Britainaja – Langit di atas kota-kota besar Indonesia menunjukkan dinamika yang cukup kontras pada Selasa, 20 Januari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis pantauan atmosfer terbaru yang menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia masih di dominasi oleh pembentukan awan hujan.
Prakirawan BMKG, Sufia N.A, memberikan catatan khusus bagi masyarakat di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Surabaya, Denpasar, Mataram, hingga Kupang di prediksi akan menghadapi hujan yang di sertai kilat atau petir. Kondisi serupa juga mengintai Bandar Lampung di ujung selatan Sumatera dan Merauke di wilayah paling timur Indonesia. Bagi Anda yang beraktivitas di luar ruangan di wilayah-wilayah tersebut, sangat di sarankan untuk mencari tempat berteduh yang aman saat awan hitam mulai menggumpal.
Sementara itu, untuk wilayah ibu kota seperti Jakarta, Semarang, dan Serang, hujan di prediksi turun dengan intensitas ringan. Namun, warga Bandung dan Yogyakarta perlu bersiap lebih ekstra karena curah hujan di perkirakan masuk dalam kategori sedang yang biasanya memiliki durasi lebih lama dan bisa memengaruhi kelancaran lalu lintas di titik rawan genangan.
Di kawasan Kalimantan dan Sulawesi, kondisinya cenderung bervariasi. Kota-kota seperti Pontianak, Banjarmasin, Gorontalo, dan Manado akan di selimuti awan tebal sepanjang hari ini. Meski tidak selalu berakhir dengan hujan lebat, kondisi langit “mendung pekat” ini menandakan kelembapan udara yang cukup tinggi. Sedangkan bagi warga di Banda Aceh, BMKG mendeteksi adanya potensi udara kabur yang mungkin memengaruhi jarak pandang di pagi hari.
Tips Menghadapi Cuaca Tak Menentu
Memasuki pertengahan Januari, pola cuaca seringkali berubah secara mendadak dari panas terik menjadi hujan badai. Fenomena ini sering di picu oleh dinamika atmosfer lokal dan suhu permukaan laut yang hangat di sekitar kepulauan Indonesia. Jika Anda sering menggunakan transportasi publik atau sepeda motor, pastikan jas hujan selalu siap di dalam tas.
Bagi pengelola gedung atau rumah tinggal, pastikan saluran air (selokan) bersih dari sumbatan sampah. Hal kecil ini sangat krusial untuk mencegah genangan air saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur. Pantau terus aplikasi atau kanal resmi BMKG secara berkala, mengingat perubahan arah angin bisa mengubah prakiraan cuaca dalam hitungan jam. (Tim)















