Britainaja – Demam mengoleksi sepeda motor lawas ternyata belum menunjukkan tanda-tanda mereda di awal tahun 2026. Alih-alih di tinggalkan karena gempuran motor listrik, kendaraan roda dua dari era 80-an dan 90-an justru semakin bertahta di garasi para penghobi. Bagi sebagian orang, menunggangi motor jadul bukan sekadar urusan transportasi, melainkan cara menghidupkan kembali memori masa lalu yang tak terbeli.
Daftar buruan utama masih di dominasi oleh motor-motor bermesin dua tak yang suaranya khas dan asapnya ikonik. Yamaha RX-King, misalnya, tetap menjadi “raja” di pasar motor bekas dengan harga yang seringkali di luar nalar. Kondisi orisinalitas menjadi kunci utama; semakin banyak komponen bawaan pabrik yang menempel, semakin tebal pula dompet yang harus disiapkan calon pembeli.
Tidak hanya mesin dua tak, tren motor bebek klasik seperti Honda seri Astrea juga tengah berada di puncak popularitas. Astrea Grand, Prima, hingga seri Star kini sering terlihat meluncur mulus di jalanan kota besar dengan kondisi yang tampak seperti baru keluar dari dealer. Para kolektor rela berburu hingga ke pelosok desa demi mendapatkan unit dengan pelat nomor cantik atau surat-surat yang masih lengkap dan aktif.
Motor sport era transisi seperti Kawasaki Ninja 150 RR atau Honda NSR juga menjadi primadona bagi mereka yang mengagumi kecepatan mekanis masa lalu. Keberadaan unit yang masih segar (New Old Stock) menjadi harta karun yang di perebutkan lewat balai lelang atau komunitas tertutup. Kelangkaan suku cadang orisinal justru menambah tantangan sekaligus kepuasan tersendiri bagi para restorer yang ingin mengembalikan kejayaan motor tersebut.
Mengapa Harga Motor Jadul Semakin Tidak Masuk Akal?
Fenomena ini sebenarnya di picu oleh hukum kelangkaan yang bertemu dengan sentimen nostalgia yang kuat. Generasi yang dahulu hanya bisa memimpikan motor-motor ini saat remaja, kini telah memiliki daya beli untuk menebus impian masa kecil mereka. Inilah yang membuat pasar motor klasik sangat stabil; pembelinya adalah mereka yang mengutamakan nilai emosional daripada fungsi teknis semata.
Bagi Anda yang ingin mulai mengoleksi, sangat di sarankan untuk masuk ke komunitas resmi terlebih dahulu. Jangan terburu-buru melakukan transaksi hanya karena tampilan luar yang mengkilap. Seringkali, cat yang terlihat baru justru menutupi keropos pada rangka atau mesin yang sudah “kanibalan”. Membawa mekanik kepercayaan saat melakukan inspeksi unit adalah langkah bijak agar hobi ini tidak berubah menjadi beban finansial di kemudian hari. (Tim)















