BNPB: 38 Santri Ponpes Al Khoziny Belum Ditemukan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan melakukan evakuasi korban reruntuhan gedung musala pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: BNPB)

Petugas gabungan melakukan evakuasi korban reruntuhan gedung musala pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: BNPB)

Britainaja, Sidoarjo – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 38 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, masih belum di temukan. Hingga Minggu (5/10/2025) pukul 05.00 WIB, korban meninggal akibat runtuhnya mushala di kompleks ponpes itu mencapai 34 orang.

Tragedi ini terjadi Senin (29/9) sore saat bangunan tiga lantai yang menampung asrama putra dan mushala ambruk. Saat kejadian, ratusan santri sedang melaksanakan Salat Ashar berjemaah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut total korban mencapai 138 orang. Sebanyak 104 selamat, sementara 34 lainnya meninggal dunia.

“Dari 104 yang selamat, 95 sudah di perbolehkan pulang. Delapan masih di rawat di rumah sakit rujukan, sedangkan satu korban tidak membutuhkan perawatan,” ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (5/10).

Baca Juga :  Jaringan Sindikat Penjual Bayi Lintas Provinsi di Balik Penculikan Bilqis Makassar

Delapan korban yang masih di rawat tersebar di RSUD R.T. Notopuro, RS Delta Surya, RS Unair, RSU Dr. Soetomo, dan RS Bhayangkara Surabaya.

Sementara itu, tim gabungan BNPB, BPBD, dan relawan masih mencari 38 orang yang di duga tertimbun reruntuhan. Operasi SAR di fokuskan di sisi utara bangunan, terutama bagian yang terlepas dari struktur utama.

Hingga Minggu dini hari, proses pembersihan puing dan evakuasi terus berlangsung. Petugas mengerahkan alat berat serta menambah titik pencarian agar lebih cepat.

Selain pencarian, BNPB dan BPBD menyiapkan posko darurat untuk keluarga korban. Tenda pengungsian di dirikan di RS Bhayangkara Surabaya guna memudahkan identifikasi jenazah sekaligus memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang menunggu.

Baca Juga :  Gempa 4,6 SR Getarkan Padang Panjang, Terasa hingga Payakumbuh

Menurut BNPB, posko tersebut di siapkan bukan hanya sebagai tempat singgah, tetapi juga untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan mempercepat penanganan korban.

Gedung yang ambruk di ketahui masih dalam tahap pembangunan. Mushala di lantai dasar asrama putra menjadi pusat tragedi, karena saat itu santri tengah beribadah berjemaah.

Insiden ini menambah daftar panjang kasus ambruknya bangunan di lingkungan pesantren, yang sebagian besar masih dalam proses pembangunan namun sudah di gunakan.

Memasuki hari ketujuh pascakejadian, keluarga korban yang belum di temukan masih berharap pada upaya tim SAR. BNPB mengimbau masyarakat memberi dukungan doa sekaligus menjaga keselamatan di sekitar lokasi pencarian. (Tim)

Berita Terkait

Viral 8 Truk Kontainer Diduga Dikawal Oknum TNI, Polisi Tindak di Tol Jakarta-Cikampek
Kapolri Naikkan Pangkat 47 Perwira Tinggi, Achmad Kartiko Jadi Komjen
Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id
AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan
Arus Mudik Tol Cipali Turun Drastis H-1 Lebaran 2026
Ekuinoks Maret 2026: Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Indonesia
Pemerintah Tetapkan Lebaran 21 Maret 2026
Michael Bambang Hartono Wafat di Singapura, Dunia Usaha Indonesia Berduka
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00 WIB

Viral 8 Truk Kontainer Diduga Dikawal Oknum TNI, Polisi Tindak di Tol Jakarta-Cikampek

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Perwira Tinggi, Achmad Kartiko Jadi Komjen

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:00 WIB

Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:00 WIB

AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:00 WIB

Arus Mudik Tol Cipali Turun Drastis H-1 Lebaran 2026

Berita Terbaru

Iran Klaim Jatuhkan F-35 AS. (Foto/Lockheed Martin/Jonathan Case)

Internasional

F-35 AS Ditembak Iran, Qalibaf Sebut Era Baru Dimulai

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB