IHSG Uji Level Kritis: Rupiah Melemah, Saatnya Serok Saham Defensif?

Aksi Jual Asing Memanas: IHSG Terpuruk di Level 7.129

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - IHSG Uji Level Kritis: Rupiah Melemah, Saatnya Serok Saham Defensif?.

Ilustrasi - IHSG Uji Level Kritis: Rupiah Melemah, Saatnya Serok Saham Defensif?.

Britainaja – Lantai bursa Indonesia sedang mengalami masa sulit. Menutup perdagangan akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam sebesar 3,38% ke level 7.129,49.

Sepanjang pekan, indeks bahkan ambruk hingga 6,61% setelah investor asing menarik dana (net sell) sebesar Rp1,88 triliun.

Mengapa Pasar Modal Kita Terguncang?

Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menjelaskan bahwa badai ini datang dari dua arah sekaligus. Secara global, suku bunga tinggi membuat investor lebih memilih memarkir uang mereka di pasar maju ketimbang pasar berkembang seperti Indonesia. Angka arus modal keluar sepanjang 2026 ini pun cukup fantastis, mencapai Rp40 triliun.

Kondisi ini kian pelik karena nilai tukar Rupiah yang kini menembus angka Rp17.300 per dolar AS. Hal ini memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas ekonomi dan membengkaknya biaya impor, terutama pada sektor perbankan, energi, dan properti.

Baca Juga :  Saham Bank Danamon (BDMN) Melejit 25%, Sinyal Kuat Go Private?

“Pasar sedang mengalami panic selling. Penurunan tajam dengan volume besar ini menunjukkan distribusi besar-besaran, bukan akumulasi,” ungkap Hendra.

Proyeksi IHSG: Rebound atau Makin Terperosok?

Memasuki perdagangan Senin (27/4/2026), IHSG kini berada di area krusial, yakni support kuat 7.100–7.125.

  • Skenario Buruk: Jika level 7.100 jebol, IHSG berisiko merosot lebih dalam menuju area psikologis 6.950–7.000.

  • Skenario Optimis: Mengingat penurunan sudah terlalu dalam, potensi technical rebound (pembalikan arah sesaat) sangat terbuka menuju resistance 7.150–7.200, asalkan Rupiah mulai stabil.

Strategi Investasi: Fokus pada Sektor Defensif

Di tengah tren pasar yang masih tidak menentu (volatile downtrend), Hendra menyarankan investor untuk tetap tenang dan tidak agresif. Fokuslah pada saham-saham berbasis komoditas dan sektor defensif yang lebih tahan banting terhadap fluktuasi Rupiah.

Baca Juga :  5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Terpercaya 2026, Cair Setiap Hari!

Berikut adalah beberapa saham pilihan untuk speculative buy atau trading jangka pendek:

Kode Saham Target Harga (IDR) Alasan
ESSA Rp1.000 – Rp1.100 Sektor energi yang defensif
LSIP Rp1.700 – Rp1.810 Daya tahan komoditas perkebunan
TINS Rp3.900 – Rp4.070 Sentimen harga logam global
ANTM Rp4.000 – Rp4.200 Lindung nilai pada harga emas/nikel

Kunci pergerakan pasar pekan ini sangat bergantung pada kebijakan The Fed, stabilitas nilai tukar Rupiah, dan arah aliran dana asing. Pastikan Anda memiliki rencana manajemen risiko yang ketat.

Gunakan strategi trading jangka pendek dan hindari investasi agresif sampai arus dana asing (foreign flow) kembali masuk ke pasar Indonesia. (Tim)

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 April 2026, Cek List Lengkapnya
Update Harga BBM Jakarta Selatan Hari Ini: Pertalite Tembus Rp 10.000
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil: Saat Tepat Cek Portofolio Anda
Harga Emas Hari Ini 25 April 2026: Antam dan UBS Kompak Berfluktuasi
IHSG Anjlok 1,54% Pagi Ini: Ketegangan Global Tekan Pasar
Rupiah Tembus Rp17.286, Ini Dampak Nyata bagi Kantong Anda
Update Harga BBM Pertamina 24 April 2026: Tiga Jenis BBM Non-Subsidi Naik Tajam
Modal Usaha Cair Rp500 Juta! Ini Syarat dan Cara Ajukan KUR BRI 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:00 WIB

IHSG Uji Level Kritis: Rupiah Melemah, Saatnya Serok Saham Defensif?

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 April 2026, Cek List Lengkapnya

Minggu, 26 April 2026 - 10:00 WIB

Update Harga BBM Jakarta Selatan Hari Ini: Pertalite Tembus Rp 10.000

Minggu, 26 April 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil: Saat Tepat Cek Portofolio Anda

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Hari Ini 25 April 2026: Antam dan UBS Kompak Berfluktuasi

Berita Terbaru