Evakuasi Ponpes Al-Khoziny Ditarget Rampung, 52 Korban Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat melakukan proses evakuasi korban dan pemindahan material runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10/2025) (Foto: RRI/Januar)

Tim SAR gabungan saat melakukan proses evakuasi korban dan pemindahan material runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10/2025) (Foto: RRI/Januar)

Britainaja – Proses pencarian korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus di lakukan hingga hari ketujuh. Tim SAR gabungan menargetkan seluruh evakuasi bisa di rampungkan pada Senin (6/10/2025).

Komandan Tim SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyatakan pihaknya berupaya menuntaskan pencarian meski kondisi lapangan masih penuh tantangan. Menurutnya, keselamatan tim tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahap evakuasi.

“Target kami hari ini bisa di selesaikan semua, tapi tetap melihat situasi di lapangan, karena material bangunan masih cukup berisiko,” ujarnya, Senin.

Hingga kini, sekitar 75 persen puing bangunan telah berhasil di pindahkan. Sisanya, sekitar 25 persen, masih menyisakan beton berukuran besar yang menempel pada struktur gedung lain sehingga membutuhkan teknik khusus untuk memotong dan memindahkannya.

Nanang menjelaskan, tim SAR tidak lagi hanya berpedoman pada dugaan lokasi korban, melainkan langsung menyisir area yang di anggap paling memungkinkan masih terdapat korban tertimbun. “Kami belum bisa memastikan jumlah pasti, karena data korban di reruntuhan tidak sepenuhnya akurat,” tambahnya.

Baca Juga :  Kampung Main: Strategi Kemenparekraf Kenalkan Desa Wisata ke Anak-anak Saat Libur Sekolah

Sejak Minggu (5/10/2025) malam, petugas berhasil mengevakuasi tujuh kantong jenazah tambahan dari lokasi. Dengan penemuan tersebut, jumlah korban meninggal tercatat mencapai 52 orang, termasuk lima bagian tubuh, per pukul 21.00 WIB.

Sementara itu, korban selamat hingga hari ketujuh tercatat sebanyak 104 orang. Para korban di evakuasi dari berbagai titik, mulai pintu masuk bangunan hingga area belakang pesantren.

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengungkapkan salah satu temuan terbaru adalah bagian tubuh tanpa kaki kanan yang di ekstrikasi pada Minggu malam pukul 21.01 WIB. “Hingga laporan terakhir, total terdapat 26 korban dengan empat body part berhasil di evakuasi pada hari ketujuh,” jelasnya.

Setiap jenazah atau bagian tubuh yang di temukan langsung di bawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI Polda Jawa Timur. Nanang menegaskan, tim SAR hanya bertugas melakukan evakuasi, sedangkan identifikasi sepenuhnya menjadi kewenangan DVI.

Baca Juga :  7 Tanaman Pengusir Kecoa yang Efektif dan Aman untuk Rumah

“Setiap temuan langsung kami serahkan ke pihak identifikasi. Hasil resminya nanti di umumkan DVI,” kata Nanang.

Meski evakuasi di targetkan selesai hari ini, tim SAR mengingatkan bahwa sisa material bangunan yang masih kokoh tetap berpotensi menghambat proses. Oleh karena itu, kehati-hatian menjadi hal utama agar tidak terjadi risiko tambahan.

Peristiwa ambruknya Ponpes Al-Khoziny menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Sidoarjo. Proses evakuasi yang berlangsung hampir sepekan mencerminkan besarnya skala bencana ini.

Pemerintah daerah bersama lembaga terkait terus melakukan pendampingan bagi para korban selamat serta keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dalam tragedi tersebut. (Tim)

Berita Terkait

PSSI Konfirmasi Naturalisasi Baru, Rekor 200 Laga Emil Audero Disorot Media Italia
Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Kekayaan Dilaporkan Rp12 Miliar
Kebijakan WFA Lebaran 2026: ASN dan Karyawan Swasta Bisa Kerja dari Mana Saja
Ketegangan di Timur Tengah Bayangi Energi Global, Begini Kesiapan BPH Migas Amankan BBM
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Resmi Ditahan KPK
Mantan Menag Yaqut Dijadwalkan Menghadap Penyidik KPK Hari Ini
Lindungi Mental Anak, Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Batas Usia Main Medsos
Ingat, 31 Maret Batas Akhir SPT Orang Pribadi! Ini Besaran Denda dan Cara Lapor Online
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:00 WIB

PSSI Konfirmasi Naturalisasi Baru, Rekor 200 Laga Emil Audero Disorot Media Italia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Kekayaan Dilaporkan Rp12 Miliar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:00 WIB

Kebijakan WFA Lebaran 2026: ASN dan Karyawan Swasta Bisa Kerja dari Mana Saja

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:00 WIB

Ketegangan di Timur Tengah Bayangi Energi Global, Begini Kesiapan BPH Migas Amankan BBM

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:00 WIB

Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Resmi Ditahan KPK

Berita Terbaru

Ilustrasi Suasana Mudik Lebaran. Gemini AI

Khasanah

Bolehkah Berpuasa Saat Mudik? Ini Panduan Fikih Lengkap

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB