Perkiraan Awal Ramadan 2026: Pemerintah Siapkan Sidang Isbat Februari Mendatang

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkiraan Awal Ramadan 2026: Pemerintah Siapkan Sidang Isbat Februari Mendatang (Ilustrasi: Pixabay)

Perkiraan Awal Ramadan 2026: Pemerintah Siapkan Sidang Isbat Februari Mendatang (Ilustrasi: Pixabay)

Britainaja – Umat Islam di Indonesia mulai mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Berdasarkan perkiraan astronomi terkini, Ramadan diprediksi jatuh pada pertengahan Februari 2026. Perkiraan ini menjadi perhatian karena masyarakat biasanya sudah mulai menyusun agenda ibadah, kegiatan sosial, hingga persiapan kebutuhan rumah tangga sejak jauh hari.

Mengacu pada hitungan kalender Hijriah, awal Ramadan di perkirakan berada dalam rentang 99 hingga 100 hari lagi sejak Selasa, 11 November 2025. Meski begitu, penetapan tanggal resmi tetap berada di tangan pemerintah melalui Sidang Isbat yang digelar menjelang memasuki bulan Ramadan setiap tahunnya.

Sidang Isbat di rencanakan akan di gelar pada akhir bulan Syakban 1446 Hijriah, sekitar tanggal 18 atau 19 Februari 2026. Penetapan tersebut di lakukan setelah proses rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit pertama di lakukan di berbagai titik observasi di seluruh wilayah Indonesia. Pemantauan hilal menjadi tahap penting karena menjadi dasar penentuan awal bulan dalam kalender Hijriah.

Baca Juga :  3.003 Formasi PPPK Kemensos 2025 Dibuka! Simak Syarat dan Jadwal Sekolah Rakyat

Penetapan awal Ramadan di Indonesia biasanya menggabungkan dua metode. Pertama adalah hisab, yaitu perhitungan astronomi untuk mengetahui posisi bulan. Kedua adalah rukyatul hilal, yaitu pengamatan langsung untuk memastikan apakah hilal telah terlihat setelah matahari terbenam. Kedua metode ini saling melengkapi dalam menentukan keputusan yang berlaku secara nasional.

Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah telah mengeluarkan perkiraan awal Ramadan melalui Kalender Hijriah Global Tunggal. Menurut perhitungan mereka, 1 Ramadan 1447 Hijriah di perkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Sementara itu, Kementerian Agama RI yang juga menggunakan metode hisab di sertai visibilitas hilal memperkirakan Ramadan akan dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026.

Perbedaan perkiraan antara lembaga keagamaan dan pemerintah bukan hal baru dalam penentuan awal bulan Hijriah. Situasi semacam ini telah beberapa kali terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, masyarakat tetap menghormati mekanisme penetapan resmi pemerintah yang di umumkan melalui Sidang Isbat untuk menjaga persatuan dan ketertiban dalam pelaksanaan ibadah.

Baca Juga :  Bukan Sabotase, Polisi Pastikan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Blackout Massal Sumatra

Selain pembahasan penanggalan, sejumlah lembaga keagamaan telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menyambut Ramadan dengan mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun sosial. Ramadan di anggap bukan sekadar ritual tahunan, tetapi momen memperkuat keimanan, memperbanyak amal ibadah, serta mempererat hubungan antarsesama.

Di berbagai daerah, persiapan kegiatan sosial seperti pengajian, bagi takjil, dan program sedekah mulai di rencanakan sejak awal. Momentum Ramadan juga di percaya mampu meningkatkan kebersamaan dan rasa saling peduli di lingkungan masyarakat.

Ramadan 2026 di harapkan dapat berlangsung dengan penuh ketenangan, terutama setelah beberapa tahun terakhir masyarakat menghadapi berbagai dinamika ekonomi dan sosial. Dengan kesiapan yang baik, Ramadan dapat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali memperkuat nilai kesabaran, kedisiplinan, dan kepedulian.

Keputusan resmi terkait awal puasa akan di umumkan oleh pemerintah setelah Sidang Isbat selesai di laksanakan. Masyarakat di imbau untuk menunggu hasil penetapan tersebut dan menyikapi perbedaan pandangan dengan penuh toleransi. (Tim)

Berita Terkait

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai
Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat
Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos
Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar
Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP
Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:12 WIB

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai

Sabtu, 12 September 2026 - 13:29 WIB

Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat

Jumat, 4 September 2026 - 06:03 WIB

Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Rabu, 2 September 2026 - 11:31 WIB

Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar

Rabu, 2 September 2026 - 10:34 WIB

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Bikin Ruang Tamu Sejuk Tanpa AC. (Foto: AI)

Tips & Trik

Cara Mudah Bikin Ruang Tamu Sejuk Tanpa AC, Hemat Listrik

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:25 WIB

Ilustrasi - Cara Membersihkan Kotoran Telinga Tanpa Dikorek. (Foto: AI)

Health

Cara Aman Membersihkan Kotoran Telinga Tanpa Dikorek

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:19 WIB

Ilustrasi - Cara Alami Atasi Radang Amandel. (Foto: AI)

Health

Cara Alami Atasi Radang Amandel Tanpa Obat Kimia

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:35 WIB

Ilustrasi - Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop yang Terkunci

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:19 WIB