Longsor Puncak KM 13 Sungai Penuh: Satu Bangunan Ambruk, Akses Jalan Rawan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor Puncak KM 13 Sungai Penuh: Satu Bangunan Ambruk, Akses Jalan Rawan (Foto: Istimewa)

Longsor Puncak KM 13 Sungai Penuh: Satu Bangunan Ambruk, Akses Jalan Rawan (Foto: Istimewa)

Britainaja, Sungai Penuh – Bencana tanah longsor melanda jalur nasional Sungai Penuh–Tapan, tepatnya di kawasan Puncak KM 13 Sungai Penuh, setelah wilayah tersebut di guyur hujan deras sejak Rabu malam. Pergeseran tanah pada tebing jalan menyebabkan material tanah meluncur ke bawah. Tragisnya, longsor ini juga menyeret dan merobohkan satu bangunan milik warga yang berdiri di tepi jurang.

Insiden tersebut dengan cepat menjadi viral setelah rekaman video yang menunjukkan detik-detik ambruknya bangunan beredar luas di berbagai platform media sosial, khususnya Facebook. Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat jelas struktur rumah mulai retak parah sebelum akhirnya ambruk dan jatuh ke dasar tebing, di susul suara kepanikan warga yang menyaksikan dari dekat.

Baca Juga :  Kasus Gagal Sunat di Kerinci, Dinkes Rujuk Korban ke RSUP M. Djamil Padang

Salah seorang pengendara bernama Ade yang kebetulan melintasi ruas jalan Puncak KM 13 mengonfirmasi kejadian longsor tersebut kepada awak media. Ia membenarkan bahwa insiden itu merobohkan satu unit bangunan.

“Kalau hujan deras, daerah ini memang di kenal rawan longsor. Tetapi, longsor kali ini sampai merobohkan satu bangunan. Saya melihat langsung bangunan itu jatuh, rasanya merinding,” ujar Ade singkat.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Akibat Sentimen Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Mengingat kondisi jalur yang licin, sempit, dan sangat rawan longsor, terutama saat malam hari, para pengendara yang melintas dari maupun menuju Tapan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Hingga saat ini, pihak Pemerintah Kota Sungaipenuh, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), belum memberikan keterangan resmi terkait dengan peristiwa longsor dan dampak kerusakan yang terjadi. (Tim)

Berita Terkait

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Isu Peretasan Bank Jambi Mencuat, Benarkah Saldo Nasabah Hilang?
Alfin Dukung PT Tren Gen Horizon Gerakkan Ekonomi Lewat Syiar Al-Qur’an
Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Merangkak Naik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Senin, 9 Maret 2026 - 11:00 WIB

Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir

Senin, 9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:30 WIB

Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:00 WIB

Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh

Berita Terbaru