Penemuan Mayat Lansia di Pondok Agung, Polisi Pastikan Bukan Tindak Kriminal

Korban Ditemukan Anak Kandungnya, Polisi Pastikan Tidak Ada Tindak Pidana

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Bersama Warga Mengevakuasi Mayat Lansia di Pondok Agung. (Foto: Humas Polres Kerinci)

Polisi Bersama Warga Mengevakuasi Mayat Lansia di Pondok Agung. (Foto: Humas Polres Kerinci)

SUNGAI PENUH, Britainaja – Warga Dusun Singaro, Desa Pondok Agung, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Minggu (29/03/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban bernama Fatmawati (78). Anak kandungnya, Hardizal (52), menemukan korban saat datang untuk menjenguk.

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, melalui Kasi Humas Iptu DS. Sitinjak menjelaskan bahwa penemuan bermula saat saksi Hardizal datang untuk menjenguk orang tuanya dan mendapati pintu rumah terkunci.

“Hardizal merasa curiga karena pintu rumah terkunci dari dalam. Ia juga mencium bau tidak sedap dan melihat banyak lalat di sekitar rumah. Bersama seorang tetangga korban, Sesmita Yeti (56), ia terpaksa membuka pintu secara paksa menggunakan linggis,” jelasnya.

Baca Juga :  Polres Kerinci Evakuasi Kendaraan Warga yang Terperosok di KM 12 Jalan Sungai Penuh – Tapan (Sumbar)

​Setelah pintu terbuka, ditambahkan Iptu Sitinjak, mereka menemukan korban dalam posisi tertelungkup di lantai dekat pintu dan sudah tidak bernyawa. “Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Petugas dari Satreskrim Polres Kerinci dan Unit Reskrim Polsek Sungai Penuh yang langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Hasil olah tempat kejadian menunjukkan tidak ada tanda-tanda kerusakan rumah, kehilangan barang, maupun indikasi kekerasan. Tim medis dari RSU Mayjen H.A. Thalib juga tidak menemukan luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban,” paparnya.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Kerinci Tangkap Pengedar Sabu Hampir 24 Gram

“Dokter memperkirakan korban meninggal sekitar dua hari sebelum di temukan,” tambahnya.

Sementara itu, Keluarga menjelaskan bahwa korban tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit, seperti gangguan lambung, penglihatan, serta kondisi fisik yang sudah menurun karena usia.

“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak proses autopsi. Mereka juga telah menandatangani surat pernyataan resmi,” ucapnya.

Polisi kemudian menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa agar proses berjalan lancar.

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan anggota keluarga lanjut usia, terutama yang tinggal sendiri, demi mencegah kejadian serupa. (Tim)

Berita Terkait

Praktik Pungli di Pasar Tanjung Bajure Kian Meresahkan Pedagang
Lokasi Baru Sepi, Pedagang Pasar Tanjung Bajure Tolak Relokasi
Warga Dukung Penertiban dan Penataan Pasar Tanjung Bajure
Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Sungai Penuh, 5 Luka Ringan
Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Alfin Dukung PT Tren Gen Horizon Gerakkan Ekonomi Lewat Syiar Al-Qur’an
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:05 WIB

Penemuan Mayat Lansia di Pondok Agung, Polisi Pastikan Bukan Tindak Kriminal

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:00 WIB

Praktik Pungli di Pasar Tanjung Bajure Kian Meresahkan Pedagang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:00 WIB

Lokasi Baru Sepi, Pedagang Pasar Tanjung Bajure Tolak Relokasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:00 WIB

Warga Dukung Penertiban dan Penataan Pasar Tanjung Bajure

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:25 WIB

Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Sungai Penuh, 5 Luka Ringan

Berita Terbaru

Fenomena Langit April 2026 yang Sayang Dilewatkan. ist

Nasional

Ini Fenomena Langit April 2026 yang Sayang Dilewatkan

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:00 WIB