Anggaran Belanja Modal Anjlok, TPP ASN Kota Sungai Penuh Terancam Dipangkas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Anggaran Belanja Modal Anjlok, TPP ASN Kota Sungai Penuh Terancam Dipangkas (Foto: Istimewa)

Ilustrasi. Anggaran Belanja Modal Anjlok, TPP ASN Kota Sungai Penuh Terancam Dipangkas (Foto: Istimewa)

Britainaja, Sungai Penuh – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sungai Penuh untuk tahun anggaran 2026 dipastikan akan menghadapi situasi yang sangat menantang. Data menunjukkan bahwa terjadi penurunan drastis pada alokasi belanja modal. Jika tahun ini belanja modal mencapai Rp 135 miliar, maka pada 2026 jumlahnya diperkirakan menyusut hingga tersisa Rp 44 miliar saja.

Kondisi fiskal yang kian sempit ini menimbulkan kekhawatiran besar. Penurunan anggaran pokok tersebut dikhawatirkan akan memicu efek domino yang merugikan, mulai dari terhambatnya pelayanan publik esensial hingga potensi pemangkasan penghasilan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Damrat, merosotnya angka belanja modal ini tidak hanya disebabkan oleh berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat. Pemicu utama lainnya adalah adanya lonjakan kebutuhan pada belanja pegawai.

Salah satu faktor terbesar yang membebani anggaran adalah kewajiban pembayaran gaji bagi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang jumlahnya terus bertambah setiap tahunnya.

Baca Juga :  Oppo A5i Pro 5G Resmi Rilis, Usung Baterai 6000mAh dan Layar 120Hz

“Belanja modal tahun depan hanya tinggal Rp 44 miliar. Ini turun sangat jauh sekali dibandingkan tahun berjalan. Banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bahkan tidak memiliki anggaran yang cukup untuk kebutuhan operasional dasar, bahkan sekadar beli kertas saja tidak ada,” tegas Damrat pada Minggu lalu.

Situasi tekanan anggaran yang masif ini otomatis memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh untuk mengambil langkah penyesuaian yang sulit di berbagai sektor. Salah satu opsi paling krusial yang sedang dipertimbangkan adalah potensi pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN.

Damrat menjelaskan bahwa saat ini proses pembahasan intensif antara pihak eksekutif dan legislatif masih terus berjalan. Namun, sinyal-sinyal untuk melakukan penghematan anggaran, khususnya melalui TPP, terlihat semakin kuat.

Baca Juga :  Pasokan Listrik di Sungai Penuh dan Kerinci Kembali Normal

“Saat ini tim sedang melakukan hitung-hitungan yang cermat. Jika pada akhirnya anggaran yang tersedia tidak mencukupi, maka peluang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN akan dikurangi sangat besar,” jelasnya.

Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi seluruh birokrasi di Kota Sungai Penuh. Di satu sisi, penurunan drastis belanja modal berarti proyek pembangunan fisik pada 2026 akan sangat minim. Di sisi lain, rencana pemangkasan TPP berisiko besar menurunkan semangat dan motivasi kerja ASN, padahal kebutuhan masyarakat akan layanan publik tidak mungkin dihentikan.

Dengan APBD yang semakin cekak, Pemkot Sungai Penuh berada di persimpangan jalan yang sulit. Pemerintah harus memilih antara menjaga stabilitas fiskal daerah atau mempertahankan tingkat kesejahteraan ASN. Masyarakat kini menanti terobosan dan kreativitas Pemkot dalam mengelola keterbatasan anggaran ini tanpa harus mengorbankan kualitas pelayanan publik. (*)

Berita Terkait

Pemkab Kerinci Buka Lelang 7 Jabatan Eselon II, Catat Batas Akhir Pendaftarannya
Persiapan Final! Pelantikan Pengurus SMSI Kerinci-Sungai Penuh Siap Digelar
Tahun 2026 Anggaran Publikasi Media Pemkot Sungai Penuh Naik
Festival Budaya Kerinci 2025 Resmi Ditutup, Monadi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal
Pemkot Segera Serahkan SK PPPK Sungai Penuh Gelombang II
Wako Alfin Puji Progres Revitalisasi Sekolah di Sungai Penuh: Tingkatkan Mutu Pendidikan
Longsor Puncak KM 13 Sungai Penuh: Satu Bangunan Ambruk, Akses Jalan Rawan
Hari Guru Nasional Penuh Haru: SMA 1 Sungai Penuh Kenang Dua Pendidik Teladan yang Berpulang

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:30 WIB

Pemkab Kerinci Buka Lelang 7 Jabatan Eselon II, Catat Batas Akhir Pendaftarannya

Rabu, 10 Desember 2025 - 22:35 WIB

Persiapan Final! Pelantikan Pengurus SMSI Kerinci-Sungai Penuh Siap Digelar

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:06 WIB

Tahun 2026 Anggaran Publikasi Media Pemkot Sungai Penuh Naik

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:04 WIB

Festival Budaya Kerinci 2025 Resmi Ditutup, Monadi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Minggu, 30 November 2025 - 17:58 WIB

Pemkot Segera Serahkan SK PPPK Sungai Penuh Gelombang II

Berita Terbaru