Britainaja – Bagi Anda yang sering bepergian menggunakan kendaraan pribadi atau mengelola operasional usaha, memantau pergerakan harga bahan bakar minyak (BBM) tentu sangat penting. Langkah ini membantu Anda menghitung estimasi biaya perjalanan harian dengan lebih tepat.
Sejak tanggal 10 Juni 2026, PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga sejumlah produk BBM non-subsidi mereka. Hingga hari ini, Minggu (14/6/2026), grafik harga tersebut masih stabil dan mengacu pada keputusan terbaru dari Pertamina.
Sebelumnya, pihak manajemen juga sempat mengutak-atik tarif pada awal bulan Juni. Saat itu, harga Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penurunan, sedangkan tarif Pertamax Turbo justru merangkak naik.
Pada kebijakan paling anyar per 10 Juni kemarin, Pertamina memutuskan untuk menaikkan harga Pertamax serta Pertamax Green 95. Kabar baiknya, pemerintah bersama Pertamina berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas harga BBM subsidi, seperti Pertalite dan Biosolar, sehingga nilainya tidak berubah sama sekali.
Mengapa Harga BBM Non-Subsidi Mengalami Perubahan?
Perubahan nominal ini terjadi bukan tanpa alasan. Pertamina secara berkala mengevaluasi harga pasar dengan mempertimbangkan pergerakan harga minyak mentah dunia serta kondisi riil pasar energi global.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa formulasi harga baru ini mengacu pada aturan hukum yang berlaku. Pihaknya juga terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah selaku regulator.
“Kami merumuskan penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green ini lewat proses evaluasi yang matang, sesuai dengan formula harga dari pemerintah,” ungkap Roberth melalui keterangan resminya.
Roberth menambahkan bahwa skema fluktuasi ini bertujuan demi menjaga pasokan energi nasional agar tetap aman. Langkah ini sekaligus memastikan masyarakat bisa menikmati bahan bakar berkualitas tinggi secara berkelanjutan tanpa hambatan distribusi. Pertamina juga menjamin stok Pertamax dan Pertamax Green di seluruh jaringan SPBU berada dalam kondisi yang sangat aman.
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di Berbagai Daerah
Penting untuk Anda pahami bahwa nominal harga BBM non-subsidi bervariasi di setiap provinsi. Perbedaan angka ini muncul karena pengaruh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang menjadi kebijakan masing-masing pemerintah daerah.
Sebagai gambaran awal, berikut adalah tarif yang berlaku di wilayah Pulau Jawa (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur):
-
Pertamax (RON 92): Rp 16.250 per liter
-
Pertamax Green 95: Rp 17.000 per liter
-
Pertamax Turbo (RON 98): Rp 20.750 per liter
-
Dexlite (CN 51): Rp 23.000 per liter
-
Pertamina Dex (CN 53): Rp 24.800 per liter
Sementara itu, harga untuk varian jenis BBM penugasan dan subsidi masih tetap sama di seluruh penjuru Indonesia:
-
Pertalite: Rp 10.000 per liter
-
Biosolar: Rp 6.800 per liter
Rincian Lengkap Harga BBM Non-Subsidi se-Indonesia per 12 Juni 2026
Berikut data lengkap yang bersumber langsung dari rilis resmi PT Pertamina Patra Niaga untuk seluruh wilayah nusantara:
1. Sumatra & Sekitarnya
-
Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, & Lampung
-
Pertamax: Rp 16.650
-
Pertamax Turbo: Rp 21.200
-
Dexlite: Rp 23.500
-
Pertamina Dex: Rp 25.350
-
-
Sumatera Barat, Riau, & Kepulauan Riau
-
Pertamax: Rp 17.000
-
Pertamax Turbo: Rp 21.650
-
Dexlite: Rp 24.000
-
Pertamina Dex: Rp 25.900
-
2. Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone)
-
FTZ Sabang
-
Pertamax: Rp 15.250
-
Dexlite: Rp 21.550
-
-
FTZ Batam
-
Pertamax: Rp 15.500
-
Pertamax Turbo: Rp 19.700
-
Dexlite: Rp 21.850
-
Pertamina Dex: Rp 23.550
-
3. Jawa, Bali, & Nusa Tenggara
-
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, & NTT
-
Pertamax: Rp 16.250
-
Pertamax Turbo: Rp 20.750
-
Pertamax Green 95: Rp 17.000 (Hanya tersedia di area tertentu)
-
Dexlite: Rp 23.000
-
Pertamina Dex: Rp 24.800
-
4. Kalimantan
-
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, & Kalimantan Timur
-
Pertamax: Rp 16.650
-
Pertamax Turbo: Rp 21.200
-
Dexlite: Rp 23.500
-
Pertamina Dex: Rp 25.350
-
-
Kalimantan Selatan & Kalimantan Utara
-
Pertamax: Rp 17.000
-
Pertamax Turbo: Rp 21.650
-
Dexlite: Rp 24.000
-
Pertamina Dex: Rp 25.900
-
5. Sulawesi
-
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, & Sulawesi Barat
-
Pertamax: Rp 16.650
-
Pertamax Turbo: Rp 21.200
-
Dexlite: Rp 23.500
-
Pertamina Dex: Rp 25.350
-
6. Maluku & Papua
-
Maluku & Maluku Utara
-
Pertamax: Rp 16.650
-
Dexlite: Rp 23.500
-
-
Papua
-
Pertamax: Rp 16.650
-
Pertamax Turbo: Rp 21.200
-
Dexlite: Rp 23.500
-
-
Papua Barat & Papua Barat Daya
-
Pertamax: Rp 16.650
-
Dexlite: Rp 23.500
-
Pertamina Dex: Rp 25.350
-
-
Papua Selatan, Papua Tengah, & Papua Pegunungan
-
Pertamax: Rp 16.650
-
Dexlite: Rp 25.350
-
Agar Anda selalu mendapatkan rincian tarif paling valid dan terbaru, Anda bisa memantau perkembangannya secara berkala melalui aplikasi MyPertamina atau mengunjungi situs resmi milik Pertamina. Tetap berkendara dengan aman dan bijak dalam mengonsumsi bahan bakar! (Tim)






