Britainaja – Bagi sebagian besar umat Islam, duduk sejenak untuk berzikir dan berdoa setelah salat fardhu sudah menjadi tradisi spiritual yang melekat. Dari sekian banyak pilihan zikir, melantunkan sholawat menjadi salah satu amalan utama yang sangat Rasulullah SAW anjurkan.
Secara bahasa, sholawat merupakan bentuk jamak dari kata shalla yang berarti doa. Ketika kita bersholawat, kita sedang mengirimkan doa dan pujian untuk Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk ibadah sekaligus pengagungan kepada Allah SWT.
Allah SWT bahkan menegaskan perintah ini secara langsung dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)
Imam Al-Qurthubi dalam kitab tafsirnya menjelaskan bahwa para ulama sepakat mengenai kewajiban bersholawat kepada Nabi, minimal sekali seumur hidup. Sementara dalam keseharian, hukum mengamalkannya adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan).
Lalu, apa saja manfaat nyata yang akan Anda rasakan jika rutin membaca sholawat minimal 3 kali setiap selesai sholat? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
7 Manfaat Membaca Sholawat 3x Setelah Sholat
1. Memanen Rahmat Sepuluh Kali Lipat dari Allah SWT
Meskipun tidak ada hadis sahih khusus yang membatasi angka tiga kali setelah salat, mengamalkannya dalam jumlah tersebut tetap mendatangkan pahala yang melimpah. Allah SWT menjanjikan balasan langsung bagi siapa saja yang bersholawat kepada kekasih-Nya.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)
Bayangkan, jika Anda membaca sholawat tiga kali, Allah SWT akan melimpahkan rahmat, pujian, dan keberkahan-Nya hingga tiga puluh kali lipat untuk Anda.
2. Membuka Jalan Keselamatan Dunia dan Akhirat
Membaca sholawat bukan sekadar rutinitas tanpa makna, melainkan jalur cepat untuk meraih keselamatan hidup. Dalam buku Sholawat Jalan Selamat, para ulama menjelaskan bahwa amalan ini secara aktif menjaga pelakunya dari petaka dunia dan azab akhirat. Membiasakan diri membaca sholawat 3 kali pasca-sholat fardhu menjadi langkah awal yang konsisten untuk membangun kebiasaan mulia ini.
3. Mengikis Dosa dan Mengangkat Derajat
Manusia tentu tidak luput dari khilaf dan dosa. Kabar baiknya, sholawat yang mengalir dari rasa cinta tulus kepada Rasulullah SAW mampu menjadi magnet ampunan dari Allah SWT. Rasulullah SAW menegaskan bahwa satu kali sholawat tidak hanya mendatangkan sepuluh rahmat, tetapi juga menghapus sepuluh kesalahan dan mengangkat derajat kita sepuluh tingkat lebih tinggi (HR. An-Nasa’i).
4. Menjadi Kunci Pengabul Doa
Pernahkah Anda merasa doa Anda tertahan? Bisa jadi karena Anda melupakan adab penting ini. Rasulullah SAW pernah menegur seseorang yang berdoa secara tergesa-gesa tanpa memuji Allah dan bersholawat.
Para ulama, termasuk Imam Ibnul Qayyim dalam Jala’ul Afham, menganjurkan kita untuk mengapit doa dengan sholawat. Membaca sholawat sebelum dan sesudah berdoa bertindak sebagai pelicin yang mengantarkan doa kita langsung ke hadirat Allah SWT.
5. Mengamankan Syafaat Rasulullah di Hari Kiamat
Siapa yang tidak ingin mendapatkan pertolongan Rasulullah SAW di hari yang paling menegangkan kelak? Sholawat adalah tiket utamanya.
“Orang yang paling berhak mendapatkan syafaatku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. At-Tirmidzi)
Jika Anda konsisten membaca sholawat 3 kali setelah lima waktu salat, Anda sudah mengantongi minimal 15 sholawat dalam sehari. Langkah kecil ini memperbesar peluang Anda untuk meraih syafaat beliau.
6. Menarik Keberkahan dan Kelapangan Rezeki
Para ulama menekankan bahwa memperbanyak sholawat secara umum menjadi magnet datangnya berbagai kebaikan materi maupun spiritual. Ketika sahabat Ubay bin Ka’ab berniat memperbanyak sholawat, Rasulullah SAW memberikan jaminan: “Jika demikian, segala kegundahanmu akan dicukupkan dan dosamu akan diampuni.” (HR. At-Tirmidzi). Kalimat “dicukupkan” ini mencakup kemudahan urusan, kelapangan hidup, dan aliran rezeki yang berkah.
7. Menjadi Obat Spiritual yang Menenangkan Hati
Saat pikiran penat dan hati gelisah, sholawat hadir sebagai obat penenang jiwa yang paling mujarab. Aktivitas ini menyambungkan batin seorang mukmin dengan sang Nabi. Karena sholawat merupakan bagian dari zikir, ia otomatis menghadirkan kedamaian jiwa sesuai janji Allah dalam Surat Ar-Ra’d ayat 28 bahwa hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram.
3 Pilihan Bacaan Sholawat Pendek untuk Amalan Harian
Anda tidak perlu khawatir jika belum menghafal teks sholawat yang panjang. Anda bisa mengamalkan tiga pilihan sholawat pendek yang praktis namun berbobot ini:
1. Sholawat Jibril (Paling Singkat)
Sholawat ini sangat cocok untuk Anda yang memiliki mobilitas tinggi namun ingin tetap istiqamah berzikir. Banyak ulama mengaitkan sholawat ini dengan kemudahan urusan rezeki.
- Arab: صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد
- Latin: Shallallāhu ‘alā Muhammad
- Artinya: “Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad.”
2. Sholawat Ibrahimiyah (Versi Pendek)
Kalimat ini serupa dengan bacaan saat kita duduk tasyahud akhir. Mengamalkannya 3 kali setelah Subuh dan Maghrib menyimpan keutamaan yang sangat besar.
- Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
- Latin: Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā Muhammad wa ‘alā āli sayyidinā Muhammad
- Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga junjungan kami Nabi Muhammad.”
3. Sholawat Fatih (Pembuka Kebaikan)
Masyarakat muslim sering mengamalkan sholawat ini sebagai wasilah (perantara) untuk memohon kesembuhan, ketenangan batin, serta pembuka pintu-pintu kebaikan yang sempat tertutup.
- Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ Lِمَا سَبَقَ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
- Latin: Allāhumma shalli wa sallim wa bārik ‘alā sayyidinā Muhammad al-fātih limā ughliqa wa al-khātim limā sabaqa wa al-hādī ilā ṣirāthin mustaqīm
- Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan, dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, pembuka apa yang tertutup, penutup apa yang telah lalu, dan petunjuk ke jalan yang lurus.”
FAQ: Tanya Jawab Seputar Amalan Sholawat Setelah Salat
Apakah membaca sholawat 3 kali setelah salat sudah cukup untuk mendapat keutamaan?
Tentu saja sudah cukup dan bernilai pahala. Namun, mengamalkannya dalam jumlah yang lebih banyak tentu akan melipatgandakan keutamaan yang Anda terima. Kuncinya terletak pada konsistensi.
Kapan waktu terbaik untuk mengamalkannya?
Segera setelah Anda mengucapkan salam, sebelum Anda beranjak atau mengubah posisi duduk secara drastis. Habib Novel Alaydrus menyarankan agar kita tidak terburu-buru berdiri setelah salat agar hajat kita lebih cepat Allah terima. Waktu setelah Subuh, Ashar, dan Maghrib memiliki kekhasan tersendiri yang sangat utama.
Apakah saya harus membaca sholawat dengan lafal tertentu?
Tidak wajib. Anda bebas memilih redaksi sholawat mana saja, baik yang pendek maupun panjang. Allah menilai ketulusan niat, rasa cinta, dan keikhlasan Anda saat melantunkannya.
Bagaimana jika saya hanya hafal Sholawat Jibril saja?
Itu sudah sangat bagus! Kalimat Shallallāhu ‘alā Muhammad sangat bertenaga untuk membuka pintu rahmat. Amalan ringan yang konsisten jauh lebih Allah cintai daripada amalan berat yang hanya Anda lakukan sesekali.
Mana yang lebih utama, membaca sholawat sendiri atau berjamaah?
Kedua cara ini sama-sama mendatangkan pahala. Membaca sendiri melatih kekhusyukan pribadi, sementara membaca bersama-sama (berjamaah) dalam sebuah majelis bisa memompa semangat spiritual dan menyatukan energi doa untuk meraih hajat tertentu secara kolektif. (Tim)






