Status Yaqut Berubah Jadi Tahanan Rumah, Ini Penjelasan KPK

KPK Kabulkan Permohonan Keluarga, Pengawasan Tetap Berjalan Meski Tak Lagi di Rutan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, saat dibawa menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (12/3/2026). (Liputan6.com)

Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, saat dibawa menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (12/3/2026). (Liputan6.com)

Britainaja – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengubah status mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menjadi tahanan rumah sejak 19 Maret 2026. Keputusan ini muncul setelah pihak keluarga mengajukan permohonan pada 17 Maret 2026.

KPK mengonfirmasi informasi tersebut pada 21 Maret 2026. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa setiap tahanan memiliki hak untuk mengajukan permohonan serupa, namun penyidik tetap menilai dan memutuskan setiap pengajuan.

Baca Juga :  KPK Pastikan Penyelidikan Proyek Kereta Cepat Whoosh Terus Berjalan

KPK memastikan perubahan status ini bukan karena alasan kesehatan. Penyidik memproses permohonan murni berdasarkan pengajuan keluarga dan pertimbangan internal.

Informasi soal perubahan status Yaqut awalnya beredar di dalam rutan. Sejumlah tahanan menyadari Yaqut tidak lagi terlihat sejak malam 19 Maret 2026, termasuk saat pelaksanaan salat Idul Fitri.

KPK kemudian memastikan bahwa Yaqut memang sudah tidak berada di rutan sejak tanggal tersebut dan kini menjalani tahanan rumah dengan pengawasan ketat.

Baca Juga :  KPK Telusuri Dugaan Uang Mingguan untuk Mantan Dirjen Kemnaker

Sebelumnya, KPK menetapkan Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 pada 9 Januari 2026. Negara disebut mengalami kerugian hingga Rp622 miliar berdasarkan temuan BPK.

KPK sempat menahan Yaqut di Rutan Cabang Gedung Merah Putih pada 12 Maret 2026, setelah hakim menolak gugatan praperadilan sehari sebelumnya.

Kasus ini masih terus berjalan, dan KPK menegaskan proses hukum tetap berlanjut meski status penahanan berubah. (Tim)

Berita Terkait

Arus Balik Lebaran 2026: Ini Jadwal One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap
Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Practice Moto3 Brasil 2026
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Bagikan 7.000 Sembako
Viral 8 Truk Kontainer Diduga Dikawal Oknum TNI, Polisi Tindak di Tol Jakarta-Cikampek
Kapolri Naikkan Pangkat 47 Perwira Tinggi, Achmad Kartiko Jadi Komjen
Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id
AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan
Arus Mudik Tol Cipali Turun Drastis H-1 Lebaran 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:00 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: Ini Jadwal One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:00 WIB

Status Yaqut Berubah Jadi Tahanan Rumah, Ini Penjelasan KPK

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:00 WIB

Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Practice Moto3 Brasil 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:00 WIB

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Bagikan 7.000 Sembako

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00 WIB

Viral 8 Truk Kontainer Diduga Dikawal Oknum TNI, Polisi Tindak di Tol Jakarta-Cikampek

Berita Terbaru

Harga emas hari ini. Harga emas Pegadaian hari ini. Harga emas UBS hari ini. Harga emas hari ini di Pegadaian. Harga emas Galeri 24 hari ini.(Dok Pegadaian)

Finansial

Harga Emas Hari Ini 22 Maret 2026 Stabil, Cek Rinciannya

Minggu, 22 Mar 2026 - 19:00 WIB

Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, saat dibawa menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (12/3/2026). (Liputan6.com)

Nasional

Status Yaqut Berubah Jadi Tahanan Rumah, Ini Penjelasan KPK

Minggu, 22 Mar 2026 - 16:00 WIB

Kode Redeem ML 22 Maret 2026 Terbaru, Buruan Klaim. Ilustrasi AI

Tech & Game

Kode Redeem ML 22 Maret 2026 Terbaru, Buruan Klaim

Minggu, 22 Mar 2026 - 09:00 WIB