JAMBI, Britainaja – Polda Jambi terus bergerak cepat mengungkap tabir di balik misteri kematian Brigadir Eko alias EWS, seorang anggota Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).
Kasus yang menyita perhatian publik ini kini memasuki babak baru, di mana penyidik makin intensif mengumpulkan bukti ilmiah serta keterangan para saksi.
Tim Inafis Mabes Polri Lakukan Olah TKP Ulangan
Guna memperkuat proses pembuktian secara ilmiah (scientific crime investigation), Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Mabes Polri mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Jumat (24/7/2026).
Langkah ini menegaskan komitmen kepolisian dalam mengusut kasus secara transparan dan akuntabel. Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, membenarkan kehadiran tim ahli dari Jakarta tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk sabar menantikan hasil analisis mendalam dari para petugas di lapangan.
“Kami meminta publik menanti proses kerja tim di lapangan yang sedang mengumpulkan seluruh bukti penting,” ujar Erlan.
Penyidik Maraton Periksa 13 Saksi Kunci
Untuk merangkai kronologi kejadian secara utuh, tim gabungan Ditreskrimum dan Bidpropam Polda Jambi bekerja maraton memeriksa 13 orang saksi. Tim penyidik menggalai informasi mendalam dari pihak-pihak yang mengetahui atau berada di sekitar lokasi peristiwa.
Saksi-saksi tersebut terdiri dari dua kelompok utama:
-
8 Warga Sipil: Terdiri atas anggota keluarga almarhum, dokter yang menangani pemeriksaan awal, serta warga sekitar TKP.
-
5 Personel Polres Tanjabtim: Merupakan rekan sejawat korban yang memiliki keterkaitan langsung dengan alur penyidikan kasus ini.
“Penyidik menggali keterangan dari delapan warga sipil dan lima personel Polres Tanjabtim untuk mengurai fakta sebenarnya,” jelas Erlan.
Mabes Polri Beri Atensi Khusus
Penanganan kasus ini tidak hanya berjalan di tingkat daerah. Mabes Polri memberikan atensi penuh dengan menerjunkan unsur Bareskrim, Irwasum, hingga Bid Propam untuk mengawal seluruh jalannya pemeriksaan.
Sinergi berbagai unsur markas besar ini bertujuan memastikan seluruh proses hukum berjalan objektif, profesional, dan adil. Polda Jambi berjanji akan segera menyampaikan perkembangan terbaru begitu penyidik merampungkan seluruh olah TKP dan analisis saksi. (Tim)






