Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Kekayaan Dilaporkan Rp12 Miliar

KPK mengamankan 27 orang dalam OTT terkait dugaan penerimaan proyek daerah, sementara laporan LHKPN menunjukkan total kekayaan Syamsul mencapai sekitar Rp12 miliar.

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase - Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK. ist

Kolase - Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK. ist

Britainaja – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 13 Maret 2026. Operasi tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan uang dari sejumlah proyek di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 19 Januari 2026, Syamsul melaporkan total kekayaan sebesar Rp12.039.790.782 atau sekitar Rp12 miliar.

Rincian Kekayaan

Data LHKPN menunjukkan sebagian besar kekayaan Syamsul berasal dari aset properti. Ia tercatat memiliki dua tanah dan bangunan di Cilacap dengan nilai sekitar Rp8,15 miliar.

Selain itu, Syamsul juga melaporkan kepemilikan dua mobil dengan total nilai Rp1,4 miliar, yaitu:

  • Toyota Mini Bus tahun 2021 senilai Rp900 juta yang diperoleh melalui hibah tanpa akta
  • Toyota SUV tahun 2024 senilai Rp500 juta dari hasil sendiri
Baca Juga :  Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Dimulai Akhir 2025, Ini Syaratnya

Ia juga mencatat harta bergerak lainnya senilai Rp360 juta, kas dan setara kas Rp1.295.400.782, serta harta lainnya sebesar Rp1,05 miliar. Dalam laporan tersebut, Syamsul juga memiliki utang sekitar Rp215,6 juta.

KPK Amankan 27 Orang dan Uang Tunai

Dalam operasi senyap tersebut, KPK turut mengamankan 26 orang lainnya sehingga total ada 27 orang yang di bawa oleh tim penyidik.

Baca Juga :  Yaqut Cholil Qoumas Tiba di KPK Tanpa Borgol, Ini Penjelasan KPK

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pihak yang di amankan terdiri dari penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN), dan pihak swasta yang di duga terlibat dalam proyek-proyek di Kabupaten Cilacap.

KPK juga menyita sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut, termasuk uang tunai. Namun, penyidik belum mengungkapkan jumlah pasti uang yang di amankan.

Saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang di tangkap. Sesuai ketentuan hukum acara pidana, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum mereka. (Tim)

Berita Terkait

Cara Cek NIM Online Mahasiswa via PDDikti Kemendikbud Terbaru 2026
Cara Mengaktifkan BPJS PBI JK Yang Tiba-tiba Nonaktif
Cara Praktis Bayar Tilang Elektronik Online Pakai LantasPay Tanpa Ribet
Cara Cek Status Keaktifan BPJS PBI JK Masuk Masa Tenggang dan Solusinya
Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag
Cara Mudah Urus Pindah KK Luar Kota Tanpa Perlu Surat Pengantar RT/RW
Cara Cek PIP Oktober 2026 Lewat HP: Panduan Lengkap dan Solusi Data Belum Muncul
Sejarah Hari Batik Nasional: Dari Seni Keraton Hingga Diakui Dunia
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:13 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI JK Yang Tiba-tiba Nonaktif

Rabu, 4 November 2026 - 12:07 WIB

Cara Praktis Bayar Tilang Elektronik Online Pakai LantasPay Tanpa Ribet

Rabu, 4 November 2026 - 10:03 WIB

Cara Cek Status Keaktifan BPJS PBI JK Masuk Masa Tenggang dan Solusinya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Cara Mudah Urus Pindah KK Luar Kota Tanpa Perlu Surat Pengantar RT/RW

Berita Terbaru

Ilustrasi  - Cara Menghilangkan Iklan di HP Xiaomi. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Menghilangkan Iklan di HP Xiaomi dengan Mudah dan Praktis

Sabtu, 7 Nov 2026 - 16:18 WIB

Ilustrasi - Cara Masak Kikil Tunjang Empuk Bebas Amis. (Foto: AI)

Tips & Trik

Cara Masak Kikil Tunjang Empuk Bebas Amis ala Rumah Makan Padang

Sabtu, 7 Nov 2026 - 12:15 WIB