Kabar Gembira bagi Pensiunan PNS, Gaji ke-13 Cair Juni 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Gembira bagi Pensiunan PNS, Gaji ke-13 Cair Juni 2025 (Ilustrasi: pixabay)

Kabar Gembira bagi Pensiunan PNS, Gaji ke-13 Cair Juni 2025 (Ilustrasi: pixabay)

Britainaja – Presiden Prabowo menyampaikan angin segar bagi para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Gaji ke-13 dipastikan akan dicairkan pada bulan Juni 2025, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

Pencairan akan dilakukan oleh PT Taspen dan mencakup pembayaran pensiun pokok serta gaji ke-13 yang telah mengalami penyesuaian sebesar 12%. Kenaikan ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024, yang berlaku efektif sejak Januari 2024 namun diimplementasikan dalam anggaran 2025.

Kebijakan ini bertujuan meringankan beban hidup pensiunan, khususnya dalam mendukung biaya pendidikan anak atau cucu mereka. Dalam proses pencairan, PT Taspen memastikan berjalan lancar dengan memprioritaskan mereka yang telah melakukan verifikasi melalui aplikasi TOOS. Autentikasi dilakukan dengan metode swafoto, sehingga bisa dilakukan dari rumah secara mudah dan aman.

Untuk besaran gaji ke-13 yang diterima bervariasi, tergantung golongan pensiunan. Misalnya, pensiunan di golongan I akan menerima antara Rp 1.748.100 hingga Rp 2.256.700.

Pemerintah memilih momentum tahun ajaran baru untuk mencairkan gaji ke-13 sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan keluarga para abdi negara yang telah pensiun. Selain para pensiunan PNS, ASN aktif, termasuk PPPK, anggota TNI dan Polri, serta para hakim juga akan menerima THR dan gaji ke-13.

Baca Juga :  10 Ide Makanan Berkuah Paling Enak dan Hangat, Pas Dinikmati Saat Musim Hujan

Landasan hukum kebijakan ini tertuang dalam PP No. 11 Tahun 2025 serta PMK No. 23 Tahun 2025. Kedua regulasi ini menegaskan bahwa pemberian gaji ke-13 merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian para ASN, sekaligus disesuaikan dengan kondisi fiskal negara.

Presiden menyampaikan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi keluarga di tengah tekanan inflasi yang masih terasa.

Gaji ke-13 dan Komitmen Pemerintah pada Dunia Pendidikan

Penyaluran gaji ke-13 yang dirancang bersamaan dengan awal masuk sekolah menunjukkan bahwa pemerintah menaruh perhatian besar pada keberlangsungan pendidikan bagi keluarga para pensiunan. Ini sekaligus bentuk penghormatan atas dedikasi mereka selama puluhan tahun mengabdi di pemerintahan.

Komponen gaji ke-13 terdiri dari gaji pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tambahan penghasilan lainnya. Nominalnya disesuaikan dengan golongan dan masa kerja saat masih aktif.

Pemerintah terus berkomitmen memperkuat sistem jaminan pensiun agar semakin adaptif dan memberikan perlindungan jangka panjang. Dengan kenaikan gaji dan tambahan gaji ke-13 ini, diharapkan para pensiunan PNS dapat menikmati masa pensiun dengan lebih sejahtera.

Baca Juga :  Janice Tjen Melaju ke Babak Utama WTA 125 Suzhou China

Rincian Komponen Gaji ke-13 Pensiunan Tahun 2025

Struktur gaji ke-13 tahun 2025 merujuk pada penghasilan pensiun terakhir yang diterima. Komponen utama meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan lainnya.

Jumlah akhir yang diterima akan berbeda sesuai golongan dan lama pengabdian. Semakin tinggi golongan, semakin besar pula nominal yang diterima. Pemerintah menjamin proses perhitungan dilakukan secara transparan dan akurat.

Kenaikan Gaji ASN dan Regulasi Terkait

Mengacu pada PP Nomor 5 Tahun 2024, gaji aparatur sipil negara akan naik sebesar 8 persen mulai 2025. Kenaikan ini berlaku untuk seluruh ASN, mencakup PNS, PPPK, TNI, dan Polri.

Selain gaji pokok, ASN juga berhak atas berbagai tunjangan yang nilainya cukup signifikan. Meskipun angka ini berbeda dari isu yang beredar, pemerintah tetap berpegang pada prinsip peningkatan kesejahteraan ASN secara menyeluruh.

ASN dan masyarakat umum diimbau untuk selalu merujuk pada sumber resmi seperti BKN atau Kementerian Keuangan terkait informasi kenaikan gaji dan tunjangan, serta menghindari informasi tidak valid yang banyak beredar di media sosial. (***)

Berita Terkait

Viral 8 Truk Kontainer Diduga Dikawal Oknum TNI, Polisi Tindak di Tol Jakarta-Cikampek
Kapolri Naikkan Pangkat 47 Perwira Tinggi, Achmad Kartiko Jadi Komjen
Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id
AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan
Arus Mudik Tol Cipali Turun Drastis H-1 Lebaran 2026
Ekuinoks Maret 2026: Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Indonesia
Pemerintah Tetapkan Lebaran 21 Maret 2026
Michael Bambang Hartono Wafat di Singapura, Dunia Usaha Indonesia Berduka
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00 WIB

Viral 8 Truk Kontainer Diduga Dikawal Oknum TNI, Polisi Tindak di Tol Jakarta-Cikampek

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Perwira Tinggi, Achmad Kartiko Jadi Komjen

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:00 WIB

Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:00 WIB

AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:00 WIB

Arus Mudik Tol Cipali Turun Drastis H-1 Lebaran 2026

Berita Terbaru

Iran Klaim Jatuhkan F-35 AS. (Foto/Lockheed Martin/Jonathan Case)

Internasional

F-35 AS Ditembak Iran, Qalibaf Sebut Era Baru Dimulai

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB