Britainaja – Bagi pecinta aktivitas bawah air seperti snorkeling atau diving, Taman Nasional Bunaken di Sulawesi Utara adalah destinasi yang wajib masuk daftar kunjungan. Kawasan yang terletak di Teluk Manado ini tersohor secara global berkat keindahan biota lautnya yang memesona.
Pengalaman menyelami keindahan Bunaken ini di rasakan langsung oleh penulis saat berkunjung ke Manado beberapa waktu lalu. Mengunjungi ibu kota Sulawesi Utara terasa kurang lengkap tanpa menyambangi surga bahari yang ikonik ini.
Akses menuju Bunaken terbilang mudah karena lokasinya hanya sekitar 20 kilometer (km) dari pusat Kota Manado. Bagi wisatawan yang menginginkan kemudahan akses, menginap di akomodasi terdekat seperti Grand Luley Manado bisa menjadi pilihan.
Hotel ini tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga menyediakan paket wisata snorkeling dan diving langsung ke Bunaken. Perjalanan di mulai dari dermaga hotel yang berlokasi di Jalan Tongkaina, Kecamatan Bunaken, Manado.
Meskipun sempat dilanda hujan badai pada malam hari, pagi harinya kawasan tersebut menyambut dengan cuaca cerah. Namun, menurut Kapten speed boat, Rizki Loho, kondisi perairan Laut Sulawesi (Celebes) saat itu cukup bergelombang, membuat perjalanan sedikit menantang.
Spot Ramah Pemula di Timur Point
Rombongan di arahkan menuju Timur Point, salah satu lokasi snorkeling utama di Bunaken. Menurut Gerry Dalawa, pemandu sekaligus awak kapal, Timur Point menawarkan pemandangan terumbu karang yang masih terjaga dengan baik.
“Di sini karangnya masih bagus. Kita bisa lihat ikan-ikan yang banyak, seperti tiger fish, butterfly fish, penyu juga masih banyak di sini,” jelas Gerry. Ia menambahkan bahwa ciri khas area ini adalah formasi wall (dinding) yang sangat khas, dengan area snorkeling berada di antara dinding karang dan area dataran (plate area). Spot ini di klaim sangat cocok untuk para pemula.
Tak lama setelah penjelasan singkat, kapal pun tiba di Timur Point. Kami langsung di sambut birunya air laut yang jernih. Setelah peralatan terpasang, pemandangan fantastis langsung tersaji di bawah permukaan. Terumbu karang yang indah membentang luas, di hiasi oleh kawanan ikan berwarna-warni yang berenang berkelompok.
Saat snorkeling, wisatawan di anjurkan untuk selalu menggunakan pelampung dan menjaga jarak dengan kelompok. Hal penting lainnya, hindari menginjak atau menyentuh karang, selain untuk menjaga kelestarian, ini juga demi menghindari risiko terluka.
Selain Timur Point, Bunaken memiliki beberapa spot snorkeling menarik lainnya, seperti Lekuan, Ron’s Point, dan Siladen Jetty.
Jelajah Pulau dan Estimasi Biaya
Aktivitas lain yang bisa di lakukan di kawasan ini adalah island hopping. Wisatawan dapat menyeberang ke Pulau Siladen yang dikenal dengan pantai berpasir lembut dan sejumlah resor yang siap menampung pengunjung. Sementara di Pulau Bunaken, tersedia warung makan, minuman, serta lapak pedagang yang menjual berbagai suvenir khas.
Bagi wisatawan yang baru pertama kali merencanakan liburan ke sini, tentu muncul pertanyaan mengenai biaya yang harus di siapkan. Anggaran untuk snorkeling di Bunaken umumnya mencakup biaya transportasi speed boat, tiket masuk kawasan, dan biaya dokumentasi (opsional).
Berdasarkan pengalaman menginap di Grand Luley Manado, tarif speed boat dari dermaga Guzumi Jetty ke Bunaken di perkirakan sekitar Rp 175.000 per orang, dengan kapasitas maksimal 10 orang.
Pihak hotel juga menawarkan paket snorkeling terusan yang di mulai dari Rp 400.000 per orang. Harga ini sudah mencakup tarif speed boat, jasa pemandu dan kru, air minum, biaya tiket masuk Taman Nasional, jaket pelampung, dan asuransi keselamatan.
Untuk mendapatkan layanan ini, wisatawan bisa mendaftar di resepsionis atau langsung ke Luley Dive Centre yang berada di area hotel. Penting untuk di catat, biaya tersebut belum termasuk layanan dokumentasi foto atau video bawah air yang memerlukan biaya tambahan sekitar Rp 350.000. (Tim)









