Skandal Batu Bara PLTU, Polisi Sita Emas dan Uang Tunai Rp540 Miliar

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi kembali melanjutkan penggeledahan terkait ketiga kasus dugaan korupsi yang tengah diusut di ruko, kawasan Cipete, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026). (Beritasatu.com)

Polisi kembali melanjutkan penggeledahan terkait ketiga kasus dugaan korupsi yang tengah diusut di ruko, kawasan Cipete, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026). (Beritasatu.com)

JAKARTA, Britainaja — Rangkaian penggeledahan besar-besaran yang dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat sukses menyedot perhatian publik di seluruh Indonesia.

Selain mengamankan berhasil uang tunai dan emas batangan senilai ratusan miliar rupiah, operasi ini juga menjadi sorotan tajam karena adanya dinamika yang tidak biasa antarlini aparat penegak hukum di lapangan.

Penyidikan ini membidik dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) serta tiga kasus besar lainnya. Meski muncul berbagai spekulasi di masyarakat, pihak Polri, Kejaksaan Agung, maupun TNI kompak menegaskan bahwa setiap institusi bergerak sesuai kewenangan masing-masing tanpa ada benturan kepentingan.

Awal Mula Krisis Listrik Berujung Penyidikan

Langkah Kortas Tipidkor Polri mengusut kasus ini bermula dari laporan gangguan pasokan listrik. Direktur Penindakan Kortas Tipidkor Polri, Brigjen Robertus Yohanes De Deo, menjelaskan bahwa penyidik menemukan indikasi kuat penyimpangan dalam pengadaan batu bara yang melibatkan PT OBP dan PT BRA.

“Penyimpangan ini mengganggu pasokan batu bara ke sejumlah PLTU hingga memicu pemadaman listrik (blackout) di berbagai wilayah,” ujar Robertus dalam konferensi pers di Bareskrim Polri.

Bergerak cepat, tim gabungan Kortas Tipidkor Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya langsung menyisir 12 lokasi berbeda. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, memastikan timnya menjalankan seluruh proses penggeledahan dan penyitaan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan kesaksian warga setempat.

Baca Juga :  Kekhawatiran Meluasnya Tambang Nikel Ancam Keberlanjutan Wisata Raja Ampat

Temuan Fantastis di Kafe dan Rumah Mewah

Dari lokasi pertama di Kafe De’Clan Signature dan Koin Money Changer di daerah Cipete, polisi mengamankan uang tunai senilai Rp67,2 miliar dalam pecahan Rupiah, Dolar AS, dan Dolar Singapura.

Namun, kejutan terbesar berada di sebuah rumah mewah kawasan Sentul, Bogor. Di sana, petugas menemukan 74 kilogram emas batangan, uang tunai 4,7 juta Dolar AS, serta 14 juta Dolar Singapura. Jika ditotal, nilai aset di rumah Sentul tersebut mencapai Rp476 miliar. Secara keseluruhan, polisi berhasil menyita barang bukti senilai total Rp540 miliar.

Kepala Kortas Tipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, menegaskan bahwa jajarannya akan terus mengawal kasus ini demi menindaklanjuti arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait pemberantasan korupsi skala besar.

Dinamika Kehadiran TNI dan Jaksa di Lapangan

Suasana sempat menghangat saat puluhan prajurit TNI bersenjata lengkap menjaga kediaman Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Jakarta Selatan.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Muhammad Nas, langsung memberikan klarifikasi resmi. Beliau menjelaskan bahwa Kejaksaan Agung secara resmi meminta bantuan pengamanan tersebut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Negara terhadap Jaksa.

“Pengamanan ini murni prosedur perlindungan negara dan tidak berkaitan dengan isu luar. Proses hukum sepenuhnya berada di bawah kewenangan rekan-rekan Polri,” urai Nas.

Baca Juga :  Menyibak Pesona Bawah Laut Bunaken, Ini Estimasi Biaya Snorkeling Wajib Tahu

Terkait kabar miring mengenai kedatangan sejumlah oknum TNI ke markas Polda Metro Jaya pada Kamis dini hari, pihak TNI memastikan informasi tersebut tidak benar dan cenderung provokatif. Pihak kepolisian sendiri menjelaskan bahwa koordinasi di lapangan berjalan baik setelah penyidik memaparkan bukti-bukti kuat yang mereka miliki kepada pihak-pihak terkait.

Perburuan Bukti Terus Berlanjut

Hingga Jumat dini hari, polisi terus memperluas area penggeledahan ke titik ke-13, yaitu deretan ruko di Jalan Asem II, Cipete Selatan. Petugas bahkan harus mendatangkan ahli kunci dan mesin gerinda untuk membuka akses ke lantai atas ruko yang terkunci rapat. Dari lokasi ini, petugas membawa sejumlah dokumen penting dan perangkat komputer.

Selain ruko tersebut, penyidik juga menggeledah sejumlah kantor swasta dan kediaman pribadi milik terduga pelaku di wilayah Cengkareng, Kelapa Gading, Petojo, Tangerang Selatan, hingga kawasan elite Mega Kuningan dan Apartemen Pacific Place.

Selain mengusut inti kasus korupsi batu bara, pengelolaan PT Asabri periode 2020-2025, dan utang piutang korporasi, tim penyidik kini mulai melacak aliran dana tersebut untuk menjerat para pelaku dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Keseriusan aparat dalam membongkar kasus ini diharapkan mampu memulihkan kerugian negara sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi nasional. (Tim)

Berita Terkait

Profil Rachmat Gobel, Pengusaha dan Politisi Senior Yang Meninggal Dunia
Telkomsel Rilis Paket Internet Khusus Kurir SiCepat, Sediakan Kuota Sampai 46 GB
Ini Daftar Lengkap 10 Bansos Pemerintah Yang Akan Cair Juli 2026
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Alasan Kemhan Wajibkan Calon Manajer Koperasi Merah Putih Ikut Latsarmil
Siap-Siap! Pendaftaran Program Magang Nasional Buka Mulai Juli 2026
5 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Gugur dalam Tugas saat Latsarmil
Ini Daftar Lengkap 190 Kapolres se-Indonesia yang Dirotasi Kapolri
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:01 WIB

Profil Rachmat Gobel, Pengusaha dan Politisi Senior Yang Meninggal Dunia

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:01 WIB

Skandal Batu Bara PLTU, Polisi Sita Emas dan Uang Tunai Rp540 Miliar

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:05 WIB

Telkomsel Rilis Paket Internet Khusus Kurir SiCepat, Sediakan Kuota Sampai 46 GB

Senin, 6 Juli 2026 - 16:30 WIB

Ini Daftar Lengkap 10 Bansos Pemerintah Yang Akan Cair Juli 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:08 WIB

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Berita Terbaru