Sungai Penuh Rancang Tata Ruang Terintegrasi Demi Kota Lebih Tertata

Menuju 2046: Wajah Baru Kota Sungai Penuh yang Lebih Hijau dan Rapi

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M., membuka Kegiatan Konsultasi Publik I Penyusunan KLHS RDTR.

Sekda Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M., membuka Kegiatan Konsultasi Publik I Penyusunan KLHS RDTR.

SUNGAI PENUH, Britainaja – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus bergerak menata masa depan wilayahnya. Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M., meresmikan kegiatan Konsultasi Publik I Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Kamis (23/7/2026).

Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh menginisiasi forum penting ini untuk merumuskan tata ruang kota yang ideal, hijau, dan terstruktur hingga tahun 2046 mendatang.

Acara ini menghadirkan berbagai elemen masyarakat dan pejabat daerah. Asisten II Setda Nasran, S.E., M.Si., Staf Ahli Wali Kota Yulia Roza, S.E., M.Si., bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah dan camat turut mengawal jalannya diskusi. Pihak Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS), akademisi perguruan tinggi, KPHP, lembaga filantropi, hingga organisasi kemasyarakatan juga aktif menyumbang gagasan.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Sahkan Perda Penanganan Kemiskinan dan Perangkat Daerah

Menjaga Keseimbangan Alam dan Pembangunan

Dalam arahannya, Sekda Alpian menekankan pentingnya KLHS sebagai fondasi utama pembangunan. Dokumen strategis ini memastikan setiap kebijakan, rencana, dan program daerah selalu menyatu dengan prinsip kelestarian lingkungan.

“Pembangunan sektor apa pun butuh perencanaan yang utuh dan terpadu. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mengawal penyusunan KLHS RDTR ini,” tegas Alpian.

Baca Juga :  Kode Redeem FF 7 Januari 2026: Buru Skin Katana Dual Flame dan SG2 Golden Glare Gratis!

Menurut Alpian, RDTR berfungsi sebagai kompas utama yang mengatur pemanfaatan lahan kota secara mendalam. Lewat penyusunan KLHS RDTR 2026–2046 ini, Pemkot Sungai Penuh menetapkan arah pembangunan yang terukur tanpa merusak daya dukung dan daya tampung alam lokal.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu melahirkan masukan segar dan solusi nyata. Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis, tata ruang yang tertata rapi tidak hanya menjaga kelestarian bumi Kerinci, tetapi juga langsung mendongkrak kesejahteraan hidup seluruh warganya. (Tim)

Berita Terkait

Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan
OPD Wajib Patuh, Pemkot Sungai Penuh Setop Rekrut Honorer Baru
Datangi Kementerian LH, Wako Alfin Pacu Pembangunan dan Wisata Sungai Penuh
Momen Haru Penyerahan Siswa Baru di MTsN 1 Kota Sungai Penuh
BKPSDM Sungai Penuh Intai ASN yang Cuma Numpang Absen
Reuni Lintas Angkatan Sedunia SMPN 2 Sungai Penuh, Alumni Bersatu Bangun Daerah
Sentuhan Kecil Ayah di Hari Pertama Sekolah, Modal Utama Anak Raih Masa Depan
Kapolsek Sungai Penuh Ajak Peserta MATAMUDA MTsN 1 Jauhi Kenakalan Remaja
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:45 WIB

Sungai Penuh Rancang Tata Ruang Terintegrasi Demi Kota Lebih Tertata

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:59 WIB

Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

OPD Wajib Patuh, Pemkot Sungai Penuh Setop Rekrut Honorer Baru

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:30 WIB

Datangi Kementerian LH, Wako Alfin Pacu Pembangunan dan Wisata Sungai Penuh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:42 WIB

Momen Haru Penyerahan Siswa Baru di MTsN 1 Kota Sungai Penuh

Berita Terbaru

Ilustrasi - Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan.

Sungai Penuh

Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:59 WIB