Jadwal Pasti Puasa 2026 Versi Muhammadiyah: Tinggal Hitungan Hari?

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Jadwal Pasti Puasa 2026 Versi Muhammadiyah: Tinggal Hitungan Hari? (Foto: pixabay)

Ilustrasi. Jadwal Pasti Puasa 2026 Versi Muhammadiyah: Tinggal Hitungan Hari? (Foto: pixabay)

Britainaja – Menjelang akhir tahun 2025, rasa penasaran umat Muslim di Indonesia mulai memuncak terkait kapan tepatnya bulan suci Ramadan tiba. Pertanyaan mengenai “berapa hari lagi Puasa 2026?” menjadi perbincangan hangat seiring dengan kian dekatnya waktu beribadah di bulan penuh berkah tersebut.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan ketetapan resmi mengenai awal Ramadan 1447 Hijriah. Berdasarkan Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, yang di umumkan pada Kamis, 23 Oktober 2025, 1 Ramadan 1447 H di putuskan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan awal bulan puasa oleh Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode perhitungan astronomis ini menjadi ciri khas dalam tradisi penetapan kalender Hijriah mereka.

Jika merujuk pada tanggal hari ini, 23 November 2025 (berdasarkan konteks waktu yang di input), maka umat Muslim memiliki waktu sekitar tiga bulan lebih atau kurang lebih 92 hari tersisa untuk mempersiapkan diri menyambut 18 Februari 2026. Persiapan yang matang tentu dapat membantu umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan lebih optimal.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca BMKG 12 Desember: Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi Diguyur Hujan

Perlu di pahami bahwa metode yang di gunakan Muhammadiyah (hisab) seringkali berbeda dengan pendekatan yang di gunakan oleh pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU). Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dan NU umumnya mengedepankan metode rukyatul hilal atau pengamatan langsung terhadap bulan sabit.

Kementerian Agama (Kemenag) baru akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadan secara resmi. Sidang ini di rencanakan di laksanakan pada 29 Syaban 1447 H, dengan melibatkan para ahli astronomi dan perwakilan dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam.

Penentuan resmi oleh Kemenag akan mengacu pada kriteria bersama Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Untuk keperluan ini, Kemenag akan menyebar tim pemantau hilal di puluhan titik observasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pergeseran tanggal puasa yang terjadi setiap tahunnya (sekitar 10-11 hari lebih maju) adalah konsekuensi alami dari kalender Hijriah. Kalender ini berbasis lunar (bulan) dengan total 354–355 hari, berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis solar (matahari) dengan 365–366 hari. Sebagai contoh, jika Ramadan 2025 di mulai pada 1 Maret, maka Puasa 2026 akan bergeser menjadi 18 Februari.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Aktivasi MFA untuk ASN di Platform Digital BKN, Ini Manfaat dan Tenggat Waktunya

Sebagai informasi tambahan, pemerintah telah menetapkan daftar resmi hari libur nasional dan cuti bersama 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri pada 19 September 2025. Daftar tersebut mencakup 17 hari libur nasional dan delapan hari cuti bersama, termasuk cuti bersama untuk Hari Raya Idulfitri 1447 H yang jatuh setelah Ramadan.

Sambil menantikan pengumuman final dari Sidang Isbat Kemenag pada Februari 2026, umat Muslim dapat menjadikan tanggal 18 Februari 2026 sebagai acuan sementara untuk memulai persiapan spiritual dan fisik dalam menyambut bulan suci Ramadan. (Tim)

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca BMKG 12 Desember: Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi Diguyur Hujan
Cuaca Hari Ini 11 Desember: Sebagian Ibu Kota Provinsi Diguyur Hujan Ringan
Kabar Gembira Way Kambas: Gajah Sumatra Lahir, Perkuat Optimisme Konservasi
Banjir Rob Muaragembong Bekasi, 14.000 Jiwa Terdampak
Wamenpar Dorong Destinasi Wisata Indonesia Naik Kelas Melalui WIA 2025
Nomor Darurat Banjir Longsor Wajib Disimpan di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Ferry Irwandi Pecahkan Rekor Donasi, Kumpulkan Rp10 Miliar dalam 24 Jam untuk Korban Banjir Sumatera
Kijang Innova Reborn Diesel Tetap Jadi Primadona Konsumen

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 12 Desember: Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi Diguyur Hujan

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:20 WIB

Cuaca Hari Ini 11 Desember: Sebagian Ibu Kota Provinsi Diguyur Hujan Ringan

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:00 WIB

Kabar Gembira Way Kambas: Gajah Sumatra Lahir, Perkuat Optimisme Konservasi

Minggu, 7 Desember 2025 - 11:15 WIB

Banjir Rob Muaragembong Bekasi, 14.000 Jiwa Terdampak

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:30 WIB

Wamenpar Dorong Destinasi Wisata Indonesia Naik Kelas Melalui WIA 2025

Berita Terbaru