TNI AL Pantau Kapal Perang AS USS Miguel Keith di Selat Malaka

TNI AL Jamin Keamanan Perairan Selat Malaka

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadispenal Laksamana Pertama Tunggul. TNI Angkatan Laut (AL) membenarkan adanya pergerakan kapal perang Amerika Serikat (AS) di kawasan Selat Malaka. (KOMPAS.com)

Kadispenal Laksamana Pertama Tunggul. TNI Angkatan Laut (AL) membenarkan adanya pergerakan kapal perang Amerika Serikat (AS) di kawasan Selat Malaka. (KOMPAS.com)

Britainaja – Kehadiran kapal perang Amerika Serikat, USS Miguel Keith, di kawasan Selat Malaka menarik perhatian publik belakangan ini. Muncul spekulasi bahwa kapal raksasa tersebut sedang menjalankan misi khusus untuk memburu kapal tanker asal Iran di perairan kawasan Indo-Pasifik.

Hasil Pantauan Radar TNI AL

TNI Angkatan Laut (AL) mengonfirmasi pergerakan kapal tersebut melalui sistem pemantauan maritim. Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan bahwa sistem Automatic Identification System (AIS) mendeteksi USS Miguel Keith di perairan timur Belawan pada Sabtu (18/4/2026).

“Sistem AIS menunjukkan USS Miguel Keith berada di timur Belawan pukul 15.00 WIB. Kapal tersebut bergerak ke arah Barat Laut dengan kecepatan 13,1 knots,” ungkap Tunggul.

Baca Juga :  Bangkok Dinobatkan Kota Terbaik Dunia untuk Gen Z 2025

Menghormati Hak Lintas Transit

TNI AL menegaskan bahwa aktivitas armada AS ini masih berada dalam koridor hukum laut internasional. Keberadaan mereka merupakan bagian dari pelayaran internasional yang sah sesuai dengan aturan UNCLOS 1982.

Tunggul menjelaskan bahwa kapal tersebut tengah menggunakan Hak Lintas Transit (Transit Passage). Berdasarkan Pasal 37, 38, dan 39 UNCLOS, Selat Malaka merupakan jalur yang bebas digunakan untuk pelayaran internasional yang menghubungkan laut lepas atau Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Baca Juga :  Skandal Staf Muda Memanas, Menaker AS Lori Chavez-DeRemer Resmi Mundur

Isu Pemburuan Tanker Iran

Meski publik mengaitkan kehadiran USS Miguel Keith dengan operasi militer khusus, pihak TNI AL memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh mengenai detail misi AS tersebut.

Sebelumnya, laporan internasional menyebutkan militer AS berencana memperluas operasi pencegahan maritim. Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, sempat menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas kapal-kapal yang di duga mengangkut minyak ilegal di wilayah Indo-Pasifik, termasuk jalur sibuk Selat Malaka.

Hingga saat ini, TNI AL terus memantau situasi demi menjaga kedaulatan dan keamanan di wilayah perairan Indonesia. (Tim)

Berita Terkait

Kurs Ringgit ke Rupiah Terbaru Hari Ini: 50 MYR Berapa IDR?
Maskapai Wajib Ganti Rugi Rp2,6 Juta Jika Pesawat Telat atau Batal di Vietnam
Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun
Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos
5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan
Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia
Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta
Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:08 WIB

Kurs Ringgit ke Rupiah Terbaru Hari Ini: 50 MYR Berapa IDR?

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:05 WIB

Maskapai Wajib Ganti Rugi Rp2,6 Juta Jika Pesawat Telat atau Batal di Vietnam

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00 WIB

5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan

Berita Terbaru

Ilustrasi 50 Ringgit Malaysia. ist

Internasional

Kurs Ringgit ke Rupiah Terbaru Hari Ini: 50 MYR Berapa IDR?

Rabu, 22 Jul 2026 - 16:08 WIB