Sopir Travel Safa Marwa Bantah Turunkan Penumpang Sembarangan, Begini Kronologinya

Beda Keterangan Antara Pihak Keluarga dan Sopir Travel

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Sopir Travel Turunkan Penumpang. Gemini

Ilustrasi - Sopir Travel Turunkan Penumpang. Gemini

SUNGAI PENUH, Britainaja – Sopir Travel Safa Marwa akhirnya membeberkan kronologi sebenarnya mengenai insiden penanganan penumpang wanita berinisial P di kawasan Rawang. Penjelasan resmi ini menjawab kabar viral yang menyebutkan pihak travel menurunkan P sendirian di tengah guyuran hujan.

Perpindahan Penumpang Sesuai Prosedur Rute

Jaka, sopir pertama yang mengangkut P, menjelaskan bahwa proses pemindahan penumpang di Desa Pulau Sangkar berjalan sesuai prosedur operasional standar. Langkah ini bertujuan agar pembagian rute sesuai dengan tujuan akhir setiap penumpang.

Wilayah Kabupaten Kerinci sangat luas. Pihak travel sengaja membagi armada dari Desa Pulau Sangkar ke beberapa titik rute, seperti Air Hangat Timur, Sungai Penuh, dan Keliling Danau demi kenyamanan seluruh penumpang.

Sejak awal keberangkatan, P menyatakan tujuan akhirnya adalah Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur. Karena rute armada Jaka searah dengan lokasi tersebut, P tetap berada di dalam mobil utama tanpa perlu berpindah armada di Pulau Sangkar.

Perubahan Tujuan Akhir di Tengah Jalan

Namun, situasi berubah saat perjalanan berlangsung. Penumpang P mendadak meminta turun di tempat lain, yakni Simpang Tiga Rawang. Keputusan mendadak ini membuat Jaka harus memindahkan P ke mobil lain pimpinan sopir bernama Yar, yang memang memiliki trayek khusus menuju arah Rawang.

Baca Juga :  Kode Redeem Genshin Impact 13 Februari 2026: Primogem Melimpah Menjelang Patch 4.7

Jaka menegaskan bahwa seandainya P menyampaikan tujuan ke Koto Lolo sejak awal keberangkatan, pihak agen tentu memindahkannya ke armada yang mengambil rute langsung ke sana.

Pengakuan Sopir Kedua: Tetap Menunggu Penjemput

Sopir kedua, Yar, juga memberikan keterangan selaras. Setelah penumpang berpindah ke mobilnya, P mengabarkan bahwa sang kakak akan menjemputnya di Simpang Tiga Rawang. Yar kembali memastikan titik pasti penjemputan saat kendaraan memasuki kawasan Tanah Kampung menuju Tanjung Rawang.

Kala itu, P menyebut tempat penjemputan berada di salah satu minimarket kawasan Rawang. Namun, persis di jembatan simpang Tanjung Rawang, P mendadak mengubah permintaan lagi dan ingin diantar ke Koto Lolo. Padahal, rute tersebut sudah keluar dari jalur trayek mobil Yar.

Yar sempat menawarkan solusi agar P menunggu sebentar karena dirinya harus mengantar penumpang lain terlebih dahulu. Namun, P meyakinkan bahwa sang kakak sudah hampir tiba di Rawang. Karena alasan itu, Yar memutuskan berhenti di sebuah bengkel arah Pemancar Rawang.

Sopir menegaskan bahwa armada tidak langsung pergi begitu P turun dari kendaraan. Pihak sopir memilih tetap memarkirkan mobil dan menunggu kedatangan kakak penumpang.

Baca Juga :  Klaim Item Gratis! Daftar Kode Redeem Lands of Jail Terbaru Januari 2026

“Kami tetap memarkir armada di lokasi tersebut untuk memastikan penjemput datang. Kami tidak pernah meninggalkannya begitu saja,” tegas Yar saat memberikan klarifikasi.

Penjelasan Terkait Tangisan Penumpang

Sekitar lima menit menunggu, beberapa penumpang lain mulai mendesak agar perjalanan segera berlanjut karena mereka harus sampai ke tujuan tepat waktu. Yar menduga P menangis lantaran mendengar desakan dari para penumpang lain tersebut.

Meski situasi mendesak, para sopir menegaskan tetap bertahan di lokasi sampai kakak P benar-benar datang menjemput. Setelah memastikan P aman bersama pihak keluarga, armada baru kembali melanjutkan perjalanan.

Keterangan Berbeda dari Pihak Keluarga

Sebelumnya, kakak kandung P, Rifki Dermawan, menyampaikan rasa kecewa atas pelayanan Travel Safamarwa. Rifki mengklaim pihak travel menurunkan adiknya di kawasan Rawang saat situasi hujan deras, padahal ia telah meminta sopir menunggu sampai lokasi penjemputan.

Rifki juga mengaku telah memohon agar adiknya diantar langsung ke Koto Lolo atau diturunkan di minimarket terdekat untuk berteduh, namun permintaan tersebut tidak terpenuhi oleh pengemudi. (Tim)

Berita Terkait

Tunjangan Profesi Terancam! Kota Sungai Penuh Hadapi Lonjakan Jumlah Guru
Resmi Dilantik, Winda Rahayu Ajak Pengurus DWP Sungai Penuh Tebar Manfaat untuk Masyarakat
Sungai Penuh Rancang Tata Ruang Terintegrasi Demi Kota Lebih Tertata
Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan
OPD Wajib Patuh, Pemkot Sungai Penuh Setop Rekrut Honorer Baru
Datangi Kementerian LH, Wako Alfin Pacu Pembangunan dan Wisata Sungai Penuh
Momen Haru Penyerahan Siswa Baru di MTsN 1 Kota Sungai Penuh
BKPSDM Sungai Penuh Intai ASN yang Cuma Numpang Absen
Berita ini 432 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:03 WIB

Sopir Travel Safa Marwa Bantah Turunkan Penumpang Sembarangan, Begini Kronologinya

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:04 WIB

Tunjangan Profesi Terancam! Kota Sungai Penuh Hadapi Lonjakan Jumlah Guru

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:54 WIB

Resmi Dilantik, Winda Rahayu Ajak Pengurus DWP Sungai Penuh Tebar Manfaat untuk Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:45 WIB

Sungai Penuh Rancang Tata Ruang Terintegrasi Demi Kota Lebih Tertata

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:59 WIB

Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan

Berita Terbaru