Harga Emas Dunia Anjlok Tajam Meski Konflik Iran Memanas

Penurunan Mingguan Emas Terbesar Sejak 2011

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi emas batangan.(PEXELS/JINGMING PAN)

Ilustrasi emas batangan.(PEXELS/JINGMING PAN)

BritainajaHarga emas dunia justru mengalami tekanan tajam meski ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran terus meningkat. Biasanya, situasi konflik mendorong investor mencari aset aman seperti emas, namun kondisi kali ini menunjukkan sebaliknya.

Mengutip data dari Marketwatch, kontrak emas aktif di Comex untuk pengiriman April 2026 ditutup melemah 0,7 persen atau turun 30,80 dolar AS ke level 4.574,90 dolar AS per ounce pada Jumat (20/3/2026). Dalam skala mingguan, harga emas anjlok 9,5 persen, yang menjadi penurunan terbesar sejak September 2011 berdasarkan data dari Dow Jones Market Data.

Tekanan Makro Lebih Dominan

Aakash Doshi dari State Street Investment Management menjelaskan bahwa konflik Iran memang menambah ketidakpastian global. Namun, tekanan dari faktor ekonomi global justru lebih kuat dan menahan kenaikan harga emas.

Salah satu faktor utama datang dari ekspektasi kebijakan suku bunga. Pasar mulai melihat peluang bahwa Federal Reserve akan mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga. Kondisi ini membuat investor beralih dari emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Stagnan di Rp2,9 Jutaan, Jual atau Tahan?

Selain itu, penguatan dolar AS juga ikut menekan harga emas. Saat dolar menguat, harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar negeri sehingga permintaan global ikut melemah.

Sentimen Investor Melemah

Rob Haworth dari US Bank Asset Management menilai minimnya momentum kenaikan harga membuat sentimen investor menurun. Kenaikan suku bunga juga meningkatkan biaya peluang, sehingga emas kurang menarik dibanding aset berbunga.

Di sisi lain, investor juga melakukan aksi ambil untung setelah emas mencatat performa kuat sebelumnya. Dalam kondisi pasar bergejolak, banyak investor menggunakan emas sebagai sumber likuiditas untuk menutup kerugian di aset lain.

Aksi Jual dan Tekanan Pasar

Adrian Ash dari BullionVault menyebut pasar saat ini berada dalam fase kepanikan. Investor melepas aset untuk memenuhi margin call dan mengurangi risiko akibat volatilitas tinggi.

Baca Juga :  OJK Hukum Benny Tjokro Seumur Hidup, Skandal IPO POSA Berujung Denda Rp5,6 Miliar

Ia juga menyoroti perubahan ekspektasi suku bunga AS serta lonjakan indikator risiko pasar yang mendorong aksi jual lebih luas. Emas yang sebelumnya mencatat kenaikan tahunan kuat kini justru menjadi sumber dana cepat bagi investor.

Perak Ikut Tertekan

Tekanan tidak hanya terjadi pada emas. Perak juga mengalami penurunan tajam lebih dari 14 persen dalam sepekan dan ditutup di level 69,66 dolar AS per ounce. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan pasar bersifat luas dan tidak terbatas pada satu komoditas saja.

Penurunan harga emas saat konflik geopolitik menunjukkan bahwa faktor makroekonomi, suku bunga, dan likuiditas pasar saat ini lebih dominan dibanding fungsi emas sebagai aset safe haven. Investor kini lebih fokus pada kebijakan moneter, pergerakan dolar AS, dan kebutuhan likuiditas dalam menghadapi volatilitas global. (Tim)

Berita Terkait

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juni 2026: Cek Tarif di Daerahmu
Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juni 2026: Stabil di Rp2.673.000 per Gram
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 19 Juni 2026 Seluruh Indonesia
Harga Emas Antam Hari Ini Mantap di Angka Rp2,7 Juta, Waktu Tepat untuk Investasi?
Bertabur Bintang! Choi Woo Shik dan Moon Ga Young Siap Menguras Emosi di Drakor ‘Whale Star’
Update Harga BBM Pertamina Terbaru per 18 Juni 2026 Seluruh Indonesia
Harga Emas Antam Hari Ini Kamis 18 Juni 2026: Masih Stabil di Rp2.733.000 per Gram
Harga BBM 17 Juni 2026 Stabil: Cek Tarif Pertamina, Shell & BP
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juni 2026: Cek Tarif di Daerahmu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juni 2026: Stabil di Rp2.673.000 per Gram

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:00 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 19 Juni 2026 Seluruh Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Mantap di Angka Rp2,7 Juta, Waktu Tepat untuk Investasi?

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:00 WIB

Bertabur Bintang! Choi Woo Shik dan Moon Ga Young Siap Menguras Emosi di Drakor ‘Whale Star’

Berita Terbaru

Free Fire. Medcom

Tech & Game

Serbu Kode Redeem FF 20 Juni 2026, Sikat Hadiah Langka Sekarang

Sabtu, 20 Jun 2026 - 06:00 WIB