BGN: Pengelola MBG Dinonaktifkan 14 Hari Jika Ada Kasus Keracunan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BGN: Pengelola MBG Dinonaktifkan 14 Hari Jika Ada Kasus Keracunan (Foto: RRI/Muhammad Rokib)

BGN: Pengelola MBG Dinonaktifkan 14 Hari Jika Ada Kasus Keracunan (Foto: RRI/Muhammad Rokib)

Britainaja, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan langsung dihentikan sementara selama 14 hari apabila ditemukan kasus keracunan. Kebijakan ini berlaku bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab di lapangan.

Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, menjelaskan keputusan tersebut diambil karena hasil uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) biasanya baru keluar dalam rentang dua minggu. Selama masa itu, kepolisian akan melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dan mengumpulkan bukti.

Menurut Sony, BGN tidak serta-merta mencabut izin permanen. Setelah 14 hari, lembaganya akan meninjau kembali hasil investigasi dan memastikan langkah perbaikan dilakukan.

Baca Juga :  Berikut Lima Kode Redeem Free Fire Berhadiah M1887 Spin Shard

“BGN akan mengevaluasi penyebab keracunan. Jika masalah ada pada fasilitas, maka perbaikan harus dilakukan terlebih dahulu sebelum izin operasional dikembalikan,” kata Sony di Cibubur, Jawa Barat, Kamis (25/9/2025).

Hingga September 2025, sejumlah SPPG sudah pernah dinonaktifkan sementara akibat kasus keracunan makanan. Beberapa di antaranya berada di Garut, Tasikmalaya, Cipongkor (Jawa Barat), serta Banggai (Sulawesi Selatan).

BGN bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan investigasi di tiap kasus. Jika ditemukan unsur kesengajaan, maka proses hukum pidana akan ditempuh. “Setiap kejadian kami langsung berkoordinasi dengan Polres setempat,” ujar Sony.

Sony menegaskan, selama sembilan bulan program MBG berjalan, tidak ada temuan bahwa keracunan terjadi karena kesengajaan. Mayoritas kasus masih dalam tahap penyelidikan dan membutuhkan klarifikasi dari pengelola SPPG.

Baca Juga :  Kenali 8 Jenis Sertifikat Tanah di Indonesia dan Kekuatan Hukumnya

“Silakan dicek, sebagian besar pengelola SPPG diminta bolak-balik ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Namun sampai saat ini, tidak ada yang dipidanakan,” ucapnya.

BGN juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban keracunan MBG ditanggung sepenuhnya oleh lembaga. Dana darurat, termasuk pos operasional, digunakan agar tidak membebani masyarakat.

“Kami tidak membebankan biaya kepada orang tua, sekolah, maupun pemerintah daerah. Rumah sakit cukup menghubungi BGN, dan kami yang akan menanggung penuh,” jelas Sony. (Tim)

Berita Terkait

Tekan Konsumsi BBM, Sekolah Daring & ASN WFA Mulai April 2026
5 Tradisi Lebaran Unik di Indonesia yang Penuh Makna
Prabowo Gaspol Renovasi 300 Ribu Sekolah dalam 5 Tahun
Target Ekonomi 8%, Prabowo Andalkan Program Serap Jutaan Tenaga Kerja
Veda Ega Pratama Podium Moto3 Brasil 2026, Naik ke Posisi 3 Klasemen
Prabowo Tegaskan RI Tak Janji Dana USD 1 Miliar untuk Board of Peace
Arus Balik Lebaran 2026: Ini Jadwal One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap
Status Yaqut Berubah Jadi Tahanan Rumah, Ini Penjelasan KPK
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WIB

Tekan Konsumsi BBM, Sekolah Daring & ASN WFA Mulai April 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 18:00 WIB

5 Tradisi Lebaran Unik di Indonesia yang Penuh Makna

Senin, 23 Maret 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Gaspol Renovasi 300 Ribu Sekolah dalam 5 Tahun

Senin, 23 Maret 2026 - 16:00 WIB

Target Ekonomi 8%, Prabowo Andalkan Program Serap Jutaan Tenaga Kerja

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:00 WIB

Prabowo Tegaskan RI Tak Janji Dana USD 1 Miliar untuk Board of Peace

Berita Terbaru

Ilustrasi harga iPhone terbaru.(Blibli - Apple Authorized Reseller Flagship Store)

Tech & Game

Harga iPhone Terbaru Maret 2026 Naik, Ini Daftar Lengkapnya

Senin, 23 Mar 2026 - 19:00 WIB


HomeBisnisEkonomi
5 Tradisi Unik Lebaran di Indonesia
Ini 5 tradisi unik Lebaran di berbagai daerah di Indonesia.Septian Deny
Oleh
Septian Deny
Diterbitkan 23 Maret 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
20160708-Keraton Surakarta Gelar Tradisi Grebeg Syawal-Surakarta
Perbesar
Warga memperebutkan sesaji gunungan pada acara Grebeg Syawal di halaman Masjid Agung Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/7). Grebeg Syawal merupakan tradisi Keraton Kasunanan Surakarta untuk merayakan Idul Fitri. (Liputan6.com)

Nasional

5 Tradisi Lebaran Unik di Indonesia yang Penuh Makna

Senin, 23 Mar 2026 - 18:00 WIB

Presiden Prabowo mengucapkan (Biro Pers Istana)

Nasional

Prabowo Gaspol Renovasi 300 Ribu Sekolah dalam 5 Tahun

Senin, 23 Mar 2026 - 17:00 WIB