Rupiah Melemah ke Rp17.382 Akibat Konflik AS-Iran Memanas

Ketegangan di Timur Tengah Picu Lonjakan Dolar

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Pekerja menunjukan mata uang Rupiah dan Dolar AS di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Ilustrasi - Pekerja menunjukan mata uang Rupiah dan Dolar AS di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Britainaja – Kondisi geopolitik yang memanas di Timur Tengah memberikan tekanan nyata bagi mata uang Garuda. Pada penutupan perdagangan Jumat (8/5/2026), rupiah melemah 49 poin (0,28%) ke posisi Rp17.382 per dolar AS, turun dari posisi sebelumnya di level Rp17.333.

Dampak Serangan Militer di Timur Tengah

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menjelaskan bahwa serangan Amerika Serikat ke wilayah Iran memicu kekhawatiran pasar global. Ketegangan ini berdampak langsung pada dua hal: lonjakan harga minyak dunia dan penguatan nilai tukar dolar AS secara masif.

Menurut laporan Sputnik, pihak Iran mengonfirmasi bahwa militer AS melanggar gencatan senjata dengan menyerang beberapa titik strategis, termasuk:

  • Pantai Pelabuhan Khamir dan Kota Sirik.

  • Pulau Qeshm.

  • Dua kapal milik Iran.

Baca Juga :  Daftar Bahan Pokok Pemicu Inflasi Ramadan: Strategi Pemerintah Amankan Harga Pangan

Militer Iran segera membalas serangan tersebut dengan menyasar kapal perang Amerika di timur Selat Hormuz. Sementara itu, Komando Pusat AS mengklaim tindakan mereka bertujuan untuk melenyapkan ancaman militer yang mengincar pasukan Amerika.

Pergerakan Rupiah Sepekan Terakhir

Josua mencatat bahwa rupiah sebenarnya bergerak sideways atau mendatar sepanjang pekan ini. Sempat muncul titik terang saat Tiongkok mendukung negosiasi damai yang membuat rupiah menguat tipis.

Namun, pecahnya konflik bersenjata pada hari Jumat ini menghapus momentum penguatan tersebut.

Kurs JISDOR Bank Indonesia juga mencatat pelemahan ke angka Rp17.375 per dolar AS, sedikit turun dari posisi hari sebelumnya di Rp17.362.

Baca Juga :  Mubazir! Potensi Sisa Makanan Program MBG Capai 1,4 Juta Ton Setahun

Prediksi Pekan Depan

Para pelaku pasar perlu tetap waspada dalam menghadapi ketidakpastian global ini. Josua memprediksi rupiah akan bergerak dalam rentang terbatas pada pekan depan.

“Kami memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.300 hingga Rp17.425 per dolar AS pada perdagangan minggu depan,” pungkas Josua.

Pelemahan rupiah saat ini murni akibat faktor eksternal (global shock). Investor cenderung mengalihkan aset mereka ke mata uang safe haven seperti dolar AS saat terjadi konflik militer berskala besar. (Tim)

Berita Terkait

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 26 Juli 2026: Cek Tarif Terbaru Sebelum Isi Tangki
Harga Emas Antam Stabil Minggu Ini, Cek Rincian Lengkapnya
Cara Top Up DANA Hingga Rp20 Juta: Syarat, Limit, dan Panduan Lengkap
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juli 2026, Cek Daftar Lengkapnya
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini: Cek Rincian Lengkap Pertalite hingga Dex
Harga Emas Antam Merosot ke Rp2,61 Juta Hari Ini, Momen Tepat Tambah Aset?
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Minggu 19 Juli 2026 di Seluruh SPBU
Masih Stabil, Segini Harga Emas Antam Hari Ini 19 Juli 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:03 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 26 Juli 2026: Cek Tarif Terbaru Sebelum Isi Tangki

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:03 WIB

Harga Emas Antam Stabil Minggu Ini, Cek Rincian Lengkapnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:05 WIB

Cara Top Up DANA Hingga Rp20 Juta: Syarat, Limit, dan Panduan Lengkap

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:03 WIB

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juli 2026, Cek Daftar Lengkapnya

Senin, 20 Juli 2026 - 12:03 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini: Cek Rincian Lengkap Pertalite hingga Dex

Berita Terbaru

Ilustrasi - Pinjam Uang di Bank Bisa Hanguskan Bansos.

Tech & Game

Pinjam Uang di Bank Bisa Hanguskan Bansos? Ini Fakta Lengkapnya

Sabtu, 8 Agu 2026 - 11:29 WIB