IHSG Dibuka Menguat, Namun Masih Berisiko Koreksi

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Main Hall Bursa Efek Indonesia. Pengunjung bisa memantau langsung pergerakan IHSG (Foto: RRI/Magdalena Krisnawati)

Suasana Main Hall Bursa Efek Indonesia. Pengunjung bisa memantau langsung pergerakan IHSG (Foto: RRI/Magdalena Krisnawati)

Britainaja, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada perdagangan Jumat (31/10/2025). Namun, para analis mengingatkan bahwa penguatan ini masih berpotensi terbatas, mengingat tekanan global dan sikap hawkish The Federal Reserve yang masih membayangi pasar.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka naik 0,27 persen ke posisi 8.202,52. Pada penutupan perdagangan Kamis (30/10/2025), indeks juga sempat menguat 0,22 persen disertai aksi beli bersih (net buy) investor asing senilai Rp946 miliar.

Saham-saham yang menjadi incaran investor asing antara lain BMRI, BBCA, GOTO, MDKA, dan JPFA. Menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, peluang IHSG untuk menembus level 8.180 masih terbuka, namun jika gagal, indeks berisiko mengalami koreksi.

“IHSG berpotensi melanjutkan penguatan, tetapi jika tidak mampu menembus level 8.180, koreksi bisa kembali terjadi,” ujar Fanny, Jumat (31/10/2025).

Ia menambahkan, arah pergerakan pasar masih dipengaruhi oleh sentimen global, terutama dari kebijakan The Fed dan perkembangan hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Baca Juga :  10 Trik Ampuh Bikin Sinyal WiFi di HP Android Jadi Super Kencang

Perdagangan saham global pada Kamis (30/10) menunjukkan tren negatif. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,23 persen, S&P 500 melemah 0,99 persen, dan Nasdaq Composite anjlok hingga 1,57 persen.

Koreksi tersebut dipicu oleh pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, yang menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga lanjutan belum menjadi keputusan pasti. Sikap hawkish ini memicu kekhawatiran pelaku pasar bahwa kebijakan moneter ketat akan berlanjut hingga akhir tahun.

Fanny menilai, sentimen dari The Fed masih menjadi faktor dominan yang menahan laju pasar. “Pernyataan Powell cukup menekan psikologis investor, terutama di pasar negara berkembang,” ujarnya.

Indeks saham di kawasan Asia-Pasifik juga memperlihatkan pergerakan yang tidak seragam. Sebagian besar bursa mencatat penurunan, mengikuti jejak pelemahan di Wall Street. Investor kini menanti hasil pertemuan Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping, yang diharapkan mampu meredakan ketegangan perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar dunia itu.

Baca Juga :  Intip Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 19 Mei 2026 dan Cara Mudah Belinya

Menurut Fanny, pertemuan tersebut menjadi sentimen penting yang berpotensi mengubah arah pasar. Jika hasilnya positif, maka tekanan terhadap pasar Asia, termasuk Indonesia, bisa berkurang.

“Kabar baik dari pertemuan Trump dan Xi bisa menjadi katalis penguatan bagi IHSG dalam jangka pendek,” jelasnya.

Dengan berbagai faktor global tersebut, analis memperkirakan IHSG akan bergerak fluktuatif dalam kisaran 8.150–8.230. Aksi ambil untung (profit taking) diperkirakan masih akan mewarnai perdagangan menjelang akhir pekan.

Investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham, terutama pada sektor perbankan dan komoditas yang berpotensi tetap kuat di tengah ketidakpastian global.

Meski dibuka menguat, pergerakan IHSG pada akhir pekan ini masih dibayangi risiko koreksi akibat tekanan eksternal. Pasar akan menanti sinyal baru dari The Fed serta perkembangan hubungan dagang AS–Tiongkok yang menjadi penentu arah pergerakan indeks pada pekan mendatang. (Tim)

Berita Terkait

Ini Merek Cat Tembok Terbaik 2026: Tahan Lama dan Anti-Jamur
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 26 Juli 2026: Cek Tarif Terbaru Sebelum Isi Tangki
Harga Emas Antam Stabil Minggu Ini, Cek Rincian Lengkapnya
Cara Top Up DANA Hingga Rp20 Juta: Syarat, Limit, dan Panduan Lengkap
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juli 2026, Cek Daftar Lengkapnya
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini: Cek Rincian Lengkap Pertalite hingga Dex
Harga Emas Antam Merosot ke Rp2,61 Juta Hari Ini, Momen Tepat Tambah Aset?
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Minggu 19 Juli 2026 di Seluruh SPBU
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:17 WIB

Ini Merek Cat Tembok Terbaik 2026: Tahan Lama dan Anti-Jamur

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:03 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 26 Juli 2026: Cek Tarif Terbaru Sebelum Isi Tangki

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:03 WIB

Harga Emas Antam Stabil Minggu Ini, Cek Rincian Lengkapnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:05 WIB

Cara Top Up DANA Hingga Rp20 Juta: Syarat, Limit, dan Panduan Lengkap

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:03 WIB

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juli 2026, Cek Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Alami Atasi Radang Amandel. (Foto: AI)

Health

Cara Alami Atasi Radang Amandel Tanpa Obat Kimia

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:35 WIB

Ilustrasi - Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop yang Terkunci

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:19 WIB

Ilustrasi - VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video. (Foto: AI)

Tech & Game

10 VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video Aman

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:16 WIB