrasi: Pixabay)

Menurut Dyah Pitaloka Putri Sutanto, pemerhati kesehatan mental berbasis budaya dari UGM mengatakan, menari merupakan bahasa tubuh universal yang bisa menumbuhkan empati, ketahanan, dan kebahagiaan. Dalam kehidupan modern yang penuh tekanan, membiasakan diri untuk menari dapat menjadi fondasi dalam membentuk pribadi yang sehat secara emosional dan siap menghadapi tantangan.

“Ketika kamu merasa suntuk atau kehilangan semangat, cobalah putar musik kesukaanmu dan biarkan tubuhmu menari bebas. Rasakan bagaimana perasaanmu mulai membaik,” ujar Dyah.

Baca Juga :  Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire 12 Februari 2026: Skin M1014 dan Bundle Gojo Menanti

Dalam dunia psikoterapi, ada pendekatan bernama Dance Movement Therapy (DMT), yang memanfaatkan gerakan sebagai sarana untuk menyelaraskan pikiran dan tubuh. Menurut American Dance Therapy Association, terapi ini membantu seseorang menjadi lebih sadar akan perasaan dan kebutuhannya sendiri.

Otak kita, ketika menari, akan melibatkan area motorik, sistem limbik (pusat emosi), dan prefrontal cortex (pengambilan keputusan). Aktivasi ini memperkuat konektivitas mental, mengasah kontrol diri, dan memperbaiki kemampuan berpikir jernih.

Baca Juga :  Mengungkap Jejak Peradaban Kuno di Nusantara

Tak hanya itu, tarian juga mampu mempererat hubungan sosial. Dalam sebuah penelitian di Frontiers in Psychology tahun 2020, ditemukan bahwa mereka yang rutin menari mengalami peningkatan kreativitas, keterhubungan sosial, dan empati yang lebih tinggi. Saat kita berdansa bersama orang lain, kita belajar memahami ritme, perasaan, dan energi mereka. Ini menciptakan rasa kebersamaan yang kuat.

Berita Terkait

Mengenal Rumah Gadang, Ikon Budaya Minangkabau dan Ragam Jenisnya
Rumah Larik Dusun Baru Sungai Penuh: Menjaga Ukiran Leluhur di Jantung Kota
Grand Egyptian Museum Resmi Dibuka di Giza
Daftar Raja Mataram yang Dimakamkan di Kompleks Imogiri
Mak Itam Kembali Berasap, Sawahlunto Hidupkan Lagi Warisan Kereta Api Legendaris
17 Oktober Ditetapkan Sebagai Hari Kebudayaan Nasional, Ini Makna dan Sejarahnya
Mengulik Sejarah Keraton Jogja: Simbol Kejayaan Budaya Jawa yang Tetap Hidup
Dua Tradisi Asli Buleleng Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda 2025
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:00 WIB

Mengenal Rumah Gadang, Ikon Budaya Minangkabau dan Ragam Jenisnya

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:00 WIB

Rumah Larik Dusun Baru Sungai Penuh: Menjaga Ukiran Leluhur di Jantung Kota

Kamis, 6 November 2025 - 09:30 WIB

Grand Egyptian Museum Resmi Dibuka di Giza

Rabu, 5 November 2025 - 22:00 WIB

Daftar Raja Mataram yang Dimakamkan di Kompleks Imogiri

Minggu, 19 Oktober 2025 - 05:27 WIB

Mak Itam Kembali Berasap, Sawahlunto Hidupkan Lagi Warisan Kereta Api Legendaris

Berita Terbaru