Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Intip Prediksi Cuaca Ibu Kota Provinsi 1 Februari

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Intip Prediksi Cuaca Ibu Kota Provinsi 1 Februari (Foto: BMKG/RRI)

Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Intip Prediksi Cuaca Ibu Kota Provinsi 1 Februari (Foto: BMKG/RRI)

Britainaja – Memasuki awal bulan Februari 2026, kondisi atmosfer di langit nusantara menunjukkan dinamika yang cukup beragam. Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mayoritas ibu kota provinsi di Indonesia diprediksi bakal diguyur hujan dengan berbagai intensitas. Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang memiliki agenda di luar ruangan.

Prakirawan BMKG, Masayu Franstika, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh pergerakan massa udara yang masih cukup aktif di wilayah Indonesia. Lewat kanal informasi resmi BMKG, ia merinci gambaran cuaca mulai dari ujung barat hingga timur Indonesia yang didominasi oleh awan tebal dan guyuran air hujan.

Sumatera hingga Jawa: Potensi Kilat dan Hujan Sedang

Bagi masyarakat di Pulau Sumatera, payung dan jas hujan menjadi perlengkapan wajib hari ini. Wilayah seperti Padang, Bengkulu, Palembang, hingga Bandar Lampung perlu ekstra waspada terhadap potensi hujan yang disertai sambaran petir. Sementara itu, Pekanbaru, Jambi, serta kawasan kepulauan seperti Tanjung Pinang dan Pangkal Pinang diperkirakan hanya akan mengalami hujan ringan. Kabar baik bagi warga Banda Aceh dan Medan, cuaca diprediksi hanya berawan hingga berawan tebal tanpa gangguan hujan yang berarti.

Baca Juga :  4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Bergeser ke tanah Jawa, intensitas hujan nampaknya sedikit meningkat di wilayah barat. Jakarta dan Serang diprediksi akan diguyur hujan intensitas sedang sepanjang hari. Sedangkan kota-kota besar lainnya seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya diperkirakan mengalami hujan ringan yang cenderung bersifat fluktuatif.

Bali, Nusa Tenggara, dan Kalimantan

Kawasan wisata di Bali dan Nusa Tenggara juga tak luput dari guyuran air. Denpasar kemungkinan besar akan diselimuti hujan ringan, sementara Mataram dan Kupang diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang. Di Kalimantan, cuaca ekstrem mengintai Palangkaraya, Banjarmasin, dan Tanjung Selor yang berpotensi dilanda hujan petir. Pontianak dan Samarinda terpantau lebih tenang meski tetap berpeluang hujan ringan.

Sulawesi, Maluku, hingga Papua

Wilayah tengah dan timur Indonesia menunjukkan pola serupa. Di Sulawesi, Mamuju menjadi titik yang patut diwaspadai karena potensi hujan petir, sementara Makassar bersiap menghadapi hujan sedang. Sebaliknya, Manado nampaknya hanya akan diselimuti mendung tebal tanpa curah hujan yang signifikan.

Baca Juga :  Rekomendasi HP Gaming 2 Jutaan Terbaik 2025: Performa Kencang Tanpa Kuras Dompet

Untuk wilayah timur jauh, Nabire menjadi satu-satunya titik di Papua yang diperingatkan akan potensi hujan disertai kilat. Jayapura diprediksi tetap cerah berawan, memberikan sedikit ruang bagi sinar matahari untuk muncul di antara tumpukan awan.

Mengapa Februari Identik dengan Hujan Lebat?

Secara klimatologis, bulan Februari merupakan masa di mana puncak musim hujan masih berlangsung di sebagian besar wilayah Indonesia. Adanya fenomena dinamika atmosfer seperti Monsun Asia seringkali membawa massa udara basah yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Tingginya intensitas hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat ini merupakan siklus tahunan yang memerlukan kesiapsiagaan dari sisi mitigasi bencana, terutama terkait potensi banjir dan tanah longsor.

Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan, sangat disarankan untuk rutin membersihkan saluran air dan memangkas dahan pohon yang mulai rapuh. Tetap pantau aplikasi Info BMKG secara berkala, karena perubahan cuaca lokal bisa terjadi jauh lebih cepat dari prakiraan harian akibat pemanasan permukaan yang intens. (Tim)

Berita Terkait

BBM Nonsubsidi Naik, Mengapa Inflasi April 2026 Tetap Terkendali?
Prabowo Bentuk Satgas PHK: Negara Siap Pasang Badan untuk Buruh
Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Setara Pegawai BUMN
Tips Memilih Daycare Aman: Lindungi Buah Hati dengan Cermat
Sindir Revisi UU Pemilu yang Mandek, Megawati: Jangan Seperti Tari Poco-Poco
Besok Mulai! Calon Manajer Kopdes Merah Putih Segera Siapkan Diri Hadapi Tes Kompetensi
Unik! Boneka dan Pita Jadi Penyelamat Koper Jemaah Haji Jepara agar Tak Tertukar
Senyum Haru Jemaah Haji Malut: Gubernur Sherly Naikkan Uang Saku & Lepas Kloter 13
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:00 WIB

BBM Nonsubsidi Naik, Mengapa Inflasi April 2026 Tetap Terkendali?

Senin, 4 Mei 2026 - 18:00 WIB

Prabowo Bentuk Satgas PHK: Negara Siap Pasang Badan untuk Buruh

Senin, 4 Mei 2026 - 17:00 WIB

Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Setara Pegawai BUMN

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00 WIB

Tips Memilih Daycare Aman: Lindungi Buah Hati dengan Cermat

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:00 WIB

Sindir Revisi UU Pemilu yang Mandek, Megawati: Jangan Seperti Tari Poco-Poco

Berita Terbaru

Ilustrasi Jamaah Haji Beribadah.

Khasanah

7 Amalan Sunnah dan Persiapan Batin Menuju Haji Mabrur

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:00 WIB

Karina dan Ningning aespa di Met Gala 2026. (Mike Coppola - Dimitrios Kambouris. ( GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

Showbiz

Debut Bersejarah Karina dan Ningning aespa di Met Gala 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi - Utang Pinjol Warga Indonesia Tembus Rp 101 Triliun.

Finansial

Naik 26,2%, Utang Pinjol Warga Indonesia Tembus Rp 101 Triliun

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB