Britainaja – Bagi umat Islam, hari Jumat bukan sekadar akhir pekan biasa. Nabi Muhammad SAW menyebut hari ini sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu segala hari. Momen ini menjadi kesempatan emas untuk mempertebal iman dan membersihkan jiwa dari hiruk-pikuk duniawi.
Melaksanakan shalat Jumat bagi laki-laki adalah kewajiban. Namun, tahukah Anda bahwa menghidupkan amalan sunnah sebelum berangkat ke masjid dapat melipatgandakan pahala? Berikut adalah panduan persiapan lahir dan batin untuk menyambut tamu agung mingguan kita.
Mengapa Persiapan Jumat Begitu Penting?
Allah SWT berpesan dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 9-10 agar kita segera meninggalkan urusan dunia saat azan berkumandang. Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menekankan bahwa perintah ini menunjukkan betapa berharganya kehadiran kita di masjid dengan kondisi terbaik.
Berikut adalah 7 langkah sederhana namun bermakna yang bisa Anda lakukan sebelum melangkah ke masjid:
1. Mandi Jumat: Segarkan Tubuh, Bersihkan Hati
Mandi sebelum berangkat menjadi sunnah yang sangat utama. Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk membersihkan fisik agar badan terasa segar saat beribadah. Langkah ini bukan sekadar mandi biasa, melainkan simbol kesiapan kita menghadap Sang Pencipta.
2. Memakai Wewangian dan Bersiwak
Jumat adalah hari raya bagi kaum muslimin. Maka, tampil harum dan menjaga kebersihan mulut dengan bersiwak (atau menyikat gigi) adalah bentuk adab sosial yang tinggi. Dengan tubuh yang wangi, kita menjaga kenyamanan jamaah lain di sekitar kita.
3. Mengenakan Pakaian Terbaik
Al-Qur’an mengingatkan kita dalam Surah Al-A’raf ayat 31 untuk memakai pakaian indah di setiap memasuki masjid. Pakaian terbaik tidak harus mahal atau baru; cukup pastikan pakaian Anda bersih, rapi, dan menutup aurat dengan sempurna sebagai bentuk penghormatan pada tempat suci.
4. Berangkat Lebih Awal ke Masjid
Usahakan tiba di masjid sebelum khutbah dimulai. Imam Nawawi menjelaskan bahwa berangkat lebih awal menunjukkan keseriusan hati kita dalam menjemput hidayah. Selain itu, Anda memiliki waktu lebih banyak untuk melakukan shalat sunnah Tahiyatul Masjid.
5. Berjalan Kaki Menuju Masjid
Jika jarak rumah dan masjid memungkinkan, cobalah untuk berjalan kaki. Setiap langkah kaki yang Anda ayunkan menuju kebaikan akan menghapus dosa dan meningkatkan derajat di sisi Allah. Perjalanan ini adalah bentuk meditasi ringan sebelum memasuki ruang ibadah.
6. Melangitkan Doa Saat Keluar Rumah
Sebelum kaki melangkah keluar pintu, bacalah doa dengan tulus. Rasulullah SAW mengajarkan doa agar kita terhindar dari sifat riya’ (pamer) dan kesombongan. Mintalah perlindungan dan ampunan agar langkah Anda benar-benar murni mencari ridha-Nya.
Doa Keluar Rumah Menuju Masjid: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan hak orang-orang yang memohon… aku keluar bukan untuk pamer atau sombong, melainkan untuk menjauhi murka-Mu dan mencari ridha-Mu.”
7. Perbanyak Dzikir dan Shalawat
Sembari menunggu imam atau di sepanjang perjalanan, basahi lidah Anda dengan dzikir dan shalawat kepada Nabi. Hari Jumat memiliki waktu-waktu mustajab di mana doa-doa lebih mudah menembus langit dan dikabulkan oleh Allah SWT.
Menghidupkan sunnah-sunnah di atas mengubah rutinitas shalat Jumat menjadi sebuah perjalanan spiritual yang mendalam. Saat kita memperhatikan kebersihan fisik dan kesiapan batin, kita tidak hanya sekadar hadir secara fisik, tetapi hati kita benar-benar “hadir” menyambut panggilan Allah.
Mari jadikan Jumat ini lebih baik dari Jumat sebelumnya. Selamat menjemput keberkahan! (Tim)






