Warga Muaro Jambi Diserang Beruang Saat Menyadap Karet

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Muaro Jambi Diserang Beruang Saat Menyadap Karet

Warga Muaro Jambi Diserang Beruang Saat Menyadap Karet

Britainaja, Muaro Jambi – Seorang petani karet di Desa Suka Damai, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, mengalami luka serius setelah diserang seekor beruang saat bekerja di kebunnya pada Rabu (29/10/2025) pagi.

Peristiwa nahas itu menimpa Sutini (50), warga RT 07 Dusun Sido Mulyo. Saat kejadian, ia tengah menyadap getah karet bersama suaminya, Priyono. Pasangan tersebut berangkat ke kebun sekitar pukul 09.00 WIB, namun bekerja di lokasi penyadapan yang berbeda.

Menurut keterangan warga, serangan terjadi secara tiba-tiba. Seekor beruang muncul dari semak-semak dan langsung menerkam korban yang tengah fokus bekerja. Sutini berteriak minta tolong, hingga suaminya yang berada tidak jauh dari lokasi mendengar jeritan tersebut.

Baca Juga :  Monadi Lantik Dua Kades PAW, Tekankan Pelayanan Publik dan Kebersihan

“Saya dengar teriakannya dan langsung berlari ke arah sumber suara. Saat tiba, istri saya sudah berlumuran darah,” ungkap Priyono kepada warga yang datang menolong.

Dengan bantuan warga sekitar, korban segera dievakuasi ke rumah bidan di desa setempat. Namun karena luka yang cukup parah di bagian wajah dan paha, Sutini kemudian dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka robek cukup dalam di paha kiri, luka di sekitar mata kiri, serta bekas cakaran pada pipi. Meski kondisinya stabil, pihak keluarga menyebut Sutini masih membutuhkan perawatan intensif.

Baca Juga :  Maling Cabai Bermotor Nekat Beraksi Siang Hari di Kayu Aro Barat, Aksinya Terekam CCTV

Warga sekitar mengaku khawatir dengan kejadian ini. Pasalnya, serangan beruang di kawasan perkebunan jarang terjadi. Mereka berharap pihak berwenang dapat melakukan penyelidikan dan mengamankan satwa liar tersebut sebelum membahayakan warga lain.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) atau aparat setempat terkait keberadaan beruang di wilayah tersebut. Pihak desa mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama bagi petani yang beraktivitas di kebun pada pagi hari.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi warga sekitar kawasan hutan agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. (*)

Berita Terkait

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:51 WIB

Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Senin, 9 Maret 2026 - 11:00 WIB

Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir

Berita Terbaru

Ilustrasi Black Ops 7 Kini Bisa Dimainkan Lewat Ekspresi Wajah dan Suara. Gemini AI

Tech & Game

Black Ops 7 Kini Bisa Dimainkan Lewat Ekspresi Wajah dan Suara

Kamis, 16 Apr 2026 - 09:00 WIB