Ajax Resmi Berpisah dengan John Heitinga Usai Tren Buruk

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

John Heitinga. (Photo by MIGUEL MEDINA / AFP)

John Heitinga. (Photo by MIGUEL MEDINA / AFP)

Britainaja – Ajax Amsterdam mengambil keputusan tegas dengan menghentikan kerja sama bersama pelatih kepala John Heitinga. Langkah ini di ambil setelah serangkaian hasil mengecewakan, terutama di ajang Liga Champions, yang membuat posisi klub terus terpuruk.

Ajax akhirnya mengumumkan pemutusan kontrak John Heitinga pada Kamis (6/11/2025). Padahal, mantan bek Timnas Belanda itu baru di percaya memimpin skuad musim ini dan masih memiliki kontrak hingga 30 Juni 2027. Namun, minimnya progres permainan serta buruknya performa tim di kompetisi domestik maupun Eropa membuat pihak klub tidak lagi mempertahankan jasanya.

Dalam pernyataan resmi, Ajax menjelaskan bahwa tugas pelatih untuk sementara akan di ambil alih oleh Fred Grim. Keputusan ini berlaku sesegera mungkin sambil klub menyiapkan proses pencarian pelatih kepala baru untuk jangka panjang.

Tak hanya Heitinga, Ajax juga memutus kontrak asisten pelatih Marcel Keizer. Manajemen menilai struktur kepelatihan perlu di benahi total agar tim bisa kembali ke jalur persaingan.

Direktur teknik Ajax, Alex Kroes, mengakui pemecatan ini bukan keputusan mudah. Ia mengatakan klub telah memberikan waktu bagi Heitinga untuk beradaptasi dan membangun tim yang mengalami banyak perubahan skuad. Namun, berdasarkan evaluasi dalam beberapa bulan terakhir, performa Ajax justru tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Baca Juga :  Tabrakan Maut Bus Umrah di Saudi: 45 Jemaah India Meninggal, Satu Korban Selamat Dekat Sopir

“Kami memahami bahwa membangun tim membutuhkan proses. Namun, dalam periode yang telah berjalan, tren permainan dan hasil pertandingan tidak menunjukkan peningkatan yang kami harapkan,” ujar Kroes dalam keterangan resminya.

Menurut Kroes, yang menjadi perhatian utama adalah konsistensi dan kemampuan bersaing di kompetisi besar. Ajax menilai kedua aspek tersebut tidak tercapai selama era Heitinga. Kondisi ini berimbas pada posisi tim di Liga Belanda yang tertinggal dari para pesaing, serta empat kekalahan beruntun di fase grup Liga Champions.

Salah satu kekalahan yang paling mengecewakan adalah saat Ajax di paksa menyerah 0-3 dari Galatasaray, yang memicu banyak kritik dari publik dan suporter. Kekalahan tersebut mempertegas bahwa Ajax sedang berada dalam situasi sulit yang memerlukan penanganan cepat.

Baca Juga :  Wanita Yunani Ajukan Cerai Setelah AI Ramal Perselingkuhan Lewat Ampas Kopi

“Kami berterima kasih kepada John dan Marcel atas dedikasi serta kerja keras yang telah mereka berikan. Namun, dalam kondisi sekarang, kami harus mengambil langkah yang kami yakini terbaik bagi masa depan klub,” kata Kroes.

Untuk sementara, Fred Grim akan memimpin tim di laga terdekat, yaitu pertandingan tandang melawan Utrecht pada akhir pekan ini. Ajax berharap proses penunjukan pelatih tetap dapat di selesaikan dalam waktu dekat agar stabilitas tim segera kembali terjaga.

Heitinga sendiri memimpin Ajax dalam 15 pertandingan sejak awal musim 2025/2026 dengan rata-rata perolehan 1,82 poin per laga. Catatan tersebut di anggap belum cukup memenuhi ambisi klub yang selama ini dikenal sebagai salah satu raksasa di kompetisi Belanda dan Eropa.

Keputusan ini menandai babak baru perjalanan Ajax dalam mencari sosok pelatih yang mampu membawa tim kembali ke performa terbaik. Pendukung klub kini menantikan siapa yang akan ditunjuk untuk memimpin proyek kebangkitan Ajax ke depan. (Tim)

Berita Terkait

NASA Ungkap Titik Terpanas di Bumi Bukan di Libya, Suhunya Capai 70,7°C
PBB Loloskan Lima Resolusi Krusial Dukung Palestina di Tengah Agresi
Tabrakan Maut Bus Umrah di Saudi: 45 Jemaah India Meninggal, Satu Korban Selamat Dekat Sopir
Kunci Gelar Juara Dunia! Klasemen Akhir MotoGP 2025 Setelah Seri Valencia
5 Keunikan Utama Tokyo Disney Resort
Ignacia Fernández, Vokalis Death Metal yang Raih Gelar Miss World Chile 2025
Australia Terapkan Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Membuat Akun Media Sosial
Menggapai Awan: Daftar 5 Pencakar Langit Tertinggi Dunia dari Dubai hingga Kuala Lumpur

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:30 WIB

NASA Ungkap Titik Terpanas di Bumi Bukan di Libya, Suhunya Capai 70,7°C

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:29 WIB

PBB Loloskan Lima Resolusi Krusial Dukung Palestina di Tengah Agresi

Selasa, 18 November 2025 - 12:00 WIB

Tabrakan Maut Bus Umrah di Saudi: 45 Jemaah India Meninggal, Satu Korban Selamat Dekat Sopir

Senin, 17 November 2025 - 13:00 WIB

Kunci Gelar Juara Dunia! Klasemen Akhir MotoGP 2025 Setelah Seri Valencia

Kamis, 13 November 2025 - 09:00 WIB

5 Keunikan Utama Tokyo Disney Resort

Berita Terbaru