Kisah Haru Fadli, Kernet Bus ALS yang Selamat dari Tragedi Maut Muratara

Kesaksian Pilu dari Balik Kaca Bus

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kernet Bus ALS, Muhamad Fadli (29), menjadi satu dari empat korban selamat dalam kecelakaan maut Bus ALS dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).

Kernet Bus ALS, Muhamad Fadli (29), menjadi satu dari empat korban selamat dalam kecelakaan maut Bus ALS dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).

Britainaja – Raut trauma masih membekas di wajah Muhamad Fadli (29). Pria asal Sibolga ini merupakan satu dari sedikit orang yang berhasil memeluk kembali kesempatan hidup setelah kecelakaan hebat menimpa Bus ALS dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Musi Rawas Utara, Rabu (6/5/2026).

Meski menderita luka di kaki dan lengan, Fadli tetap bersyukur karena Tuhan memberinya jalan untuk keluar dari maut.

Detik-Detik Menegangkan di Jalur Lintas

Rabu siang itu, bus yang membawa 18 orang tersebut sedang menempuh perjalanan jauh dari Semarang menuju Medan. Saat melintasi wilayah Karang Jaya, sopir bus mencoba menghindari lubang di jalanan. Namun, dari arah berlawanan, sebuah truk tangki BBM melaju kencang.

Benturan keras tak terelakkan. Bagian tengah kedua kendaraan besar itu saling menghantam hingga memicu ledakan api yang cepat membesar.

“Tabrakan terjadi di bagian tengah, sehingga saya tidak terjepit. Saya langsung melihat kaca depan pecah dan segera melompat keluar karena pintu sudah macet total,” kenang Fadli dengan suara bergetar.

Baca Juga :  Panduan Intermittent Fasting untuk Pemula agar Aman dan Efektif

Berpacu dengan Asap Hitam

Fadli menceritakan bahwa saat kejadian, mayoritas penumpang sedang terlelap. Suasana tenang seketika berubah menjadi horor saat asap hitam pekat dan jago merah mulai melalap kabin bus.

Setelah berhasil keluar lewat kaca depan, Fadli segera berlari ke arah belakang bus sembari memberi aba-aba. Aksinya ini diikuti oleh tiga penumpang lain yang juga berhasil menyelamatkan diri tepat sebelum api melahap seluruh badan bus. Sayangnya, belasan rekan perjalanan mereka terjebak di dalam dan tidak sempat menyelamatkan diri.

Data Korban dan Kondisi Terkini

Tragedi memilukan ini merenggut 16 nyawa, termasuk sopir bus, kru, serta pengemudi truk tangki. Saat ini, tim DVI Polri masih mengidentifikasi jenazah para korban di RS Bhayangkara Moh Hasan, Palembang.

Berikut adalah daftar korban yang berhasil dievakuasi:

Korban Meninggal Dunia:

  • Aryanto (49): Pengemudi Truk Tangki (Lubuk Linggau).

  • Martoni (48): Penumpang Truk Tangki (Muratara).

  • Alif (44): Sopir Bus ALS (Jawa Tengah).

  • Saf (50) & Maleh (42): Kru Bus ALS (Medan).

  • Satu Keluarga: Aldi Sulistiawan, Rani (Istri), dan Bela (Balita).

  • Penumpang Lain: Relodo, Zulkifli, Celinton, Hisyamsiah Bachri, Sukardi, Salim, Budiyanto, dan Barhul Ulum.

Baca Juga :  Belanda Serahkan 28 Ribu Fosil Dubois ke Indonesia

Korban Selamat (Sedang dalam Perawatan):

  1. Jumiatun (35): Warga Pati (Luka bakar).

  2. Ngadiono (44): Warga Pati (Luka bakar).

  3. M. Fahrul Hubaidi (31): Warga Tegal (Luka bakar).

  4. Muhamad Fadli (29): Kernet Bus (Luka ringan, diperbolehkan pulang).

Perjalanan Jauh yang Berakhir Duka

Bus ALS ini memulai perjalanannya dari Semarang pada 2 Mei 2026. Sebelum kejadian, mereka sempat beristirahat dan mengisi BBM di Kota Lubuklinggau. Meski kendaraan sempat mengalami kendala teknis kecil di perjalanan, sopir telah memperbaikinya dan melanjutkan perjalanan menuju Medan sebelum akhirnya takdir berkata lain di kilometer Jalinsum Muratara.

Kini, doa mengalir bagi para korban yang telah berpulang dan dukungan penuh diberikan bagi mereka yang tengah berjuang pulih di RSUD Rupit. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan menghadapi cobaan berat ini. (Tim)

Berita Terkait

Siap-Siap! Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini Menyapa pada Agustus 2027
Sosok Sudaryono Yang Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN
Ini Alasan Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN
Profil Dody Hanggodo: Dari Pengusaha Sawit Kini Jadi Menteri PU yang Viral
BLT Dana Desa Tahap 3 Cair Bulan Ini, Ini Cara Ambil Bantuan Rp900 Ribu
Kisah Haru di Balik Nama Bayi Muhammad MBG Subianto dan Alasan Disdukcapil Wonosobo
Sentilan Keras DPR: ASN Jangan Cuma Datang, Absen, dan Ngopi
Lowongan Kerja BPJS Kesehatan 2026: Cari Anggota Komite Non Dewan Pengawas, Daftar Sebelum 18 Juli
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:09 WIB

Siap-Siap! Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini Menyapa pada Agustus 2027

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:30 WIB

Sosok Sudaryono Yang Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:52 WIB

Ini Alasan Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:03 WIB

Profil Dody Hanggodo: Dari Pengusaha Sawit Kini Jadi Menteri PU yang Viral

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

BLT Dana Desa Tahap 3 Cair Bulan Ini, Ini Cara Ambil Bantuan Rp900 Ribu

Berita Terbaru

Ilustrasi - Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan.

Sungai Penuh

Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:59 WIB

Samsung Galaxy Z Flip 8 & Fold 8 Series. (Duniagames)

Tech & Game

Bocoran Harga Samsung Galaxy Z Flip 8 & Fold 8 Series di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 06:07 WIB