Pariwisata Petualangan Jadi Tren Dunia, Indonesia Unggul di Asia

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Deputi Manajemen Industri Kemenpar Budi Supriyanto (Foto: ANTARA)

Asisten Deputi Manajemen Industri Kemenpar Budi Supriyanto (Foto: ANTARA)

Britainaja, JakartaKementerian Pariwisata menegaskan bahwa pariwisata petualangan kini berkembang menjadi salah satu tren utama di industri pariwisata global. Indonesia, dengan keanekaragaman alam dan budaya yang di miliki, disebut berada pada posisi strategis untuk menjadi destinasi unggulan.

Asisten Deputi Manajemen Industri Kemenpar, Budi Supriyanto, menyampaikan hal itu dalam Musyawarah Nasional IATTA yang berlangsung di Jakarta, Selasa (16/9/2025). Menurutnya, wisatawan saat ini tidak lagi sekadar mencari hiburan, melainkan pengalaman otentik yang menantang dan berkesan.

Budi menambahkan, pengakuan internasional terhadap pariwisata petualangan Indonesia semakin kuat setelah negeri ini berhasil meraih gelar Asia’s Leading Adventure Tourism Destination dalam ajang World Travel Award 2024.

“Gelar tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi utama wisata petualangan di kawasan Asia,” jelasnya.

Dengan potensi gunung, laut, hutan, hingga budaya, Indonesia di nilai memiliki daya tarik yang mampu bersaing di tingkat global. Potensi ini juga di yakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Baca Juga :  Daftar Lengkap Harga BBM di Seluruh SPBU per 16 Maret 2026

Meski peluangnya besar, Budi menekankan ada sejumlah tantangan yang harus di hadapi. Keamanan, kelestarian alam, serta profesionalisme sumber daya manusia menjadi faktor penting agar industri ini bisa tumbuh berkelanjutan.

“Kita perlu memastikan bahwa pengembangan pariwisata petualangan tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan budaya lokal. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat sangat di butuhkan,” ujar Budi.

Ia menegaskan, Kemenpar mendorong pelaku usaha untuk mengantongi legalitas serta memenuhi standar sertifikasi pariwisata. Langkah ini di perlukan agar pengelolaan wisata petualangan dapat meminimalkan risiko dan memberikan rasa aman bagi wisatawan.

Selain menghadirkan pengalaman wisata yang unik, sektor pariwisata juga terbukti mampu memperkuat daya tahan ekonomi nasional. Kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi salah satu indikator penting di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Baca Juga :  Cara Membuat CV yang Menarik dan Profesional untuk Melamar Kerja

Data Kemenpar menunjukkan, hingga Juni 2025 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara naik 9,44 persen di bandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pergerakan wisatawan domestik tumbuh 25,93 persen.

Namun, Budi mengingatkan bahwa masih ada persoalan terkait akomodasi resmi. “Meski kunjungan wisatawan meningkat, hanya sekitar 50 persen yang menggunakan penginapan legal. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama,” jelasnya.

Menurut Budi, keberhasilan pariwisata petualangan Indonesia bergantung pada sinergi semua pihak. Dengan pengelolaan yang tepat, wisata petualangan bukan hanya memberikan sensasi perjalanan yang berbeda, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“Dengan kerja sama yang baik, pariwisata petualangan Indonesia bisa berkembang lebih maju dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (Tim)

Berita Terkait

Lowongan Kerja BUMN Juni 2026: PT Agrinas Palma Nusantara Cari Talenta Baru
MK Tegaskan Pembagian Peran Suami Istri Bukan Diskriminasi
Kisah Abah Sarnuh: Hidup Nyaman dengan Listrik Rp0 dari Kincir Air
Cara Cek Hasil Administrasi BIB 2026 dan Panduan Masa Sanggah
Kabar Gembira! Tunjangan Guru Non-ASN Resmi Naik Jadi Rp2 Juta Sebulan
Strategi Baru BGN: Siswa Mampu Tak Lagi Dapat MBG
Bansos BPNT Juni 2026 Cair! Ini 3 Cara Mudah Cek Nama Anda
Pemda Terus Rekrut Honorer Saat Moratorium, Ada Apa?
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Lowongan Kerja BUMN Juni 2026: PT Agrinas Palma Nusantara Cari Talenta Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:00 WIB

MK Tegaskan Pembagian Peran Suami Istri Bukan Diskriminasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kisah Abah Sarnuh: Hidup Nyaman dengan Listrik Rp0 dari Kincir Air

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

Cara Cek Hasil Administrasi BIB 2026 dan Panduan Masa Sanggah

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:04 WIB

Kabar Gembira! Tunjangan Guru Non-ASN Resmi Naik Jadi Rp2 Juta Sebulan

Berita Terbaru