Mengapa Kelabang Sering Muncul di Rumah? Pahami Penyebab dan 7 Cara Efektif Mengusirnya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Kelabang Sering Muncul di Rumah? Pahami Penyebab dan 7 Cara Efektif Mengusirnya (Foto: medcom)

Mengapa Kelabang Sering Muncul di Rumah? Pahami Penyebab dan 7 Cara Efektif Mengusirnya (Foto: medcom)

Britainaja – Kemunculan kelabang (centipede) di dalam rumah seringkali mengagetkan penghuni, terutama karena hewan berbuku-buku ini cenderung bergerak cepat dan tiba-tiba. Meskipun pada dasarnya kelabang bukanlah hewan yang agresif, sengatannya tetap dapat menimbulkan rasa nyeri yang cukup mengganggu. Kelabang biasanya di temukan bersembunyi di area yang gelap dan lembap, seperti kamar mandi atau kolong dapur.

Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan rumah, langkah preventif sangat diperlukan. Kunci utama pencegahan adalah memahami alasan spesifik mengapa kelabang bisa masuk dan menetap di lingkungan hunian Anda. Dengan mengidentifikasi pemicunya, Anda dapat menerapkan strategi pengusiran dan pencegahan yang tepat sasaran.

5 Pemicu Utama Kelabang Masuk ke Dalam Rumah

Kelabang adalah makhluk nokturnal yang secara naluriah mencari tempat tinggal yang menyerupai habitat alami mereka di alam liar. Ada beberapa faktor lingkungan di dalam rumah yang sangat di sukai oleh hewan ini:

1. Kelembapan Udara yang Terlalu Tinggi

Kelabang memiliki preferensi kuat terhadap kondisi yang lembap, gelap, dan basah. Area rumah yang kelembapannya tinggi, seperti gudang, kamar mandi, bagian bawah wastafel, atau sudut dapur yang jarang tersentuh, menjadi lokasi yang ideal bagi mereka untuk bersembunyi dan berkembang biak.

2. Ketersediaan Sumber Makanan

Kelabang termasuk predator bagi serangga lain. Jika di dalam rumah Anda terdapat populasi hama kecil yang tinggi, seperti kecoa, rayap, semut, kutu, atau laba-laba, maka kelabang akan datang karena tersedianya persediaan “makanan” yang melimpah.

3. Banyak Celah dan Retakan Kecil

Fisik kelabang yang ramping memungkinkan mereka menyusup melalui celah-celah yang sangat kecil. Pintu masuk favorit mereka termasuk retakan pada dinding, celah di sekitar ventilasi, saluran pipa yang bocor, atau bagian rumah yang sambungannya tidak tertutup rapat (gap).

Baca Juga :  Maskun Sopwan Terpilih Pimpin JMSI Jambi 2025-2030, Janji Bawa Organisasi Lebih Solid dan Sejahtera

4. Adanya Tumpukan Barang dan Sampah Organik

Tumpukan barang yang jarang dipindahkan, seperti kardus bekas, kain-kain lembap, atau sampah organik yang tidak segera dibuang, menciptakan lingkungan persembunyian yang sempurna bagi kelabang. Tumpukan ini menawarkan kehangatan, kelembapan, dan tempat yang aman dari gangguan.

5. Jalur Saluran Air yang Kotor

Saluran air, seperti gorong-gorong atau got, yang menghubungkan area luar dengan bagian dalam rumah juga sering menjadi jalur utama kelabang. Kondisi saluran air yang kotor dan lembap menjadi koridor yang nyaman bagi mereka untuk menjelajah ke dalam hunian.

7 Langkah Efektif Mengusir Kelabang Secara Aman

Setelah berhasil mengidentifikasi faktor pemicu, Anda dapat mulai menerapkan langkah-langkah praktis dan aman untuk mengusir kelabang dari rumah Anda secara permanen:

1. Gunakan Larutan Sabun atau Air Garam

Jika Anda menemukan kelabang secara langsung, semprotkan larutan sabun cair atau air garam pekat ke arahnya. Larutan ini akan mendehidrasi atau melumpuhkan kelabang tanpa perlu menggunakan bahan kimia yang terlalu keras dan berisiko bagi kesehatan penghuni.

2. Taburkan Bahan Beraroma Kuat

Kelabang tidak menyukai aroma yang tajam. Taburkan kapur barus di sudut-sudut rawan atau letakkan daun sirih di ambang pintu dan jendela. Aroma kuat ini berfungsi sebagai penangkal alami dan mencegah mereka masuk ke area tertentu.

Baca Juga :  Kemenpar Dorong Transisi Pariwisata Hijau Lewat Kajian Green Jobs dan Green Skills

3. Kontrol Kelembapan dan Perbaiki Kebocoran

Ini adalah langkah vital. Segera perbaiki pipa atau keran yang bocor. Tingkatkan ventilasi dengan membuka jendela atau menggunakan exhaust fan untuk menurunkan tingkat kelembapan secara drastis di area seperti kamar mandi dan dapur.

4. Tutup Semua Retakan dan Celah di Rumah

Lakukan inspeksi menyeluruh. Gunakan sealant atau dempul untuk menutup setiap celah kecil di sekitar pintu, jendela, dinding, lantai, dan di sekeliling saluran pipa yang masuk ke rumah.

5. Jaga Kebersihan Saluran Air

Pastikan saluran air di kamar mandi, wastafel, dan dapur dibersihkan secara rutin. Saluran air yang bersih tidak akan menjadi tempat nyaman bagi kelabang dan memotong jalur masuk mereka.

6. Hilangkan Sumber Makanan Utama Kelabang

Lakukan pengendalian hama secara rutin. Dengan membersihkan rumah dari serangga kecil, menyapu, mengepel, dan menyimpan sisa makanan dengan baik, Anda secara otomatis menghilangkan sumber pangan yang menarik kelabang.

7. Pertimbangkan Insektisida Khusus (Jika Diperlukan)

Apabila populasi kelabang sudah terlampau banyak dan sulit dikendalikan, gunakan insektisida khusus untuk serangga merayap. Pastikan Anda membaca dan mengikuti petunjuk penggunaan dengan cermat untuk keamanan.

Dengan menerapkan kombinasi langkah-langkah ini, Anda dapat menciptakan lingkungan hunian yang tidak disukai oleh kelabang dan serangga lainnya, sehingga rumah Anda menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. (Tim)

Berita Terkait

Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Kota Besar 2 Februari
Update Harga BBM Pertamina Februari 2026: Pertamax Cs Turun Signifikan!
Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Intip Prediksi Cuaca Ibu Kota Provinsi 1 Februari
Bali Menjadi Primadona Destinasi Wisata Wellness, Strategi Pemerintah Tekan Devisa Lari ke Luar Negeri
Cek Prediksi Cuaca 38 Kota Besar Indonesia 29 Januari 2026
Waspada Penipuan Telepon, Kemkomdigi Ungkap Kerugian Warga Tembus Rp9 Triliun
Pemerintah Fokus Kendalikan Harga Pangan demi Stabilitas Inflasi
Tren Harga Pangan di Sumatra Melandai, Pemulihan Jalur Distribusi Jadi Kunci
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 09:09 WIB

Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Kota Besar 2 Februari

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:30 WIB

Update Harga BBM Pertamina Februari 2026: Pertamax Cs Turun Signifikan!

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:30 WIB

Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Intip Prediksi Cuaca Ibu Kota Provinsi 1 Februari

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:39 WIB

Bali Menjadi Primadona Destinasi Wisata Wellness, Strategi Pemerintah Tekan Devisa Lari ke Luar Negeri

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:30 WIB

Cek Prediksi Cuaca 38 Kota Besar Indonesia 29 Januari 2026

Berita Terbaru