Dosen IAKSS di Bungo Ditemukan Meninggal, Oknum Polisi Diduga Jadi Pelaku

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen IAKSS Bungo Ditemukan meninggal, Oknum Polisi Diduga Jadi Pelaku

Dosen IAKSS Bungo Ditemukan meninggal, Oknum Polisi Diduga Jadi Pelaku

Britainaja, Bungo – Warga Muara Bungo, Jambi, di gemparkan oleh meninggalnya Erni Yuniati (37), seorang dosen di Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS). Ia di temukan tak bernyawa di rumahnya, Sabtu (1/11/2025), dengan kondisi mengenaskan. Polisi kini telah mengamankan seorang terduga pelaku yang di sebut-sebut merupakan oknum anggota kepolisian.

Penemuan jasad Erni Yuniati di Perumahan Al-Kausar VII, kawasan Arena Ex MTQ Baru, membuat geger warga sekitar. Korban di temukan dalam kondisi mengenaskan, setengah berpakaian, dengan luka parah di kepala, wajah, dan leher. Tim Inafis Polres Bungo yang datang ke lokasi mengamankan sejumlah barang bukti serta menemukan tanda-tanda kekerasan berat.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga korban sempat mendapat perlakuan tidak senonoh sebelum di bunuh. Dugaan tersebut muncul setelah tim medis menemukan adanya jejak sperma di tubuh korban. Selain itu, beberapa barang berharga seperti mobil dan sepeda motor milik korban juga hilang, memunculkan dugaan adanya lebih dari satu motif di balik pembunuhan ini, mulai dari asmara hingga pencurian.

Baca Juga :  7 Tempat Wisata Hits di Papua Barat Daya (Sorong) yang Wajib Dikunjungi Wisatawan

Setelah di lakukan penyelidikan intensif, tim gabungan dari Polres Bungo dan Polres Tebo akhirnya berhasil meringkus pria berinisial W (22), yang di duga sebagai pelaku utama. Informasi yang beredar menyebutkan W adalah oknum anggota Polri yang memiliki hubungan pribadi dengan korban. Polisi menduga pertengkaran yang di picu oleh masalah asmara menjadi pemicu utama peristiwa tragis tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap kejadian,” ungkap salah satu sumber kepolisian saat di konfirmasi, Sabtu malam (1/11/2025).

Kabar kematian Erni Yuniati membuat civitas akademika IAKSS berduka. Rekan-rekan sejawat mengenangnya sebagai dosen yang di kenal ramah, berdedikasi tinggi, dan memiliki komitmen kuat terhadap pendidikan mahasiswa. Pihak kampus turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhumah.

Di media sosial, warganet mengekspresikan kemarahan dan keprihatinan atas kejadian tersebut, terlebih jika benar pelakunya adalah oknum aparat penegak hukum. Mereka menyerukan agar proses hukum di lakukan secara terbuka dan adil tanpa adanya perlindungan bagi pelaku.

Baca Juga :  Hari Guru Nasional Penuh Haru: SMA 1 Sungai Penuh Kenang Dua Pendidik Teladan yang Berpulang

Menanggapi hal ini, pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat, termasuk jika pelaku benar berasal dari internal Polri. “Kami tidak akan menoleransi tindakan kriminal, apalagi jika di lakukan oleh anggota kepolisian,” ujar seorang pejabat di Polda Jambi.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan dunia akademik di Jambi. Banyak pihak berharap penyidikan berlangsung transparan dan keadilan benar-benar di tegakkan untuk mendiang Erni Yuniati.

Penyelidikan terhadap kasus pembunuhan dosen IAKSS Muara Bungo masih terus berlanjut. Kepolisian memastikan akan mengungkap seluruh motif dan latar belakang kejadian ini secara tuntas. Publik menantikan kejelasan hukum bagi pelaku agar tragedi serupa tidak terulang di kemudian hari. (Tim)

Berita Terkait

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:51 WIB

Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Senin, 9 Maret 2026 - 11:00 WIB

Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir

Berita Terbaru