Britainaja – Laga perdana Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF Futsal 2026 berakhir dengan pesta gol yang luar biasa. Bermain di GOR Nonthaburi, Thailand, Senin (6/4), skuad Garuda sukses melumat Brunei Darussalam dengan skor telak 7-0. Namun, ada satu nama yang mencuri perhatian publik tanah air: Muhammad Sanjaya.
Pemain berusia 26 tahun ini tampil sangat tajam dan berhasil mencatatkan hattrick ke gawang Brunei. Pencapaian ini terasa semakin spesial karena laga tersebut merupakan penampilan perdananya (caps pertama) bersama tim senior Merah Putih.
Kepercayaan Besar Hector Souto
Pelatih Hector Souto membuat keputusan berani dengan menunjuk Sanjaya sebagai pivot utama dalam turnamen tahun ini. Posisi yang biasanya diisi oleh nama-nama besar seperti Evan Soumilena atau Samuel Eko, kini dipercayakan kepada pemain kelahiran 9 September 1999 tersebut. Sanjaya membayar tuntas kepercayaan itu dengan performa yang klinis di depan gawang lawan.
Sebelum menembus tim senior, Sanjaya memang sudah memiliki bekal pengalaman internasional saat membela Timnas Futsal U-20 di Piala Asia 2019. Kini, ia membawa semangat baru untuk membantu Indonesia mempertahankan gelar juara ASEAN Futsal Championship.
Jejak Karier Unik: Sempat Jajal Sepak Bola Profesional
Menariknya, perjalanan karier Sanjaya tidak melulu di atas lapangan kayu futsal. Pemain yang kini memperkuat Kuda Laut Nusantara FC di Pro Futsal League (PFL) ini tercatat pernah merumput di kompetisi sepak bola profesional Indonesia.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, Sanjaya sempat membela dua klub besar Sumatera:
-
PSPS Pekanbaru (2020-2021): Mengoleksi 8 penampilan dan mencetak 3 gol.
-
Semen Padang FC (2022-2023): Tampil sebanyak 3 kali dan menyumbangkan 1 gol untuk tim Kabau Sirah.
Transisi kembali ke futsal terbukti menjadi langkah yang tepat. Dengan naluri gol yang tajam, Sanjaya kini menjadi senjata rahasia baru bagi lini serang Indonesia. Kemenangan besar atas Brunei ini menjadi modal berharga bagi skuad Garuda untuk menghadapi laga-laga selanjutnya demi mempertahankan takhta juara di Asia Tenggara. (Tim)






