Tim SAR Temukan Delapan Jenazah Baru Korban Ponpes Al-Khoziny

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan kembali temukan jenazah korban tambahan runtuhnya Ponpes Al-Khaziny di Sidoarjo (Foto: Basarnas)

Tim SAR gabungan kembali temukan jenazah korban tambahan runtuhnya Ponpes Al-Khaziny di Sidoarjo (Foto: Basarnas)

Britainaja, Sidoarjo – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi delapan jenazah tambahan korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Penemuan ini di lakukan dalam operasi pencarian pada Sabtu malam (4/10/2025) hingga Minggu dini hari.

SAR Mission Coordinator, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan penemuan pertama malam itu terjadi di sektor A1 sekitar pukul 21.15 WIB. Korban ke-31 yang berhasil dievakuasi menjadi awal dari serangkaian temuan lainnya di titik berbeda.

“Di sektor A3, tim kembali menemukan tiga jenazah secara berurutan sekitar pukul 22.00 WIB hingga 22.46 WIB. Tidak lama berselang, jenazah ke-35 dan ke-36 juga berhasil di keluarkan hanya selisih menit,” kata Yudhi dalam keterangan persnya, Minggu (5/10).

Menurut Yudhi, temuan korban tidak berhenti di situ. Dua jenazah lain kembali di temukan di sektor A3 pada pukul 23.01 WIB dan 23.26 WIB. Beberapa menit kemudian, penemuan ke-39 menutup rangkaian evakuasi malam itu.

“Dengan tambahan tersebut, total ada 12 jenazah yang berhasil di evakuasi sepanjang Sabtu,” ujarnya.

Baca Juga :  Honda Vario Evo 160 vs Yamaha Lexi LX 155, Mana yang Paling Unggul?

Hingga Minggu pagi, total korban dalam peristiwa runtuhnya mushala dan asrama putra Ponpes Al-Khoziny tercatat mencapai 130 orang. Dari jumlah itu, 104 selamat sementara 26 meninggal dunia.

Yudhi menyebutkan, setidaknya 21 jenazah yang telah di temukan masih menunggu proses identifikasi lebih lanjut. “Operasi ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi,” jelasnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mengonfirmasi jumlah korban. Dari 129 orang yang menjadi korban reruntuhan, 104 di antaranya selamat. Dari jumlah selamat, 95 orang sudah di perbolehkan pulang, delapan masih dirawat, dan satu tidak memerlukan perawatan tambahan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, merinci bahwa delapan korban masih mendapat perawatan intensif di beberapa rumah sakit. Fasilitas kesehatan tersebut antara lain RSUD R.T. Notopuro, RS Delta Surya, RS Unair, RSU Dr. Soetomo, dan RS Bhayangkara Surabaya.

“Sementara itu, 38 orang lainnya masih dalam pencarian berdasarkan daftar absensi santri dari pihak ponpes,” ujar Abdul.

Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terus di lakukan dengan memusatkan pencarian di sisi utara bangunan. Bagian itu di anggap paling rawan karena sudah tidak lagi terhubung dengan struktur utama.

Baca Juga :  Mbok Yem Meninggal Dunia, Sang Legenda Gunung Lawu yang Menorehkan Jejak Tak Terlupakan

“Tujuannya agar proses penyisiran dan evakuasi bisa lebih cepat,” tambah Abdul.

Petugas hingga kini terus melakukan pembersihan puing dengan bantuan alat berat. Proses evakuasi di lakukan hati-hati karena kondisi bangunan masih rapuh.

Seperti di ketahui, bangunan tiga lantai yang mencakup mushala dan asrama putra Ponpes Al-Khoziny ambruk pada Senin (29/9) sore. Saat kejadian, ratusan santri sedang melaksanakan Salat Ashar berjemaah.

Hingga memasuki pekan pertama pascakejadian, pencarian korban masih berlanjut. Harapan keluarga yang belum menemukan anggota keluarganya tetap tertuju pada upaya tim SAR.

Tragedi Ponpes Al-Khoziny menambah daftar panjang kasus ambruknya bangunan pendidikan yang sebagian masih dalam tahap pembangunan namun sudah di gunakan.

BNPB mengimbau masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan moral bagi para keluarga korban, sekaligus menjaga keselamatan dengan tidak mendekat ke area pencarian. (Tim)

Berita Terkait

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai
Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat
Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos
Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar
Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP
Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:12 WIB

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai

Sabtu, 12 September 2026 - 13:29 WIB

Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat

Jumat, 4 September 2026 - 06:03 WIB

Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Rabu, 2 September 2026 - 11:31 WIB

Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar

Rabu, 2 September 2026 - 10:34 WIB

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Alami Atasi Radang Amandel. (Foto: AI)

Health

Cara Alami Atasi Radang Amandel Tanpa Obat Kimia

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:35 WIB

Ilustrasi - Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop yang Terkunci

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:19 WIB

Ilustrasi - VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video. (Foto: AI)

Tech & Game

10 VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video Aman

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:16 WIB