SUNGAI PENUH, Britainaja – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, memperkuat komitmennya dalam memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Langkah nyata ini terwujud lewat kunjungan rutin ke pusat kerajinan, pendampingan langsung, hingga promosi produk unggulan ke tingkat nasional.
Upaya ini menjadi pondasi utama untuk memperkokoh ekonomi warga berbasis potensi daerah. Di tengah gempuran persaingan pasar yang ketat, UMKM memegang peranan kunci sebagai mesin penggerak ekonomi Sungai Penuh. Oleh karena itu, Dekranasda mendorong seluruh pengrajin dan pelaku usaha agar meningkatkan kualitas produk serta menguasai teknologi digital.
Sri Kartini percaya bahwa pelaku usaha lokal mampu berkembang pesat jika mau beradaptasi dengan tren zaman. Pembinaan berkelanjutan, inovasi desain, dan promosi gencar harus berjalan berdampingan agar produk Sungai Penuh makin mendominasi pasar.
Fokus Melahirkan Pelaku Usaha Berdaya Saing Tinggi
Sejak mengemban amanah memimpin Dekranasda, Sri Kartini rajin turun ke lapangan mendatangi berbagai komunitas usaha. Ia menyapa langsung pengrajin batik, pembuat anyaman, produsen makanan khas, hingga pengusaha busana lokal.
Dalam setiap tatap muka, ia membuka ruang diskusi hangat untuk mendengarkan langsung kendala para pelaku usaha. Masalah strategi pemasaran, standarisasi mutu, desain kemasan, hingga pendaftaran merek menjadi fokus pembahasan bersama.
Pendekatan personal ini memudahkan Dekranasda merancang program pembinaan yang benar-benar tepat sasaran. Sri Kartini juga mengerahkan seluruh jajaran pengurus TP-PKK untuk aktif mendampingi warga. Sinergi ini menjadi kunci sukses menciptakan wirausaha yang tangguh menghadapi tantangan ekonomi.
Batik Sungai Penuh Jadi Kebanggaan Daerah
Batik khas Sungai Penuh kini menjadi perhatian utama Dekranasda. Motif batik yang menyerap keindahan budaya Kerinci dan Sungai Penuh menyimpan nilai seni tinggi sekaligus menegaskan identitas daerah.
Selain batik, produk anyaman, kerajinan tangan, dan kuliner khas juga menyimpan potensi pasar yang sangat besar. Dekranasda memberikan pendampingan penuh agar produk-produk ini makin berkualitas dan mampu menembus jaringan toko retail yang lebih luas.
Sri Kartini menegaskan bahwa produk lokal harus berani keluar dari zona nyaman. Produk unggulan Sungai Penuh wajib menembus pasar nasional melalui strategi promosi yang terukur.
“Kami ingin pelaku UMKM Sungai Penuh terus naik kelas. Usaha yang maju akan meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar,” tutur Sri Kartini.
Gencar Promosi di Berbagai Ajang Nasional
Sri Kartini memanfaatkan setiap agenda resmi pemerintah untuk memperkenalkan karya-karya terbaik warga Sungai Penuh. Saat menghadiri acara di tingkat provinsi maupun pusat, ia selalu membawa dan memamerkan sampel produk UMKM.
Langkah ini efektif memperluas jejaring bisnis sekaligus menarik minat para investor dan pembeli besar. Menurutnya, kegiatan promosi harus berjalan konsisten sebagai gerakan bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Kami selalu memboyong batik dan kerajinan khas Sungai Penuh di setiap kesempatan. Cara ini sangat efektif membuka akses pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Rangkul Era Digital dan Jaga Kualitas Produk
Perubahan pola belanja masyarakat ke arah digital menjadi peluang emas yang harus dimanfaatkan. Dekranasda mendorong para pelaku usaha agar aktif menggunakan media sosial, e-commerce, dan pasar digital (marketplace).
Pemasaran digital memudahkan pelaku usaha menjangkau pembeli dari luar daerah tanpa batasan wilayah, sekaligus memperkuat citra merek (brand image).
Meski begitu, persaingan bisnis tetap bertumpu pada kualitas. Konsumen saat ini sangat kritis menilai mutu produk, kerapihan kemasan, serta kecepatan pelayanan. Sri Kartini mengimbau para perajin agar menjaga standar bahan baku, mempercantik kemasan, dan memberikan layanan terbaik.
Investasi Jangka Panjang untuk Kesejahteraan Warga
Kehadiran UMKM terbukti memberi dampak nyata bagi perekonomian lokal. Sektor ini menyerap banyak tenaga kerja, meningkatkan daya beli warga, serta menghidupkan rantai ekonomi pendukung seperti petani bahan baku dan penyedia jasa pengiriman.
Dekranasda Kota Sungai Penuh sangat optimistis produk lokal akan terus bersinar. Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha, Batik Sungai Penuh beserta produk kerajinan lainnya siap bersaing di panggung nasional.
Sri Kartini menegaskan bahwa penguatan UMKM bukan sekadar program kerja biasa, melainkan investasi jangka panjang demi mewujudkan masyarakat Sungai Penuh yang mandiri, kreatif, dan sejahtera. (Tim)






