SUNGAI PENUH, Britainaja – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci terus bergerak maju untuk meningkatkan mutu akademik dan membangun kebiasaan membaca di lingkungan kampus.
Kampus ini membuktikannya lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Balai Bahasa Provinsi Jambi di Gedung Pertemuan Rektorat IAIN Kerinci, Kamis (23/7).
Langkah strategis ini berfokus pada pengembangan kemampuan Reading Comprehension (pemahaman membaca) serta penguatan kompetensi bahasa bagi seluruh civitas akademika. Kedua pihak ingin mencetak lulusan yang cerdas, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global.
Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis
Rektor IAIN Kerinci, Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa penguasaan Reading Comprehension merupakan kunci utama bagi mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa wajib memiliki kemampuan membaca mendalam agar bisa menganalisis dan mengolah referensi ilmiah dengan tajam.
“Kami ingin kolaborasi ini menghadirkan program nyata. Mahasiswa tidak sekadar membaca, tetapi juga mampu membedah dan memahami literatur secara kritis. Langkah ini akan membawa dampak langsung bagi kualitas pendidikan di IAIN Kerinci,” tutur Jafar penuh optimisme.
Prosesi penandatanganan kesepakatan ini berlangsung hangat. Rektor IAIN Kerinci, Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, Mhd. Zaki, S.Sos., M.H., menandatangani dokumen kerja sama ini secara langsung. Turut menyaksikan acara ini, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Dr. Halil Khusairi, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Faizin, M.Ag., serta jajaran tim literasi Balai Bahasa.
Ekosistem Literasi yang Berkelanjutan
Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, Mhd. Zaki, S.Sos., M.H., menyambut baik kemitraan ini. Ia percaya bahwa perguruan tinggi memegang peranan kunci dalam membangun ekosistem membaca yang sehat. Penguasaan teks-teks ilmiah menjadi fondasi penting yang menentukan keberhasilan studi dan penelitian mahasiswa.
“Balai Bahasa Provinsi Jambi siap mendukung penuh program-program kebahasaan di IAIN Kerinci. Kami berharap kerja sama ini mampu menumbuhkan budaya membaca yang berkelanjutan dan mencetak lulusan yang unggul di era modern,” ungkap Zaki.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan IAIN Kerinci, Dr. Halil Khusairi, M.Ag., menyampaikan komitmennya untuk segera mengeksekusi kesepakatan ini ke dalam aksi nyata.
“Kami ingin hasil kerja sama ini langsung memberikan manfaat konkret bagi mahasiswa dan para dosen. Kami siap menyusun agenda-agenda yang langsung menyasar kebutuhan akademik,” kata Halil.
Beragam Program Siap Meluncur
Melalui kesepakatan ini, kedua lembaga merancang berbagai kegiatan interaktif, seperti:
-
Pelatihan membaca cepat dan pemahaman bacaan akademik
-
Workshop dan seminar kebahasaan
-
Pendampingan penulisan ilmiah
-
Kegiatan edukatif berbasis budaya membaca
Sinergi ini menjadi pijakan penting bagi IAIN Kerinci dalam mentransformasi diri menjadi perguruan tinggi Islam yang makin kompetitif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. (Tim)






