Fenomena Hari Tanpa Bayangan Terjadi Pekan Ini, Catat Jadwalnya!

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua orang wanita sedang berjalan saat Hari Tanpa Bayangan (Foto: Freepik)

Dua orang wanita sedang berjalan saat Hari Tanpa Bayangan (Foto: Freepik)

Britainaja – Fenomena alam menarik akan kembali menghiasi langit Indonesia pada pekan ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa hari tanpa bayangan atau kulminasi utama akan berlangsung di berbagai wilayah Tanah Air mulai 7 hingga 15 Oktober 2025.

Peristiwa ini terjadi ketika posisi Matahari tepat berada di atas kepala pengamat, sehingga bayangan benda tegak di permukaan bumi tampak “menghilang”. Dalam istilah ilmiah, kondisi ini di sebut kulminasi utama, yaitu saat deklinasi Matahari sama dengan lintang tempat pengamat berada.

BMKG menjelaskan, fenomena hari tanpa bayangan muncul karena bidang ekuator Bumi tidak sejajar dengan bidang ekliptika, yakni lintasan semu Matahari di langit. Karena posisi Indonesia terletak di sekitar garis khatulistiwa, fenomena ini dapat terjadi dua kali dalam setahun.

Waktunya biasanya berdekatan dengan momen ketika Matahari berada di atas garis ekuator, yaitu sekitar bulan Maret dan September. Pada tahun 2025, Matahari tercatat tepat berada di atas Kota Pontianak pada 20 Maret pukul 11.50 WIB dan 23 September pukul 11.35 WIB.

Baca Juga :  Skandal Grup Chat FH UI, Awal Mula Terungkapnya Pelecehan terhadap 27 Korban

Sementara itu, pada 21 Juni 2025 pukul 09.40 WIB, Matahari berada di titik balik Utara (solstis Juni), dan pada 21 Desember 2025 pukul 22.02 WIB, berada di titik balik Selatan (solstis Desember).

BMKG juga merilis daftar kota yang dapat menyaksikan fenomena ini secara langsung. Warga di wilayah berikut bisa menantikan momen langka ini sesuai jadwal:

  • Bandar Lampung: 7 Oktober 2025 pukul 11.46.49 WIB

  • Kepulauan Seribu: 7 Oktober 2025 pukul 11.41.24 WIB

  • Serang: 8 Oktober 2025 pukul 11.42.56 WIB

  • Jakarta Utara: 8 Oktober 2025 pukul 11.39.54 WIB

  • Jakarta Pusat: 9 Oktober 2025 pukul 11.39.58 WIB

  • Jakarta Barat: 9 Oktober 2025 pukul 11.40.20 WIB

  • Jakarta Selatan: 9 Oktober 2025 pukul 11.40.05 WIB

  • Jakarta Timur: 9 Oktober 2025 pukul 11.39.45 WIB

  • Sofifi (Maluku Utara): 9 Oktober 2025 pukul 12.22.53 WIT

  • Bandung: 11 Oktober 2025 pukul 11.36.20 WIB

  • Semarang: 11 Oktober 2025 pukul 11.24.58 WIB

  • Surabaya: 12 Oktober 2025 pukul 11.15.39 WIB

  • Yogyakarta: 13 Oktober 2025 pukul 11.24.47 WIB

  • Denpasar: 15 Oktober 2025 pukul 12.04.57 WITA

  • Mataram: 15 Oktober 2025 pukul 12.01.24 WITA

  • Merauke: 15 Oktober 2025 pukul 11.51.16 WIT

Baca Juga :  Daftar Nama 16 Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Muratara yang Teridentifikasi

Masyarakat bisa mengamati hari tanpa bayangan secara kasatmata, tanpa alat khusus. Cukup letakkan benda tegak seperti tongkat atau botol di bawah sinar Matahari pada waktu yang telah di tentukan. Saat kulminasi terjadi, bayangan benda tersebut akan tampak hilang seolah menyatu dengan posisi benda.

BMKG mengimbau masyarakat agar memanfaatkan momen ini untuk belajar mengenal fenomena astronomi dan memahami pergerakan semu Matahari yang memengaruhi pergantian musim di wilayah tropis seperti Indonesia.

Sebagai negara yang di lalui garis khatulistiwa, Indonesia beruntung karena dapat menyaksikan fenomena ini dua kali dalam setahun. Peristiwa ini bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai edukatif tinggi dalam bidang astronomi dan geografi.

Masyarakat di imbau untuk mencatat jadwal kulminasi utama di masing-masing daerah agar tidak melewatkan kesempatan langka ini. (Tim)

Berita Terkait

Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat
Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos
Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar
Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP
Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:29 WIB

Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat

Jumat, 4 September 2026 - 06:03 WIB

Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Rabu, 2 September 2026 - 11:31 WIB

Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar

Rabu, 2 September 2026 - 10:34 WIB

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak

Berita Terbaru

Lagu September Earth Wind & Fire. (Ilustrasi Foto: AI)

Showbiz

Ini Makna dan Lirik dari Lagu September Earth Wind & Fire

Selasa, 15 Sep 2026 - 14:14 WIB

Cara Mengembalikan Akun Facebook Hilang dan Lupa Sandi. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Mengembalikan Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:15 WIB

Ilustrasi - Cara Mengatasi Batuk Bayi.

Health

Cara Mengatasi Batuk Bayi di Rumah: Panduan Aman dan Efektif

Selasa, 15 Sep 2026 - 08:12 WIB